• Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
adakita.news
Advertisement
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
adakita.news
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
adakita.news
No Result
View All Result
Home Politik Pemerintahan

Pemanfaatan Limbah RPH Jadi Pupuk Organik Cair Warnai Panen Raya Kubis Bersama Wali Kota Kediri

Rochmatullah KurniawanbyRochmatullah Kurniawan
25 Juni 2026
Pemanfaatan Limbah RPH Jadi Pupuk Organik Cair Warnai Panen Raya Kubis Bersama Wali Kota Kediri

Baca Juga

Vinanda Prameswati Buka Turnamen Bola Voli Wali Kota Cup 2026 Antarpelajar se-Wilayah Kediri

Puncak Peringatan HUT Ke-81 RI di Kota Kediri Ditutup Malam Resepsi, Wali Kota Vinanda Apresiasi Paskibraka dan Veteran

Ratusan Warga Binaan Lapas Kediri Terima Remisi HUT Ke-81 RI, 16 Orang Langsung Bebas

ADAKITANEWS, Kediri – Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati melangsungkan panen raya komoditas sayur kubis yang berhasil dibudidayakan di area lahan Rumah Potong Hewan (RPH) Kota Kediri pada Kamis (25/6/2026). Menariknya, vegetasi sayuran tersebut tumbuh subur berkat suplai nutrisi pupuk organik cair yang diproduksi secara mandiri dari hasil pemanfaatan limbah operasional RPH.

Agenda panen bersama ini merupakan representasi nyata dari keseriusan Pemerintah Kota Kediri dalam memperkokoh pilar ketahanan pangan dan gizi wilayah. Strategi yang digunakan adalah dengan mengoptimalkan lahan kosong yang tersedia serta menerapkan sistem pengolahan limbah ramah lingkungan yang bernilai produktif.

Di sela aktivitas panen tersebut, Vinanda melayangkan seruan terbuka kepada seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), jajaran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), instansi kecamatan, pihak kelurahan, hingga kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk berdiri di garda terdepan sebagai inisiator Gerakan Ketahanan Pangan dan Gizi. Instruksi ini juga telah diperkuat melalui penerbitan Surat Edaran Wali Kota tentang Gerakan Ketahanan Pangan dan Gizi.

Melalui program gerakan tersebut, seluruh elemen didorong untuk lebih produktif menyulap lahan di sekitar area kantor maupun pekarangan tempat tinggal menjadi media tanam sayuran esensial serta wahana budidaya sumber protein hewani skala mandiri.

Wali Kota yang akrab disapa Mbak Wali itu menggarisbawahi bahwa pemanfaatan area pekarangan rumah sejatinya adalah sebuah langkah taktis dan sederhana yang mampu mengamankan pasokan pangan di tingkat domestik keluarga.

“Pemanfaatan pekarangan untuk menanam tanaman produktif merupakan langkah sederhana yang dapat memberikan manfaat besar. Saya berharap masyarakat Kota Kediri dan OPD di Pemkot dapat memanfaatkan lahan yang tersedia, meskipun terbatas, untuk menanam berbagai tanaman produktif seperti sayuran, buah-buahan, maupun tanaman pangan lainnya,” kata Vinanda.

Di samping memuji efektivitas penataan lahan kosong, Vinanda memberikan penilaian positif atas lahirnya inovasi pengolahan limbah RPH menjadi pupuk organik cair. Menurut pandangannya, material sisa pemotongan yang mulanya rentan memicu pencemaran lingkungan kini berhasil dikonversi menjadi produk penyubur sektor pertanian.

“Tadi saya minta ke Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian agar pupuknya bisa diuji laboratorium apa kandungan di dalamnya. Ini bagus sekali, limbah yang sebelumnya bisa menjadi masalah lingkungan dapat dimanfaatkan dengan baik,” tutur Vinanda.

Menyambung arahan tersebut, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Kediri, Un Ahmad Nurdin, memaparkan bahwa aksi budidaya kubis di kompleks RPH ini menjadi bukti kepatuhan jajarannya dalam mengeksekusi Surat Edaran Wali Kota perihal Gerakan Ketahanan Pangan dan Gizi.

