• Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
adakita.news
Advertisement
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
adakita.news
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
adakita.news
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Ancaman Cuaca Ekstrem, DPRD Jatim Minta Pemprov Perkuat Antisipasi Gagal Panen Padi

RedaksibyRedaksi
15 Januari 2026
Ancaman Cuaca Ekstrem, DPRD Jatim Minta Pemprov Perkuat Antisipasi Gagal Panen Padi

M Hadi Setiawan, anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Timur.(foto: Kurniawan)

ADAKITANEWS, Surabaya – Ancaman cuaca ekstrem yang melanda Jawa Timur menjadi sorotan serius kalangan legislatif.

Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur, M. Hadi Setiawan, mengingatkan Pemerintah Provinsi Jawa Timur agar memberi perhatian khusus terhadap potensi gangguan panen padi akibat cuaca yang semakin tidak menentu.

Hal ini dinilai krusial, mengingat Jawa Timur merupakan salah satu lumbung padi utama nasional dengan kontribusi besar terhadap ketahanan pangan Indonesia.

Menurut Cak Hadi, sapaan akrab Hadi Setiawan, kondisi cuaca ekstrem yang terjadi belakangan berpotensi besar mengancam tanaman padi yang saat ini memasuki fase siap panen. Karena itu, ia menilai pemerintah daerah harus memiliki strategi tanam yang lebih adaptif, sekaligus memperkuat sarana dan prasarana pendukung sektor pertanian.

“Jawa Timur ini lumbung padi paling dasar bagi pangan nasional. Dengan produksi yang sangat tinggi, maka cuaca ekstrem yang terjadi sekarang tentu bisa mengancam padi-padi yang siap panen. Ini harus menjadi perhatian serius Pemprov Jatim,” ujar Cak Hadi seperti dikutip dari harianbhirawa, Kamis (15/1/2026).

Politisi Partai Golkar itu menambahkan, pola musim dan potensi cuaca ekstrem sejatinya bisa diprediksi sejak dini. Oleh karena itu, pemerintah daerah diharapkan mampu menyusun langkah-langkah antisipatif agar risiko gagal panen dapat ditekan seminimal mungkin.

Sebelumnya, cuaca ekstrem di Jawa Timur sempat berdampak pada gagal panen atau puso lahan pertanian di sejumlah daerah, di antaranya Kabupaten Pasuruan dan Bojonegoro.

Berdasarkan data pada Oktober 2025, total lahan yang mengalami puso tercatat mencapai sekitar 3.000 hektare.

Menanggapi kondisi tersebut, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur, Heru Suseno, mengklaim bahwa puso tidak berdampak signifikan terhadap total produksi padi Jawa Timur sepanjang 2025.

Ia menjelaskan, puso terjadi ketika sebagian tanaman padi telah melewati masa panen, sehingga tidak memengaruhi capaian produksi secara keseluruhan.

“Puso kemarin itu sekitar 3.000 hektare, tapi tersebar di Jawa Timur. Dan itu sudah dipenuhi dengan bantuan,” ujar Heru.

Heru juga menyebut, banjir yang terjadi belakangan tidak sepenuhnya berdampak pada lahan persawahan. Sebagian besar genangan air dilaporkan cepat surut sehingga tidak menimbulkan kerusakan signifikan pada tanaman padi.

“Kalau banjir, tidak semuanya melanda sawah. Ada hujan deras, tapi besoknya sudah surut, sehingga tidak banyak mengganggu tanaman,” tuturnya.

Meski demikian, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jawa Timur tetap menaruh perhatian serius terhadap prakiraan cuaca ekstrem dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang diprediksi berlangsung hingga awal Februari 2026. Hal ini dinilai krusial karena waktunya berdekatan dengan masa panen padi yang diperkirakan jatuh pada Maret 2026.

Sebagai langkah antisipasi, Heru memastikan pihaknya terus melakukan pendataan di lapangan. Jika ditemukan puso baru akibat cuaca ekstrem, pemerintah akan memberikan bantuan berupa penggantian benih serta fasilitasi tanam ulang dengan berkoordinasi bersama Kementerian Pertanian.
“Kalau ada puso, pasti ada penggantian benih. Kami komunikasi dengan Kementerian Pertanian. Petani jangan khawatir, bisa tanam kembali,” tegasnya.

Lebih optimistis, Heru memprediksi produksi padi Jawa Timur pada 2026 justru berpotensi meningkat. Prediksi itu didasarkan pada luas tanam selama Oktober hingga Desember 2025 yang tercatat lebih besar dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

“Kalau kita melihat luas tanam Oktober, November, dan Desember 2025, itu lebih besar dibanding tahun 2024. Maka tahun 2026 nanti produksinya kira-kira akan meningkat,” pungkasnya.(*)

Baca Juga

Cak Hadi Dukung Efisiensi Anggaran, Siap Ikuti Instruksi Presiden Hadapi Ketidakpastian Global

Solusi Kemarau, Sumur Bor TMMD ke-127 di Desa Gadungan Pacu Produktivitas Petani Jagung

Mbak Wali Hadiri Silaturahmi Kwarcab Pramuka Kediri: Tekankan Pembentukan Karakter dan Pencegahan Narkoba

Tags: berita pertanianbmkgCak Hadicuaca ekstremdprd jatimgagal panenheru susenoketahanan panganlumbung padi nasionalm hadi setiawanpadi jawa timurpanen padipemprov jawa timurpertanian jawa timurproduksi padipuso lahan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending Minggu Ini

Potret Kampung Onggoboyo: Menanti Terang di Balik Rimbun Kebun Kaki Gunung Kelud

Potret Kampung Onggoboyo: Menanti Terang di Balik Rimbun Kebun Kaki Gunung Kelud

16 Maret 2026

Hadirkan Senyum Jelang Lebaran, DPD Golkar Kabupaten Kediri Ajak Anak Kurang Mampu Belanja Baju Baru

19 Maret 2026
Akhiri Program “Ramadan Happy”, Golkar Kabupaten Kediri Santuni Ratusan Anak Yatim

Akhiri Program “Ramadan Happy”, Golkar Kabupaten Kediri Santuni Ratusan Anak Yatim

14 Maret 2026
Sokong Langkah Efisiensi, Sekjen Golkar Sebut Kader di Kabinet dan DPR Siap Potong Gaji

Sokong Langkah Efisiensi, Sekjen Golkar Sebut Kader di Kabinet dan DPR Siap Potong Gaji

17 Maret 2026
Cak Hadi Dukung Efisiensi Anggaran, Siap Ikuti Instruksi Presiden Hadapi Ketidakpastian Global

Cak Hadi Dukung Efisiensi Anggaran, Siap Ikuti Instruksi Presiden Hadapi Ketidakpastian Global

18 Maret 2026

Untuk Anda

Pemkab Jombang Gelar FGD Implementasi KUHP Baru, Bahas Tantangan Penegakan Hukum di Daerah
Hukum & Kriminal

Pemkab Jombang Gelar FGD Implementasi KUHP Baru, Bahas Tantangan Penegakan Hukum di Daerah

19 Desember 2025
Wakil Wali Kota Kediri Buka Lomba Paduan Suara Mars GOW
Nasional

Wakil Wali Kota Kediri Buka Lomba Paduan Suara Mars GOW

10 Desember 2025
adakita.news

PT. Adakita Aksara Media - ©2026

Informasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial

PT. Adakita Aksara Media - ©2026