• Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
adakita.news
Advertisement
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
adakita.news
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
adakita.news
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Tingkatkan Kompetensi Pengajar, Dinas Pendidikan Kota Kediri Gelar Workshop Bahasa Inggris Bersama Native Speaker

Rochmatullah KurniawanbyRochmatullah Kurniawan
14 Agustus 2026
Tingkatkan Kompetensi Pengajar, Dinas Pendidikan Kota Kediri Gelar Workshop Bahasa Inggris Bersama Native Speaker

Baca Juga

Dengar Pidato Kenegaraan HUT Ke-81 RI, Wali Kota Vinanda Ajak Masyarakat Kediri Perkuat Sinergi dan Tangkal Hoaks

Pimpin Upacara Ulang Janji Hari Pramuka Ke-65, Gus Qowim Ajak Anggota Pramuka Adaptif dan Melek Teknologi

Memperkuat Sinergi, DPC Pepabri Kota Kediri Bersilaturahmi ke Ponpes Wali Barokah

ADAKITANEWS, Kediri – Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Pendidikan menggelar Professional Development Workshop for English Teachers guna meningkatkan kompetensi guru Bahasa Inggris dan tutor English Massive pada Jumat (14/8/2026).

Pelatihan yang diselenggarakan di Ruang Ki Hajar Dewantara ini mengusung tema “Strengthening English Teachers and Tutors for Global Communication”. Berkolaborasi dengan The Mangrove Global, agenda tersebut diikuti oleh 73 peserta yang terdiri atas guru Bahasa Inggris tingkat SD, SMP, serta tutor E-MAS.

Kegiatan ini menjadi langkah strategis Pemkot Kediri dalam membekali generasi muda menghadapi tantangan global, sekaligus merespons kebijakan Kementerian Pendidikan yang menetapkan Bahasa Inggris sebagai mata pelajaran wajib jenjang SD mulai tahun depan.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri, Mandung Sulaksono, menyampaikan bahwa workshop ini ditujukan untuk memfasilitasi pengembangan profesionalitas tenaga pengajar agar mampu mengaplikasikan metode pembelajaran yang interaktif, kreatif, dan menyenangkan.

“Wali Kota Kediri ingin English Massive ini terus berkembang. Salah satu poin yang ditekankan adalah bahwa program ini harus bisa diakses oleh seluruh siswa, tanpa ada diskriminasi karena tujuan utamanya adalah membantu anak-anak kita memudahkan belajar Bahasa Inggris,” ujarnya.

Mandung menilai tantangan utama pembelajaran Bahasa Inggris saat ini terletak pada kurangnya rasa percaya diri siswa untuk berkomunikasi langsung. Oleh sebab itu, lingkungan sekolah dan masyarakat diharapkan dapat menciptakan ruang belajar yang suportif dan menyenangkan.

“Sekolah diharapkan mampu membangun lingkungan belajar yang mendukung anak-anak berani berkomunikasi, baik dengan sesama teman maupun guru. Selain itu, English Massive yang ada di kelurahan juga diharapkan dapat mendukung pembelajaran Bahasa Inggris,” tambahnya.

Ia menguraikan bahwa Pemkot Kediri telah mengoperasikan 150 spot E-MAS di seluruh kelurahan dan kini mulai merambah lingkungan sekolah. Sebagai tahap awal, spot E-MAS telah diluncurkan di sembilan SMP dan tiga SD untuk memberi kemudahan akses belajar bagi para siswa setelah jam sekolah usai.

“Dalam tiga bulan ini, spot yang ada di sekolah kita pantau terus untuk terus stabil dan meningkat. Kita hadirkan spot di sekolah untuk memberikan kemudahan bagi siswa mengikuti pembelajaran setelah jam sekolah. Bagi siswa yang memilih belajar di lingkungan tempat tinggal, tetap dapat mengikuti spot E-MAS di sekitar rumah pada sore atau malam hari,” ungkap Mandung.

Workshop tersebut menghadirkan instruktur asal Amerika Serikat sekaligus CEO The Mangrove Global, Yuta Otake. Materi yang dipaparkan mencakup English for Global Communication, English Language Development, Effective English Teaching Strategies, hingga Professional Development, yang dipadukan dengan sesi praktik langsung.

“Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kompetensi guru Bahasa Inggris dan tutor E-MAS secara berkelanjutan. Pembelajaran Bahasa Inggris diharapkan memberikan manfaat yang lebih besar dalam mempersiapkan generasi Kota Kediri untuk menghadapi komunikasi dan berbagai peluang di dunia global,” pungkas Mandung.

Pada kesempatan yang sama, Yuta Otake menekankan bahwa program pengembangan profesional penting agar guru tidak terjebak dalam rutinitas mengajar yang monoton.

“Untuk meningkatkan kemampuan komunikasi siswa secara efektif, guru seharusnya mengurangi teori dan lebih memperbanyak partisipasi aktif dengan siswa,” tandasnya.

Respons positif juga datang dari salah satu peserta, Agustin, yang merupakan guru SDN Bujel 2 sekaligus tutor E-MAS. Ia mengaku mendapatkan banyak wawasan praktis untuk membangun rasa percaya diri siswa di kelas.

“Anak-anak biasanya masih terbatas dalam vocabulary dan kurang percaya diri ketika diminta maju ke depan kelas. Mereka membutuhkan support system dan lingkungan yang baik agar mereka berani untuk mencoba dan tidak takut melakukan kesalahan karena merupakan bagian dari proses belajar,” ujarnya.(*)

Tags: Dinas Pendidikan Kota KediriE-MASEnglish MassiveKota KediriMandung Sulaksonoworkshop guru Bahasa InggrisYuta Otake

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending Minggu Ini

Diberhentikan Sepihak, 12 Ketua RT di Desa Duwet Kediri Gelar Aksi Protes dan Bentangkan Spanduk Kekecewaan

Diberhentikan Sepihak, 12 Ketua RT di Desa Duwet Kediri Gelar Aksi Protes dan Bentangkan Spanduk Kekecewaan

11 Agustus 2026
Melampaui Target RPJMN 2029, Indeks Literasi Keuangan Indonesia 2026 Tembus 69,57 Persen

Melampaui Target RPJMN 2029, Indeks Literasi Keuangan Indonesia 2026 Tembus 69,57 Persen

13 Agustus 2026
Aplikasi Access by KAI Mengalami Gangguan, Daop 7 Madiun Sampaikan Permohonan Maaf dan Sediakan Alternatif Pembelian Tiket

Aplikasi Access by KAI Mengalami Gangguan, Daop 7 Madiun Sampaikan Permohonan Maaf dan Sediakan Alternatif Pembelian Tiket

11 Agustus 2026
Semarakkan HUT Ke-81 RI, KAI Daop 7 Madiun Tebar Promo Diskon Tiket 17 Persen untuk Keberangkatan 17 Agustus

Semarakkan HUT Ke-81 RI, KAI Daop 7 Madiun Tebar Promo Diskon Tiket 17 Persen untuk Keberangkatan 17 Agustus

13 Agustus 2026
Dukung Sport Tourism, KONI Kediri Ajak Atlet Taekwondo Internasional City Tour ke Kampung Tenun

Dukung Sport Tourism, KONI Kediri Ajak Atlet Taekwondo Internasional City Tour ke Kampung Tenun

6 Juni 2026

Untuk Anda

Kemenag Kota Pontianak dan Yayasan Karya Dua Anyam Integrasikan Literasi Keuangan di Bimwin Calon Pengantin
Pemerintahan

Kemenag Kota Pontianak dan Yayasan Karya Dua Anyam Integrasikan Literasi Keuangan di Bimwin Calon Pengantin

6 Juli 2026
Gelar Social Riding, Mas Dhito Sambangi Rumah Mbah Minem Penjual Bunga di Ngadiluwih
Nasional

Gelar Social Riding, Mas Dhito Sambangi Rumah Mbah Minem Penjual Bunga di Ngadiluwih

21 Mei 2026
adakita.news

PT. Adakita Aksara Mediatama - ©2026

Informasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial

PT. Adakita Aksara Mediatama - ©2026