Un Ahmad menguraikan bahwa area tanah yang tersisa di RPH dikelola secara khusus untuk pertanian hortikultura, dengan mengandalkan pupuk organik cair bersenyawa dasar limbah kotoran isi usus hewan ternak.

“Karena pupuk cair dari limbah isi usus ini hasilnya bagus, Mbak Wali meminta dilakukan uji laboratorium dan akan segera kami laksanakan. Nantinya akan diketahui kandungan yang ada di dalamnya. Jika hasilnya baik, pupuk tersebut bisa dikemas dan dipasarkan sehingga berpotensi menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD),” urai Un Ahmad.

Lebih dalam, Un Ahmad memproyeksikan bahwa seluruh suplai hasil panen dari lahan RPH ke depan akan didistribusikan ke sektor pasar modern melalui jalinan kemitraan bersama Perusahaan Daerah Pasar (PD Pasar). Skema yang disiapkan adalah dengan membuka gerai atau kios khusus yang secara eksklusif menjajakan komoditas tani organik hasil produksi RPH, Dinas Ketahanan Pangan, OPD jajaran, hingga kontribusi dari tingkat kelurahan.

“Selama ini kami sudah mencoba menanam berbagai jenis sayuran sebagai sarana pembelajaran dan hasilnya dimanfaatkan untuk masyarakat sekitar. Harapannya, gerakan pemanfaatan lahan untuk menanam tanaman produktif dapat semakin masif di Kota Kediri,” kata Un Ahmad.(*)

Tags: ketahanan panganlimbah RPHpanen kubisPemkot Kediripupuk organik cairRumah Potong HewanVinanda PrameswatiWali Kota Kediri

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending Minggu Ini

Diberhentikan Sepihak, 12 Ketua RT di Desa Duwet Kediri Gelar Aksi Protes dan Bentangkan Spanduk Kekecewaan

Diberhentikan Sepihak, 12 Ketua RT di Desa Duwet Kediri Gelar Aksi Protes dan Bentangkan Spanduk Kekecewaan

11 Agustus 2026
Pelatihan Ekraf Disbudpar Jatim di Kediri, Cak Hadi Borong 200 Kg Telur Peternak

Pelatihan Ekraf Disbudpar Jatim di Kediri, Cak Hadi Borong 200 Kg Telur Peternak

15 Agustus 2026
Melampaui Target RPJMN 2029, Indeks Literasi Keuangan Indonesia 2026 Tembus 69,57 Persen

Melampaui Target RPJMN 2029, Indeks Literasi Keuangan Indonesia 2026 Tembus 69,57 Persen

13 Agustus 2026
Ribuan Santri Ponpes Wali Barokah Kediri Gelar Upacara Peringatan HUT Ke-81 RI

Ribuan Santri Ponpes Wali Barokah Kediri Gelar Upacara Peringatan HUT Ke-81 RI

18 Agustus 2026
Aplikasi Access by KAI Mengalami Gangguan, Daop 7 Madiun Sampaikan Permohonan Maaf dan Sediakan Alternatif Pembelian Tiket

Aplikasi Access by KAI Mengalami Gangguan, Daop 7 Madiun Sampaikan Permohonan Maaf dan Sediakan Alternatif Pembelian Tiket

11 Agustus 2026

Untuk Anda

Puncak Arus Balik Daop 7 Madiun Terjadi H+3 Lebaran, Stasiun Madiun Terpadat dengan 6 Ribu Penumpang
Nasional

Puncak Arus Balik Daop 7 Madiun Terjadi H+3 Lebaran, Stasiun Madiun Terpadat dengan 6 Ribu Penumpang

24 Maret 2026
Pekan Sita Serentak di Jawa Timur, Tiga Kanwil DJP Sita Ratusan Aset Penunggak Pajak Senilai Rp24,9 Miliar
Hukum & Kriminal

Pekan Sita Serentak di Jawa Timur, Tiga Kanwil DJP Sita Ratusan Aset Penunggak Pajak Senilai Rp24,9 Miliar

24 Juni 2026
adakita.news

PT. Adakita Aksara Mediatama - ©2026

Informasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

Follow Us

No Result
View All Result
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial

PT. Adakita Aksara Mediatama - ©2026