ADAKITANEWS, Kediri – Lomba Video Reels yang diikuti oleh Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) Kota Kediri resmi mencapai puncaknya melalui agenda presentasi karya sekaligus pengumuman pemenang pada Kamis (30/4/2026). Kompetisi ini mengangkat tema “Penguatan Potensi Wisata Kuliner Ramah Anak di Kelurahan dalam Mewujudkan Kota Kediri MAPAN”.
Sebanyak sepuluh nominasi terbaik berhasil lolos ke tahap akhir, yakni KIM Genta dari Kelurahan Mojoroto, KIM Sejahtera dari Kelurahan Bujel, KIM Sumber Makmur dari Kelurahan Ngronggo, KIM Pakunden Bersatu dari Kelurahan Pakunden, KIM Berkicau dari Kelurahan Betet, KIM Berdikari dari Kelurahan Banjaran, KIM Balowerti dari Kelurahan Balowerti, KIM Spirit Banaran dari Kelurahan Banaran, KIM Auliya dari Kelurahan Setono Gedong, serta KIM Denmas dari Kelurahan Dermo.
Kepala Dinas Kominfo Kota Kediri, Rony Yusianto, menyampaikan bahwa lomba ini merupakan bentuk partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Dalam pelaksanaannya, Dinas Kominfo berkolaborasi dengan DP3AP2KB Kota Kediri guna memperkuat aspek ramah anak dalam konten yang dihasilkan oleh para peserta.
“Kegiatan ini sejalan dengan misi Kota Kediri Ngangeni, yakni menciptakan kota yang rapi, indah, bersih, serta bertumpu pada pembangunan pariwisata dan lingkungan hidup yang berkelanjutan,” ujar Rony.
Penjabat Sekretaris Daerah Kota Kediri, Endang Kartikasari, yang hadir mewakili Wali Kota Kediri, menegaskan bahwa lomba ini menjadi sarana kreatif dalam mempromosikan potensi daerah kepada khalayak luas.
“Melalui video reels, peserta tidak hanya membuat konten, tetapi juga menyampaikan pesan penting tentang kuliner yang sehat, lingkungan yang aman, serta mendukung Kota Kediri menjadi kota ramah anak,” ungkap Endang.
Setelah melalui proses presentasi dan penilaian ketat dari dewan juri, KIM Sejahtera dari Kelurahan Bujel berhasil meraih predikat juara pertama. Posisi kedua diraih oleh KIM Sumber Makmur, disusul KIM Berkicau di posisi ketiga, serta KIM Denmas yang berhasil menyabet gelar juara favorit.
Perwakilan KIM Sejahtera, Yayak dan Farik, menjelaskan bahwa konsep video yang mereka usung sengaja mengambil genre komedi situasi atau sitkom agar lebih mudah diterima oleh berbagai kalangan masyarakat. Mereka menguraikan bahwa tantangan terbesar dalam pembuatan video tersebut adalah faktor cuaca yang tidak menentu.
“Proses merumuskan konsep dua hari dan total produksi satu minggu. Kendala utama kami adalah cuaca karena waktu pengambilan gambar dilakukan siang sampai sore hari yang sering hujan. Kami juga memanfaatkan cahaya alami sebagai lighting,” ujar mereka.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Kediri berharap semakin banyak karya kreatif yang mampu mengangkat potensi lokal, khususnya wisata kuliner ramah anak. Hal ini sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam upaya bersama mewujudkan Kota Kediri yang MAPAN.(*)











