ADAKITANEWS, Jombang – Pemerintah Kabupaten Jombang melakukan penyegaran struktur birokrasi dengan melantik 81 pejabat administrator dan pengawas di Pendopo Kabupaten Jombang, Kamis (9/7/2026). Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan ini dipimpin langsung oleh Bupati Jombang Warsubi dengan didampingi Wakil Bupati Salmanudin serta Sekretaris Daerah Agus Purnomo.
Aparatur sipil negara yang menjalani pelantikan kali ini terdiri atas 25 pejabat administrator dan 56 pejabat pengawas. Seluruh pejabat tersebut diamanahkan untuk mengisi berbagai posisi strategis pada organisasi perangkat daerah (OPD), tingkatan kecamatan, hingga unit pelaksana teknis (UPT).
Bupati Jombang Warsubi menjelaskan bahwa kebijakan mutasi serta rotasi jabatan ini merupakan bagian dari strategi penataan organisasi. Langkah tersebut diambil guna memperkuat kinerja birokrasi agar mutu pelayanan kepada masyarakat luas dapat berjalan semakin optimal.
“Selamat dan sukses kepada 25 pejabat administrator dan 56 pejabat pengawas yang pada hari ini telah dilantik dan diambil sumpah/janjinya. Laksanakan amanah ini dengan sebaik-baiknya, tunjukkan dedikasi, loyalitas, integritas, dan hasil kerja yang nyata,” kata Warsubi.
Menurut Warsubi, agenda pelantikan ini bukan sekadar rutinitas pergantian personel pada suatu jabatan. Lebih dari itu, momentum ini menjadi pijakan penting untuk membangun sistem birokrasi yang jauh lebih efektif, responsif, dan berkualitas dalam memfasilitasi kebutuhan publik.
“Pelantikan ini adalah bagian dari upaya penataan dan penguatan organisasi perangkat daerah dalam rangka meningkatkan kinerja birokrasi, serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin efektif, responsif, dan berkualitas,” ujarnya.
Ia juga memberikan catatan khusus bagi para pejabat yang baru menempati posisi baru agar segera melakukan adaptasi kilat dengan tugas serta tanggung jawab masing-masing. Warsubi menginstruksikan jajarannya untuk mendalami tugas pokok, merajut sinergi lintas instansi, serta membuang jauh-jauh ego sektoral demi mempercepat akselerasi pelayanan publik.
“Ciptakan lingkungan kerja yang kondusif, nyaman, dan saling mendukung. Tinggalkan ego sektoral dan utamakan kolaborasi. Pahami tugas, kuasai persoalan, ambil langkah, dan tetap fokus pada penyelesaian tugas. Jangan terlalu lama beradaptasi, karena tugas yang ada sudah menunggu untuk diselesaikan,” ucap Warsubi secara tegas.
Mengakhiri arahannya, Warsubi menyerukan kepada seluruh pejabat yang dilantik agar senantiasa merawat nilai-nilai integritas, profesionalisme, serta moralitas dalam mengemban amanah. Hal tersebut dinilai krusial guna menyokong keberhasilan perwujudan visi besar Jombang Maju dan Sejahtera untuk Semua.
Sebagai informasi, dalam gerbong mutasi kali ini terdapat sejumlah posisi strategis yang mengalami pergantian kepemimpinan. Jabatan tersebut meliputi Camat Ngoro, Camat Bareng, Camat Ploso, Camat Mojoagung, Camat Gudo, Camat Kudu, Camat Kesamben, Kepala Bagian Pengadaan Barang/Jasa Setda, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR, serta Kepala Bidang Humas dan Komunikasi Publik Diskominfo. Selain itu, pergeseran posisi juga menyasar beberapa kepala bidang, sekretaris OPD, lurah, kepala seksi, kepala subbagian, hingga kepala UPT di bawah naungan Pemerintah Kabupaten Jombang.(*)











