• Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
adakita.news
Advertisement
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
adakita.news
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
adakita.news
No Result
View All Result
Home Ekonomi

BPS Kota Kediri Catat Deflasi 0,37 Persen pada Januari 2026, Harga Pangan Jadi Penopang Utama

RedaksibyRedaksi
3 Februari 2026
BPS Kota Kediri Catat Deflasi 0,37 Persen pada Januari 2026, Harga Pangan Jadi Penopang Utama

Baca Juga

Komoditas Makanan Dominasi Inflasi Mei 2026 di Kota Kediri, TPID Siapkan Langkah Antisipasi

Penjualan Hewan Kurban di Kota Kediri Lesu, Efek Lonjakan Harga Akibat Nilai Tukar Mata Uang

Kota Kediri Alami Deflasi 0,12 Persen pada April 2026

ADAKITANEWS, Kediri — Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Kediri mencatat terjadinya deflasi pada Januari 2026. Berdasarkan rilis resmi yang disampaikan secara daring, Senin (2/2/2026), Kota Kediri mengalami deflasi secara bulanan (month-to-month/m-to-m) sebesar 0,37 persen, sementara inflasi tahunan (year-on-year/y-on-y) tercatat 3,30 persen.

Fungsional BPS Kota Kediri, Hilda Okta, menjelaskan bahwa deflasi m-to-m di Kota Kediri lebih dalam dibandingkan Jawa Timur yang tercatat 0,20 persen dan nasional sebesar 0,15 persen. Kondisi ini menunjukkan penurunan harga yang relatif lebih besar di wilayah Kota Kediri pada awal tahun 2026.

Menurut Hilda, terdapat sejumlah peristiwa pada Januari yang memengaruhi pergerakan harga berbagai komoditas. Di antaranya penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi pada 1 Januari 2026, penurunan harga daging ayam ras dan telur ayam ras ke level normal, serta turunnya tarif angkutan udara setelah sempat meningkat pada momen Natal dan Tahun Baru. Selain itu, kenaikan harga emas dunia turut berdampak pada harga emas perhiasan, sementara harga bawang putih naik akibat belum terealisasinya impor dari negara produsen.

Beberapa komoditas tercatat menjadi pendorong utama deflasi m-to-m di Kota Kediri. Cabai rawit memberikan andil deflasi sebesar 0,17 persen, bawang merah 0,09 persen, daging ayam ras 0,08 persen, cabai merah 0,06 persen, telur ayam ras 0,05 persen, bensin dan kangkung masing-masing 0,03 persen, bayam, sawi hijau, dan tomat masing-masing 0,02 persen, serta angkutan udara dan wortel sebesar 0,01 persen.

Sebaliknya, terdapat pula komoditas yang menjadi pendorong inflasi. Emas perhiasan menyumbang inflasi terbesar yakni 0,19 persen, disusul bawang putih 0,02 persen, serta Sigaret Kretek Mesin (SKM), pir, kontrak rumah, jeruk, kacang panjang, kipas angin, dan bioskop yang masing-masing memberikan andil 0,01 persen.

Menghadapi Februari 2026, BPS Kota Kediri mengimbau kewaspadaan terhadap potensi lonjakan harga, terutama menjelang perayaan Tahun Baru Imlek dan bulan Ramadan.

“Perlu diperhatikan ketersediaan beberapa komoditas seperti beras, daging ayam ras, telur ayam ras, dan bahan pangan lainnya mengingat pada bulan Februari terdapat perayaan Imlek dan Ramadan. Biasanya permintaan meningkat pada momen tersebut,” jelas Hilda.

Selain itu, akhir pekan panjang di pertengahan Februari juga berpotensi meningkatkan mobilitas masyarakat. BPS juga mewaspadai kemungkinan penyesuaian harga BBM serta potensi kenaikan harga emas perhiasan akibat situasi global.

“Kami berpesan kepada masyarakat agar tidak panic buying dan tetap berbelanja secara bijak sesuai kebutuhan,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Administrasi Perekonomian sekaligus Sekretaris Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Kediri, Bambang Tri Lasmono, saat dihubungi terpisah, Selasa (3/2/2026), menyampaikan bahwa tren deflasi pada Januari merupakan fenomena yang lazim. Ia mencontohkan pada Januari 2024 deflasi bahkan tercatat lebih dalam, yakni 0,70 persen.

“Deflasi di bulan Januari wajar karena pada Desember harga pangan cenderung lebih tinggi akibat Natal dan Tahun Baru. Ketika masuk Januari, permintaan kembali normal,” ujarnya.

Untuk menjaga stabilitas harga pada Februari yang bertepatan dengan Imlek dan awal Ramadan, TPID Kota Kediri akan menggelar High Level Meeting (HLM). Forum tersebut bertujuan menyinkronkan dan mengharmonisasikan kebijakan antar pemangku kepentingan, sekaligus menyusun strategi menjaga ketersediaan pasokan dan keterjangkauan harga hingga Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah agar inflasi tetap terkendali dan stabil.(*)

Tags: BPSBPS Kota KediriDeflasi Januari 2026Ekonomi KediriHarga PanganInflasi Jawa TimurInflasi Kota KediriRamadan 2026Statistik EkonomiTahun Baru ImlekTPID Kota Kediri

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending Minggu Ini

Bupati Jombang Resmikan Gedung Aimmah Ponpes El-Haq, Tegaskan Peran Strategis Pesantren Bangun Peradaban

Bupati Jombang Resmikan Gedung Aimmah Ponpes El-Haq, Tegaskan Peran Strategis Pesantren Bangun Peradaban

25 Januari 2026
DPD Partai Golkar Kabupaten Kediri Salurkan Bantuan Sosial untuk Korban Musibah di Pare dan Puncu

DPD Partai Golkar Kabupaten Kediri Salurkan Bantuan Sosial untuk Korban Musibah di Pare dan Puncu

2 Januari 2026
Imigrasi Bongkar Sindikat Love Scamming Internasional di Tangerang, 27 WNA Diamankan

Imigrasi Bongkar Sindikat Love Scamming Internasional di Tangerang, 27 WNA Diamankan

19 Januari 2026
Isbat Nikah Massal Warnai Peringatan Hari Ibu di Kabupaten Kediri

Isbat Nikah Massal Warnai Peringatan Hari Ibu di Kabupaten Kediri

5 Desember 2025
Pemkot Kediri Perkuat Sinergi dengan Bank Indonesia, Dorong Ekonomi Tangguh dan Mandiri

Pemkot Kediri Perkuat Sinergi dengan Bank Indonesia, Dorong Ekonomi Tangguh dan Mandiri

28 Januari 2026

Untuk Anda

H. Agung Riyanto Resmi Pimpin DPD LDII Kota Kediri Periode 2025–2030
Nasional

H. Agung Riyanto Resmi Pimpin DPD LDII Kota Kediri Periode 2025–2030

17 Desember 2025
Disarpus Kota Kediri Luncurkan TransLiteria, Inovasi Membaca Ceria di Atas Transportasi Umum
Nasional

Disarpus Kota Kediri Luncurkan TransLiteria, Inovasi Membaca Ceria di Atas Transportasi Umum

24 Januari 2026
adakita.news

PT. Adakita Aksara Media - ©2026

Informasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial

PT. Adakita Aksara Media - ©2026