ADAKITANEWS, Kediri – Pemerintah Kota Kediri menghadirkan ajang olahraga tarung bertajuk Tarung Juara Sejati sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-1147 Kota Kediri. Kegiatan yang mengusung konsep combat sport tersebut dijadwalkan berlangsung di GOR Jayabaya pada Minggu (19/7/2026).
Pertandingan ini akan menerapkan sistem one match atau satu kali tanding yang mencakup berbagai kategori kompetisi, mulai dari kelas amatir, profesional, kategori atlet, hingga laga ekshibisi antarinfluencer.
Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Kediri, Bambang Priyambodo, menjelaskan bahwa penyelenggaraan Tarung Juara Sejati merupakan buah kolaborasi sinergis antara pemerintah daerah dan komunitas olahraga. Di samping berfungsi sebagai arena kompetisi, agenda ini dirancang sebagai wadah pembinaan jangka panjang bagi atlet-atlet berbakat.
Bambang memprediksi antusiasme publik untuk menyaksikan laga ini akan sangat tinggi, dengan estimasi jumlah penonton berkisar antara 3.000 hingga 5.000 orang.
“Banyaknya peserta yang datang dari luar Jawa Timur seperti Malang, Blitar, Pasuruan, Surabaya, Mojokerto hingga Probolinggo diharapkan mampu mendongkrak perekonomian daerah melalui sektor city tourism. Dampak positif ini akan langsung dirasakan oleh para pelaku UMKM di sekitar GOR, tingkat hunian hotel, serta rumah makan di Kota Kediri,” ujar Bambang saat memimpin rapat koordinasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD) di ruang kerjanya, Selasa (14/7/2026).
Guna menjamin kelancaran dan ketertiban selama acara berlangsung, Disbudparpora menggandeng sejumlah dinas terkait. Di antaranya Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Pertamanan (DLHKP), Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
Bambang menambahkan, seluruh lapisan masyarakat dipersilakan datang dan menyaksikan turnamen ini tanpa dipungut biaya tiket masuk.
“Seluruh masyarakat dapat menyaksikan pertandingan ini secara gratis, sehingga diharapkan semakin banyak warga yang datang untuk mendukung para atlet sekaligus memeriahkan Hari Jadi Kota Kediri,” katanya.
Di sisi lain, perwakilan panitia penyelenggara Tarung Juara Sejati, Imam Muhaimin, mengungkapkan bahwa hingga saat ini tercatat ada sekitar 60 peserta dari pelbagai sasana dan klub di Jawa Timur yang telah mendaftarkan diri. Masa pendaftaran sendiri telah dibuka sejak 2 Juli dan akan resmi ditutup pada 16 Juli 2026.
Imam merinci, rangkaian teknis kejuaraan akan diawali dengan proses penimbangan berat badan serta sesi drawing pada 18 Juli 2026 untuk menentukan lawan tanding berdasarkan klasifikasi kelas, bobot tubuh, dan kategori usia. Seluruh pertandingan akan ditabuh pada 19 Juli 2026 mulai pukul 09.00 WIB, sementara untuk partai utama (main card) dijadwalkan bergulir mulai pukul 17.00 WIB hingga selesai.
Imam mengajak warga Kediri dan sekitarnya untuk ikut menyemarakkan Hari Jadi kota melalui aktivitas yang produktif. Ia berharap Tarung Juara Sejati bisa menjadi ruang resmi bagi generasi muda untuk menyalurkan energi dan bakat bela diri mereka, sekaligus mengampanyekan gerakan anti tawuran di jalanan.
“Bagi masyarakat yang ingin mengetahui informasi lebih lanjut atau tertarik mendaftarkan diri dapat langsung menghubungi panitia maupun memantau akun media sosial resmi Tarung Juara Sejati Kediri yang menyediakan seluruh informasi dan kontak panitia,” tutur Imam memungkasi keterangan.(*)











