adakita.news
Advertisement
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
adakita.news
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
adakita.news
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Menperin Targetkan Kontribusi Industri Manufaktur Tembus 21–25 Persen terhadap PDB

Rochmatullah KurniawanbyRochmatullah Kurniawan
8 Oktober 2026
Menperin Targetkan Kontribusi Industri Manufaktur Tembus 21–25 Persen terhadap PDB

Baca Juga

Menperin Minta Layanan Publik Kemenperin Ditingkatkan Menjadi Dua Kali Sepekan

Kemenperin Dorong IKM Naik Kelas dan Perluas Pasar Ekspor Lewat Pemanfaatan Teknologi Digital

Kemenperin Pacu Sektor IKFT Guna Dukung Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen pada 2029

ADAKITANEWS, Jakarta – Menteri Perindustrian (Menperin) Muhammad Sarmuji mematok target pertumbuhan industri manufaktur agar mampu melampaui angka pertumbuhan ekonomi nasional. Kementerian Perindustrian (Kemenperin) turut menggenjot kontribusi sektor pengolahan nonmigas tersebut terhadap produk domestik bruto (PDB) dari kisaran 19 persen saat ini menjadi di atas 20 persen, bahkan diproyeksikan menembus 21 hingga 25 persen.

“Kita menargetkan supaya pertumbuhan industri lebih tinggi lagi, melebihi pertumbuhan ekonomi. Kenapa? Karena industri inilah sebenarnya yang menggerakkan pertumbuhan ekonomi,” ujar Sarmuji di Jakarta pada Kamis (8/10/2026).

Menurut Sarmuji, akselerasi kontribusi sektor industri mutlak diperlukan guna memperkokoh struktur perekonomian domestik, mendongkrak nilai tambah produk, serta memperluas lapangan pekerjaan secara masif. Ia menegaskan, kebangkitan industri nasional harus terus dikawal agar tidak mengalami pelemahan sebelum mencapai kematangannya.

“Kita ingin industri kita bangkit kembali. Jangan sampai industri kita layu sebelum mencapai puncaknya,” tegasnya.

Ia menjelaskan, penurunan kontribusi sektor industri di negara-negara maju umumnya terjadi secara alamiah seiring dominasi sektor jasa yang menguat. Akan tetapi, pergeseran tersebut baru berlangsung setelah sektor industrinya mencapai fase matang. Oleh sebab itu, ia mengingatkan agar tren kontribusi manufaktur nasional tidak melandai sebelum mencapai titik optimalnya.

Terkait hal tersebut, Sarmuji menekankan bahwa penciptaan ekosistem usaha yang kondusif merupakan mandat utama pemerintah. Meskipun para pelaku industri memiliki kapasitas penuh dalam hal produksi, inovasi, dan ekspansi pasar, ketersediaan regulasi serta iklim investasi yang pasti tetap menjadi tanggung jawab negara.

“Tugas utama kita sebenarnya menciptakan ekosistem yang baik bagi tumbuhnya industri. Kegiatan usaha dan produksi dijalankan oleh pelaku industri sendiri, tetapi ekosistem industri tidak bisa diciptakan oleh pelaku industri sendiri. Itu harus menjadi tanggung jawab pemerintah,” jelasnya.

Guna mewujudkan iklim usaha yang kompetitif, Kemenperin secara konsisten menyelaraskan berbagai kebijakan lintas sektor, meningkatkan efektivitas regulasi, mempercepat layanan birokrasi, serta memperkuat koordinasi dengan para pemangku kepentingan terkait.

Di samping itu, Kemenperin juga memfokuskan penguatan standardisasi melalui penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI) demi menjaga mutu produk, memberikan perlindungan bagi konsumen, sekaligus mendongkrak daya saing produk lokal di pasar domestik maupun global. Kendati demikian, Sarmuji mengingatkan agar penerapan kebijakan standardisasi dilakukan secara selektif dan proporsional.

“Standardisasi penting supaya industri kita semakin berkualitas dan sesuai dengan harapan masyarakat. Konsumen juga harus dilindungi. Tetapi kita juga harus teliti dan melihat kembali penerapannya agar jangan sampai justru menjadi hambatan bagi industri kita sendiri,” pungkasnya.(*)

Tags: Industri ManufakturKementerian PerindustrianMuhammad SarmujiPDBSNI

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending Minggu Ini

“Lanjutkan Jualan Telur” dan Minta Didoakan, Pesan Menteri Sarmuji ke Keluarga Setelah Dilantik

“Lanjutkan Jualan Telur” dan Minta Didoakan, Pesan Menteri Sarmuji ke Keluarga Setelah Dilantik

2 Oktober 2026
Rincian Lengkap Mutasi Pejabat Eselon 2, 3, dan 4 Pemkot Kediri yang Dilantik Wali Kota Vinanda Prameswati

Rincian Lengkap Mutasi Pejabat Eselon 2, 3, dan 4 Pemkot Kediri yang Dilantik Wali Kota Vinanda Prameswati

2 September 2026
KAI Daop 7 Madiun Perkuat Komitmen Pelayanan dan Keselamatan di HUT ke-81

KAI Daop 7 Madiun Perkuat Komitmen Pelayanan dan Keselamatan di HUT ke-81

28 September 2026
Presiden Prabowo Lantik Muhammad Sarmuji sebagai Menteri Perindustrian Baru

Presiden Prabowo Lantik Muhammad Sarmuji sebagai Menteri Perindustrian Baru

1 Oktober 2026
Pemkot Kediri Sosialisasi Bansos RTLH Rp35 Juta, Libatkan Pengawasan Kejaksaan

Pemkot Kediri Sosialisasi Bansos RTLH Rp35 Juta, Libatkan Pengawasan Kejaksaan

23 September 2026

Untuk Anda

Ada Car Free Night Malam Ini, KAI Daop 7 Madiun Imbau Penumpang Stasiun Kediri Atur Waktu Perjalanan
Travel

Ada Car Free Night Malam Ini, KAI Daop 7 Madiun Imbau Penumpang Stasiun Kediri Atur Waktu Perjalanan

5 Juni 2026
Bupati Jombang Hadiri Rakornas 2026, Tegaskan Komitmen Dukung Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas 2045
Nasional

Bupati Jombang Hadiri Rakornas 2026, Tegaskan Komitmen Dukung Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas 2045

3 Februari 2026
adakita.news

PT. Adakita Aksara Mediatama - ©2026

Informasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer/Klausula
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial

PT. Adakita Aksara Mediatama - ©2026