• Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
adakita.news
Advertisement
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
adakita.news
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
adakita.news
No Result
View All Result
Home Nasional

LDII Kota Kediri Gelar Seminar Lingkungan Hidup di Ponpes Wali Barokah

RedaksibyRedaksi
27 Desember 2025
LDII Kota Kediri Gelar Seminar Lingkungan Hidup di Ponpes Wali Barokah

Baca Juga

Pemanfaatan Limbah RPH Jadi Pupuk Organik Cair Warnai Panen Raya Kubis Bersama Wali Kota Kediri

Wali Kota Kediri Buka Jambore Ranting Kecamatan Pesantren untuk Cetak Pramuka Pelopor Petani Milenial

Pemkab Kediri Optimistis Capai Target 7.000 Hektare Bongkar Ratoon

ADAKITANEWS, Kediri – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Kediri menggelar Seminar Lingkungan Hidup di Gedung DMC Lantai 5 Pondok Pesantren Wali Barokah, Kota Kediri, Sabtu (27/12/2025).

Kegiatan ini menghadirkan pakar lingkungan dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta serta perwakilan Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan, dan Pertamanan (DLHKP) Kota Kediri, dengan tujuan membentuk generasi santri yang tidak hanya kuat secara spiritual, tetapi juga peduli terhadap keberlanjutan lingkungan.

Ketua DPD LDII Kota Kediri, Agung Riyanto, S.Si., M.M., menjelaskan bahwa seminar tersebut merupakan bagian dari rangkaian program kerja pasca-Musyawarah Daerah (Musda). Ia menekankan bahwa menjaga lingkungan hidup merupakan amanah spiritual sekaligus solusi konkret dalam menghadapi berbagai ancaman bencana alam.

“Tugas manusia di dunia ini adalah menjaga lingkungan. Jika kita menjaga alam, alam akan menjaga kita. Melalui konsep Eco Pesantren, kami ingin 400 hingga 500 santri yang hadir hari ini paham bagaimana mengintegrasikan pendidikan agama dengan praktik pelestarian lingkungan hidup,” ujar Agung.

Lebih lanjut, Agung menyebutkan terdapat tiga target utama dari pelaksanaan seminar ini. Pertama, membentuk karakter santri yang peduli lingkungan. Kedua, membangun kemandirian pesantren melalui pemanfaatan sumber daya yang berkelanjutan. Ketiga, menjadikan santri sebagai agen perubahan (agent of change) bagi masyarakat luas dalam menjaga kelestarian alam.

Sementara itu, Pengawas Lingkungan Hidup Ahli Muda DLHKP Kota Kediri, Ridwan Salimin, memberikan apresiasi atas komitmen nyata Pondok Pesantren Wali Barokah dalam bidang lingkungan. Ia menilai pesantren tersebut telah menunjukkan keseriusan melalui capaian Penghargaan Eco Pesantren tingkat Pratama dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

“Kami hadir untuk mendorong agar statusnya meningkat dari Pratama ke Madya. Selain itu, kami juga mendorong pengembangan kawasan Program Kampung Iklim (Proklim) di lingkungan pesantren. Kolaborasi ini sangat selaras dengan program Pemerintah Kota Kediri dalam mewujudkan kota yang mapan dan berwawasan lingkungan,” jelas Ridwan.

Pakar lingkungan dari UGM Yogyakarta, Ir. Atus Syahbudin, S.Hut., M.Agr., Ph.D., yang menjadi narasumber utama, menyoroti keunggulan struktur sosial di lingkungan LDII. Berdasarkan hasil penelitiannya, LDII dinilai memiliki modal sosial yang kuat, khususnya pada kepatuhan santri terhadap Kyai, yang menjadi kekuatan besar dalam keberhasilan program pelestarian lingkungan.

