• Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
adakita.news
Advertisement
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
adakita.news
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
adakita.news
No Result
View All Result
Home Ekonomi

BPS Mencatat Inflasi Kota Kediri Sebesar 0,12 Persen pada Juni 2026, Kelompok Transportasi Jadi Pemicu Utama

Rochmatullah KurniawanbyRochmatullah Kurniawan
2 Juli 2026
BPS Mencatat Inflasi Kota Kediri Sebesar 0,12 Persen pada Juni 2026, Kelompok Transportasi Jadi Pemicu Utama

ADAKITANEWS, Kediri – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Kediri berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Kediri secara rutin memonitor harga barang serta jasa guna mengawasi pergerakan harga konsumen. Hasil pemantauan berkala tersebut dipaparkan melalui konferensi pers Berita Resmi Statistik yang dilaksanakan secara daring pada Rabu (1/7/2026).

Kepala BPS Kota Kediri, Emil Wahyudiono, menerangkan bahwa Kota Kediri mencatatkan inflasi bulanan sebesar 0,12 persen pada Juni 2026. Persentase ini terhitung lebih rendah jika disandingkan dengan angka inflasi Provinsi Jawa Timur yang berada di angka 0,30 persen ataupun tingkat inflasi nasional yang menyentuh 0,44 persen.

Adapun untuk tingkat inflasi tahunan di Kota Kediri pada periode ini dilaporkan mencapai 2,92 persen.

Emil memaparkan bahwa sektor transportasi menjadi faktor pendorong paling signifikan terhadap inflasi bulanan dengan sumbangsih mencapai 0,25 persen.

Beberapa komoditas utama yang memicu inflasi sepanjang Juni meliputi bensin dengan kontribusi 0,20 persen, bawang putih 0,06 persen, serta emas perhiasan, transportasi udara, dan bawang merah yang masing-masing menyumbang 0,03 persen. Komoditas lain seperti ikan bandeng, wortel, minyak goreng, dan pisang turut andil sebesar 0,02 persen, diikuti perangkat televisi berwarna sebesar 0,01 persen.

Sebaliknya, laju inflasi berhasil diredam oleh penurunan harga sejumlah bahan pangan. Komoditas penahan tersebut di antaranya daging ayam ras dengan andil minus 0,15 persen, cabai rawit minus 0,10 persen, sawi hijau minus 0,07 persen, serta telur ayam ras dan jeruk masing-masing minus 0,03 persen. Selain itu, terong, kelapa, dan cabai merah ikut menekan dengan minus 0,02 persen, sementara semangka dan bayam masing-masing mencatatkan deflasi sebesar minus 0,01 persen.

BPS Kota Kediri juga memberikan catatan mengenai beberapa aspek yang berpeluang memengaruhi fluktuasi harga pada Juli 2026. Perubahan cuaca yang memengaruhi rantai pasok pangan, tingginya permintaan pasar, hingga kebijakan harga BBM nonsubsidi akibat situasi politik dunia menjadi hal yang harus diantisipasi.

Di samping itu, melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat diprediksi bisa memicu kenaikan harga komponen otomotif serta barang-barang elektronik.

Sektor transportasi juga akan dipengaruhi oleh berakhirnya masa promo potongan harga liburan sekolah. Sementara pada bidang pendidikan, momen pergantian tahun ajaran baru diproyeksikan bakal memicu kenaikan biaya sekolah dan kelengkapan belajar.

“Tarif pendidikan juga perlu diwaspadai karena bulan Juli adalah permulaan tahun ajaran baru. Biasanya ada beberapa kenaikan secara berjenjang. Ada pula komoditas yang terkait dengan keperluan sekolah yang biasanya ada penyesuaian harga,” jelas Emil.

Terkait kondisi ini, BPS menyarankan warga agar lebih cermat dalam mengelola anggaran belanja keluarga demi mengantisipasi lonjakan harga di bulan Juli.

