• Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
adakita.news
Advertisement
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
adakita.news
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
adakita.news
No Result
View All Result
Home Nasional

Observasi di PLK Unair Ungkap Peran Krusial Apoteker sebagai Garda Terakhir Keamanan Obat

RedaksibyRedaksi
8 Desember 2025
Observasi di PLK Unair Ungkap Peran Krusial Apoteker sebagai Garda Terakhir Keamanan Obat

Tsurayya Cahya Kirana – Fakultas Farmasi Universitas Airlangga

Baca Juga

Ditjen Imigrasi Gandeng KPK Gelar Sosialisasi Penguatan Kepatuhan Internal Terintegrasi

DPD Golkar se-Jatim Dilantik Serentak, Golkar Kabupaten Kediri Siap Perkuat Konsolidasi Hingga Desa

Kota Kediri Raih UHC Award 2026, Kepesertaan JKN Tembus 99,21 Persen

ADAKITANEWS, Surabaya – Di balik layanan kesehatan yang diterima masyarakat, peran apoteker kerap tak terlihat. Namun, observasi langsung di layanan kefarmasian PLK Kampus C Universitas Airlangga mengungkap bahwa tugas apoteker memegang tanggung jawab besar sebagai garda terakhir untuk memastikan keamanan dan keefektifan pengobatan.

Observasi tersebut memperlihatkan bahwa pekerjaan apoteker jauh lebih kompleks daripada sekadar menyerahkan obat. Salah satu temuan penting adalah kewenangan dan kewaspadaan tinggi yang harus dimiliki apoteker dalam setiap keputusan pelayanan.

Dalam pelayanan obat keras yang pada umumnya memerlukan resep dokter, apoteker tetap memiliki kewenangan menyerahkan Obat Wajib Apotek (OWA) tanpa resep untuk kondisi tertentu yang membutuhkan penanganan segera. Hal ini dilakukan untuk kebutuhan pasien secara mendesak, namun tetap sesuai aturan.

Lebih dari itu, apoteker memiliki kewajiban melakukan screening atau penggalian informasi terhadap pasien. Mereka juga berwenang mengoreksi bila mendapati kesalahan dosis pada resep dokter. Proses verifikasi dilakukan dengan menanyakan usia pasien, serta berat badan bagi pasien anak-anak, kemudian mengonfirmasi kembali kepada dokter yang meresepkan.

Untuk memastikan keakuratan, apoteker memanfaatkan aplikasi referensi seperti Medscape. Prosedur koreksi yang ketat tersebut menjadi benteng penting dalam mencegah terjadinya kesalahan medis.

Observasi juga mengungkap bagaimana apoteker menangani obat kedaluwarsa. Setiap awal bulan dilakukan pengecekan stok secara menyeluruh. Obat yang mendekati masa kedaluwarsa akan diprioritaskan penggunaannya. Bila tidak terpakai, obat dimusnahkan dengan metode khusus sesuai jenisnya. Obat tablet dihancurkan, sementara kemasan dan labelnya dirusak. Untuk obat sirup, cairan dibuang melalui saluran IPAL dan botolnya dirusak. Khusus narkotika dan psikotropika, pemusnahan dilakukan bersama dan berada di bawah pengawasan langsung Dinas Kesehatan.

Selama kunjungan, tim observasi melihat langsung booth apoteker yang didesain mendukung akurasi dan keamanan pelayanan. Lemari obat tertata rapi dengan label jelas. Obat-obatan bernama mirip diberi tanda khusus menggunakan huruf kapital untuk meminimalkan risiko kesalahan. Suhu ruangan dijaga sekitar 25 derajat Celcius, dan obat ditempatkan jauh dari paparan sinar matahari untuk menjaga kualitas.

Layanan kefarmasian di PLK Kampus C Unair tidak hanya diperuntukkan bagi mahasiswa, tetapi juga terbuka untuk masyarakat umum. Dengan sistem shift pagi dan siang, keberadaan tenaga farmasi profesional dapat dipastikan setiap hari.

Observasi ini menegaskan bahwa apoteker merupakan pilar penting dalam sistem kesehatan. Melalui ketelitian, kewenangan, dan tanggung jawab yang mereka emban, setiap proses pelayanan obat dapat dilakukan secara tepat, aman, dan bertanggung jawab.

Oleh: Tsurayya Cahya Kirana – Fakultas Farmasi Universitas Airlangga

Tags: ApotekerEdukasi ObatFakultas Farmasi UnairFarmasi UnairKampus C UnairKeamanan ObatKeselamatan PasienLayanan KesehatanManajemen ObatObat Wajib ApotekPemusnahan ObatPLK UnairPusat Layanan KesehatanSkrining ResepSurabayaTsurayya Cahya KiranaUniversitas Airlangga

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending Minggu Ini

Perkuat Konsolidasi Akar Rumput, Golkar Kabupaten Kediri Gelar Musyawarah Desa Serentak di Dapil 4

Perkuat Konsolidasi Akar Rumput, Golkar Kabupaten Kediri Gelar Musyawarah Desa Serentak di Dapil 4

28 Juli 2026
Serap Aspirasi di Pandantoyo, Cak Hadi Siap Kawal Infrastruktur Desa hingga Keluhan Petani

Serap Aspirasi di Pandantoyo, Cak Hadi Siap Kawal Infrastruktur Desa hingga Keluhan Petani

28 Juli 2026
Reses di Desa Brenggolo, Cak Hadi Tampung Aspirasi Warga dan Usulan Bantuan untuk SLB PGRI Plosoklaten

Reses di Desa Brenggolo, Cak Hadi Tampung Aspirasi Warga dan Usulan Bantuan untuk SLB PGRI Plosoklaten

27 Juli 2026
Ubah Stigma Negatif, ORADO Kota Kediri Siap Dorong Domino Jadi Cabang Olahraga Prestasi

Ubah Stigma Negatif, ORADO Kota Kediri Siap Dorong Domino Jadi Cabang Olahraga Prestasi

2 Agustus 2026
FKIJK Kediri-Madiun Gelar Financial Journalist Class Sesi 1, Perkuat Sinergi Perbankan dan Insan Pers

FKIJK Kediri-Madiun Gelar Financial Journalist Class Sesi 1, Perkuat Sinergi Perbankan dan Insan Pers

28 Juli 2026

Untuk Anda

Bupati Warsubi Buka Musrenbang 2027: Fokus Cetak Wirausaha Baru dan Tekan Pengangguran
Nasional

Bupati Warsubi Buka Musrenbang 2027: Fokus Cetak Wirausaha Baru dan Tekan Pengangguran

4 Februari 2026
Ketua Umum LDII KH Chriswanto Santoso: Pers Harus Suarakan Nurani Rakyat, Bukan Jadi Alat Propaganda
Nasional

Ketua Umum LDII KH Chriswanto Santoso: Pers Harus Suarakan Nurani Rakyat, Bukan Jadi Alat Propaganda

9 Februari 2026
adakita.news

PT. Adakita Aksara Media - ©2026

Informasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial

PT. Adakita Aksara Media - ©2026