“Dalam pelestarian lingkungan, sering kali program pemerintah terhenti karena lemahnya dukungan sumber daya manusia di tingkat akar rumput. Di sini, peran Kyai dan santri menjadi pilar yang sangat kuat. Inovasi pelestarian lingkungan melalui jalur dakwah ini sangat efektif,” ungkap Atus.

Ia juga mendorong agar ke depan sekolah-sekolah di bawah naungan Pondok Pesantren Wali Barokah dapat meraih predikat Sekolah Adiwiyata, sekaligus memperluas cakupan Program Kampung Iklim hingga tingkat RW dan dusun di sekitar pesantren.

Senada dengan itu, Ketua Pondok Pesantren Wali Barokah, Sunarto, menegaskan bahwa berbagai capaian di bidang lingkungan merupakan hasil sinergi antara instruksi DPP LDII, pendampingan pemerintah daerah, serta kesadaran internal warga pesantren.

“Kami ingin manfaat ini meluap keluar tembok pesantren. Seperti halnya layanan Posyandu kami yang sudah melayani warga sekitar, program lingkungan dan Proklim ini nantinya juga akan melibatkan lurah, RT, dan RW setempat agar dampaknya benar-benar dirasakan masyarakat luas,” pungkas Sunarto.

Melalui kegiatan ini, LDII Kota Kediri menegaskan komitmennya dalam mendukung 8 Cluster Pengabdian LDII untuk Bangsa, khususnya pada sektor ketahanan pangan dan lingkungan hidup, sebagai bagian dari kontribusi nyata organisasi keagamaan dalam pembangunan berkelanjutan.(*)

Tags: Agung RiyantoAtus SyahbudinDLHKP Kota KediriEco Pesantrenketahanan panganLDII Kota KediriPembangunan BerkelanjutanPengabdian LDIIPondok Pesantren Wali BarokahProgram Kampung IklimRidwan SaliminSekolah AdiwiyataSeminar Lingkungan HidupSunartoUniversitas Gadjah Mada

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending Minggu Ini

Akselerasi Ekonomi Berkelanjutan, BI Kediri Gelar KKM x DIGIMAFest 2026 di Kawasan SLG

Akselerasi Ekonomi Berkelanjutan, BI Kediri Gelar KKM x DIGIMAFest 2026 di Kawasan SLG

27 Juni 2026
Kemenag Kota Pontianak dan Yayasan Karya Dua Anyam Integrasikan Literasi Keuangan di Bimwin Calon Pengantin

Kemenag Kota Pontianak dan Yayasan Karya Dua Anyam Integrasikan Literasi Keuangan di Bimwin Calon Pengantin

6 Juli 2026
OJK Catat Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Nasional Tetap Terjaga di Tengah Tekanan Global

OJK Catat Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Nasional Tetap Terjaga di Tengah Tekanan Global

7 Juli 2026
PKK Kabupaten Kediri Optimalkan Pendampingan ASI Eksklusif Lewat Program Kemping Asik

PKK Kabupaten Kediri Optimalkan Pendampingan ASI Eksklusif Lewat Program Kemping Asik

30 Juni 2026
Sinergi Kuat Lintas Sektoral Warnai Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Kota Kediri

Sinergi Kuat Lintas Sektoral Warnai Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Kota Kediri

1 Juli 2026

Untuk Anda

TIMPORA Lakukan Sidak Administratif di Ponpes Wali Barokah, Dokumen Santri WNA Dinyatakan Lengkap
Pemerintahan

TIMPORA Lakukan Sidak Administratif di Ponpes Wali Barokah, Dokumen Santri WNA Dinyatakan Lengkap

20 Juni 2026
Ribuan Siswa Kelas Akhir se-Kabupaten Jombang Gelar Doa Bersama di Masjid Agung Baitul Mukminin
Nasional

Ribuan Siswa Kelas Akhir se-Kabupaten Jombang Gelar Doa Bersama di Masjid Agung Baitul Mukminin

27 Januari 2026
adakita.news

PT. Adakita Aksara Media - ©2026

Informasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial

PT. Adakita Aksara Media - ©2026