Secara terpisah, Kepala Bagian Administrasi Perekonomian Kota Kediri yang juga menjabat Sekretaris Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Kediri mengonfirmasi bahwa inflasi Juni sebesar 0,12 persen utamanya dipicu oleh penyesuaian harga kelompok BBM nonsubsidi. Perayaan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah juga berimbas pada naiknya konsumsi masyarakat terhadap bahan pokok.

Guna mengontrol stabilitas harga di pasar, TPID Kota Kediri berkomitmen melaksanakan pemantauan pasokan barang secara kontinu serta memastikan kelancaran logistik melalui optimalisasi terminal bongkar muat.

Menghadapi bulan Juli 2026, TPID mengingatkan warga akan potensi pembengkakan biaya perlengkapan sekolah anak seperti buku tulis, pakaian seragam, tas, hingga sepatu.

Pihak berwenang mengimbau warga agar berbelanja secara wajar dan menghindari tindakan menimbun barang. Di sisi lain, para pedagang diharapkan ikut menjaga kestabilan harga dengan tidak menahan stok, sementara pemkot akan terus mengawasi distribusi di lapangan.(*)

Baca Juga

Wali Kota Kediri Canangkan Sensus Ekonomi 2026 untuk Petakan Potensi Usaha dan Dukung Pembangunan Daerah

Komoditas Makanan Dominasi Inflasi Mei 2026 di Kota Kediri, TPID Siapkan Langkah Antisipasi

Pimpin Apel Pagi, Gus Qowim Minta Jajaran Pemkot Kediri Waspadai Dampak Dinamika Global

Tags: BPS Kota Kediriharga bapokHarga BBMInflasi Kota Kediriperkembangan ekonomitahun ajaran baruTPID Kediri

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending Minggu Ini

DPD Golkar Kabupaten Kediri Santuni Puluhan Anak Yatim dan Jaring Aspirasi Pendidikan di Momentum 10 Muharam

DPD Golkar Kabupaten Kediri Santuni Puluhan Anak Yatim dan Jaring Aspirasi Pendidikan di Momentum 10 Muharam

27 Juni 2026
Tegaskan Sejarah, Warga Ploso Jombang Terbitkan Maklumat Kelahiran Bung Karno di Desa Rejoagung

Tegaskan Sejarah, Warga Ploso Jombang Terbitkan Maklumat Kelahiran Bung Karno di Desa Rejoagung

28 Juni 2026
Penerapan Sistem Barcode dan Verifikasi Ketat Warnai Persiapan Porwanas XV Lampung 2027

Penerapan Sistem Barcode dan Verifikasi Ketat Warnai Persiapan Porwanas XV Lampung 2027

28 Juni 2026
Akselerasi Ekonomi Berkelanjutan, BI Kediri Gelar KKM x DIGIMAFest 2026 di Kawasan SLG

Akselerasi Ekonomi Berkelanjutan, BI Kediri Gelar KKM x DIGIMAFest 2026 di Kawasan SLG

27 Juni 2026
Sinergi KAI Daop 7 Madiun dan Komunitas Railfans Gencarkan Edukasi Keselamatan di Perlintasan Sebidang Blitar

Sinergi KAI Daop 7 Madiun dan Komunitas Railfans Gencarkan Edukasi Keselamatan di Perlintasan Sebidang Blitar

25 Juni 2026

Untuk Anda

Buka Training Camp Jambore Nasional XII di Irenggolo, Wali Kota Kediri Tekankan Pembentukan Karakter Pramuka
Pendidikan

Buka Training Camp Jambore Nasional XII di Irenggolo, Wali Kota Kediri Tekankan Pembentukan Karakter Pramuka

27 Juni 2026
Permudah Akses Pangan, Wali Kota Vinanda Pantau Distribusi ATM Beras di Kelurahan Pocanan
Nasional

Permudah Akses Pangan, Wali Kota Vinanda Pantau Distribusi ATM Beras di Kelurahan Pocanan

16 April 2026
adakita.news

PT. Adakita Aksara Media - ©2026

Informasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial

PT. Adakita Aksara Media - ©2026