ADAKITANEWS, Kediri – Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati membuka secara resmi agenda Jambore Daerah 1st Jatim RX King Indonesia yang berpusat di kawasan GOR Jayabaya, Minggu (12/7/2026). Perhelatan akbar yang berlangsung sepanjang 11-12 Juli 2026 ini menjadi bagian dari rangkaian kemeriahan Hari Jadi ke-1147 Kota Kediri dan sukses menyedot animo ribuan pencinta motor roda dua dari berbagai pelosok tanah air.
Dalam pidato sambutannya, Wali Kota yang karib disapa Mbak Wali ini melayangkan apresiasi tinggi atas kokohnya tali persaudaraan yang dirawat oleh keluarga besar RX-King Indonesia. Menurut pandangannya, komunitas otomotif mengemban andil krusial dalam menebal solidaritas sosial sekaligus bertindak sebagai wadah persemaian nilai-nilai positif bagi publik.
“Komunitas RX King memiliki karakter yang kuat dan sejarah yang panjang. Yang paling membanggakan adalah solidaritas, kreativitas, serta nilai persaudaraan yang sangat tinggi. Tadi saya berbincang dengan Presiden RX King Indonesia, bahwa peserta datang dari berbagai daerah di Indonesia, bahkan ada yang menempuh perjalanan menggunakan sepeda motor dari Jawa Tengah dan Jawa Barat menuju Kota Kediri. Semangat kebersamaan seperti inilah yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda,” kata Vinanda.
Mbak Wali menaruh harapan besar agar khalayak luas tidak sekadar menilai eksistensi RX-King dari aspek keunikan tunggangannya saja, melainkan juga menengok sumbangsih nyata yang diulurkan oleh para anggotanya. Oleh sebab itu, Vinanda menantang barisan penunggang motor bermesin dua tak ini untuk mengambil posisi terdepan sebagai pelopor ketertiban di jalan raya.
“Saya ingin komunitas RX King menjadi pelopor keselamatan berkendara. Tunjukkan bahwa komunitas ini disiplin saat menggunakan jalan, saling menghormati sesama pengguna jalan, serta selalu menaati peraturan lalu lintas. Dengan begitu, RX King bisa menjadi contoh bagi komunitas otomotif lainnya,” ujarnya mengimbuhkan.
Tak luput, Vinanda menyampaikan rasa terima kasih kepada panitia pelaksana yang telah menjatuhkan pilihan dan memercayakan Kota Kediri sebagai tuan rumah penyelenggaraan Jamda perdana tersebut. Ia menilai, agenda berskala nasional ini memicu efek domino yang sangat positif bagi akselerasi ekonomi makro daerah.
Kehadiran ribuan tamu dari luar provinsi diyakini secara otomatis mendongkrak tingkat okupansi sektor perhotelan, meramaikan sentra kuliner, serta menghidupkan lapak dagangan para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal.
“Terima kasih kepada seluruh panitia atas terselenggaranya kegiatan ini di Kota Kediri. Semoga kegiatan ini berjalan lancar, memberikan manfaat bagi seluruh peserta, serta membawa dampak positif bagi perekonomian Kota Kediri. Bagi seluruh peserta yang datang dari luar daerah, saya doakan selalu diberikan keselamatan hingga kembali berkumpul bersama keluarga di rumah,” tuturnya.
Di sela-sela kemeriahan panggung jambore, Wali Kota Kediri secara simbolis turut menyerahkan bantuan paket peralatan perbengkelan kepada sembilan pelaku UMKM bengkel lokal di Kota Kediri. Stimulus ini diberikan sebagai bentuk kehadiran dan intervensi pemerintah daerah dalam mendukung penguatan usaha serta mendongkrak mutu pelayanan jasa di sektor otomotif rakyat.(*)











