ADAKITANEWS, Kediri – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengunjungi tiga bersaudara yatim yang tinggal bersama kakek dan neneknya di Dusun Kandat, Desa Kandat, Kecamatan Kandat, Kamis (7/5/2026).
Ketiga bocah tersebut adalah Arvino yang berusia 7 tahun, serta adik kembarnya Arcelio dan Arsenio yang baru berusia 2 tahun 4 bulan.
Mereka kini diasuh oleh sang nenek, Sholikah, dan kakeknya, Putut Sri Harmisworo, setelah ibu mereka meninggal dunia pada April 2026 lalu akibat sakit.
Sementara ayah ketiga anak itu diketahui tidak lagi memberikan kabar maupun tanggung jawab terhadap masa depan anak-anaknya.
Untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, Sholikah mengandalkan usaha kecil berupa jasa penggilingan bumbu, kopi, dan kelapa dengan penghasilan yang tidak menentu.
Terkadang, ia hanya memperoleh penghasilan sekitar Rp20 ribu per hari yang digunakan untuk membeli susu formula dan kebutuhan pokok lainnya.
Mendengar cerita tersebut, sosok yang akrab disapa Mas Dhito memastikan Pemerintah Kabupaten Kediri akan segera memberikan bantuan nyata bagi keluarga tersebut.
Mas Dhito juga berupaya menguatkan mental Sholikah yang beberapa kali tak kuasa menahan tangis saat menceritakan nasib ketiga cucunya.
“Apa yang ibu jalani pasti tidak mudah. Ibu harus kuat,” kata Mas Dhito memberikan semangat kepada Sholikah.
Bupati Kediri menyebutkan bahwa Arvino memiliki peluang untuk disekolahkan di Sekolah Rakyat guna menjamin kelanjutan pendidikannya.
Selain itu, pemerintah daerah akan membantu pengembangan usaha keluarga melalui pemberian peralatan usaha dan pelatihan pengelolaan keuangan.
Mas Dhito juga berjanji untuk segera memperbaiki kondisi rumah keluarga tersebut yang sebagian besar dinilai sudah tidak layak huni.
“Rumahnya tadi beberapa bagian ada yang masih bolong, kasihan kalau hujan angin pasti masuk ke dalam. Rumahnya akan kita perbaiki juga,” pungkasnya.(*)











