• Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
adakita.news
Advertisement
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
adakita.news
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
adakita.news
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Perluas Digitalisasi Pasar Rakyat, Pemkab Kediri Targetkan 5 Pasar Tambahan Terapkan Sistem Non-Tunai

Rochmatullah KurniawanbyRochmatullah Kurniawan
21 Juli 2026
Perluas Digitalisasi Pasar Rakyat, Pemkab Kediri Targetkan 5 Pasar Tambahan Terapkan Sistem Non-Tunai

Baca Juga

Bupati Kediri Tinjau Lahan 5,5 Hektare di Kalipang, Proyeksi Hotel Haji Pertama di Indonesia

Mas Dhito Siapkan OPD Kabupaten Kediri Hadapi Evaluasi Pemerintah Digital 2026, Dorong Layanan Berbasis Life Journey

Pemkab Kediri Fokuskan Verifikasi Lapangan demi Pastikan Kuota Beasiswa Berdaya Tepat Sasaran

ADAKITANEWS, Kediri – Pemerintah Kabupaten Kediri terus memperluas penerapan digitalisasi pasar rakyat melalui sistem pembayaran dan pencatatan retribusi secara non-tunai. Program tersebut diharapkan dapat meningkatkan transparansi pengelolaan retribusi sekaligus memberikan kemudahan bertransaksi bagi para pedagang dan masyarakat.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Kediri, Tutik Purwaningsih, mengatakan penerapan digitalisasi sebelumnya telah berjalan di Pasar Induk Pare dan Pasar Kras. Pada 2026, cakupan program tersebut ditargetkan bertambah ke Pasar Wates, Pasar Bendo, Pasar Gringging, Pasar Pamenang, dan Pasar Ngadiluwih.

“Digitalisasi ini dilakukan untuk mencegah potensi kebocoran retribusi, karena transaksi langsung masuk ke kas daerah, termasuk pula meminimalisasi terjadinya pungutan liar,” kata Tutik Purwaningsih, Senin (20/7/2026).

Menurutnya, penerapan sistem non-tunai di pasar rakyat diharapkan mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui optimalisasi e-retribusi dan e-parking. Upaya tersebut sejalan dengan arahan Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana untuk meningkatkan PAD tanpa menambah beban para pedagang.

“Ini sesuai dengan arahan Mas Bupati (Hanindhito Himawan Pramana) terkait peningkatan PAD tetapi tidak membebani pedagang,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, Dinas Perdagangan dan Perindustrian menggandeng pihak perbankan untuk memberikan sosialisasi kepada perwakilan pedagang dan pengelola pasar. Pedagang yang telah membuka rekening nantinya akan memperoleh barcode QRIS yang dapat digunakan untuk transaksi pembayaran sekaligus pembayaran retribusi pasar.

Selain mempermudah pembayaran retribusi, sistem digital juga dinilai dapat membantu pedagang mengikuti perubahan kebiasaan konsumen yang kini semakin banyak menggunakan layanan mobile banking maupun dompet digital.

Pemerintah Kabupaten Kediri juga menyiapkan dukungan bagi pedagang lanjut usia yang belum terbiasa menggunakan layanan perbankan digital. Melalui kerja sama dengan pihak perbankan, petugas laku pandai akan ditempatkan di sejumlah pasar untuk membantu pedagang melakukan setor tabungan maupun transaksi perbankan lainnya tanpa harus datang ke kantor bank.

“Melalui penerapan digitalisasi pasar rakyat ini kita berharap kepercayaan masyarakat, khususnya pedagang, juga meningkat karena pungutan menjadi lebih jelas,” pungkas Tutik.(*)

Continue Reading
Tags: Digitalisasi Pasar Rakyate-Retribusi KediriKabupaten KediriMas Bupati KediriPAD KediriPemkab KediriQRIS Pasar TradisionalTutik Purwaningsih

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending Minggu Ini

Kemenag Kota Pontianak dan Yayasan Karya Dua Anyam Integrasikan Literasi Keuangan di Bimwin Calon Pengantin

Kemenag Kota Pontianak dan Yayasan Karya Dua Anyam Integrasikan Literasi Keuangan di Bimwin Calon Pengantin

6 Juli 2026
Ribuan Warga Dawung Gelar Genduri Akbar Bersih Desa, Cak Hadi Ajak Rawat Tradisi dan Kerukunan

Ribuan Warga Dawung Gelar Genduri Akbar Bersih Desa, Cak Hadi Ajak Rawat Tradisi dan Kerukunan

12 Juli 2026
KAI Daop 7 Madiun Larang Pembakaran Jerami di Dekat Rel, Bisa Picu Hentian Luar Biasa Kereta Api

KAI Daop 7 Madiun Larang Pembakaran Jerami di Dekat Rel, Bisa Picu Hentian Luar Biasa Kereta Api

14 Juli 2026
Dishub Kota Kediri Kenalkan Bus Sekolah Gratis di Masa MPLS, Ratusan Siswa Antusias

Dishub Kota Kediri Kenalkan Bus Sekolah Gratis di Masa MPLS, Ratusan Siswa Antusias

16 Juli 2026
Pasokan Menyusut, Harga Cabai Rawit Merah di Pasar Induk Pare Kediri Melejit Tembus Rp31.000

Pasokan Menyusut, Harga Cabai Rawit Merah di Pasar Induk Pare Kediri Melejit Tembus Rp31.000

16 Juli 2026

Untuk Anda

Aksi Sosial TMMD ke-127 Kediri: Dansatgas Salurkan Sembako bagi Penerima Manfaat Rutilahu
Nasional

Aksi Sosial TMMD ke-127 Kediri: Dansatgas Salurkan Sembako bagi Penerima Manfaat Rutilahu

23 Februari 2026
Wali Kota Kediri Kukuhkan Bunda PAUD Kelurahan dan Tegaskan Komitmen Wajib Belajar Prasekolah
Pendidikan

Wali Kota Kediri Kukuhkan Bunda PAUD Kelurahan dan Tegaskan Komitmen Wajib Belajar Prasekolah

15 Juni 2026
adakita.news

PT. Adakita Aksara Media - ©2026

Informasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial

PT. Adakita Aksara Media - ©2026