adakita.news
Advertisement
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
adakita.news
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
adakita.news
No Result
View All Result
Home Politik Pemerintahan

Imigrasi Gandeng ITB Inisiasi Pagar Digital untuk Awasi Perbatasan Berbasis Drone

Rochmatullah KurniawanbyRochmatullah Kurniawan
1 Juli 2026
Imigrasi Gandeng ITB Inisiasi Pagar Digital untuk Awasi Perbatasan Berbasis Drone

Baca Juga

Dekatkan Pelayanan, Imigrasi Kediri Buka Layanan Eazy Passport dan Cek Kesehatan Gratis di Area CFD

Ditjen Imigrasi Canangkan Optimalisasi Layanan dan Infrastruktur, Targetkan Ekosistem Digital Keimigrasian 2026

Imigrasi Bongkar Sindikat Love Scamming Internasional di Tangerang, 27 WNA Diamankan

ADAKITANEWS, Jakarta – Direktorat Jenderal Imigrasi menjalin kerja sama dengan Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD) Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk meluncurkan program “Pagar Digital”. Program ini dirancang sebagai sistem pengawasan keimigrasian berbasis drone di wilayah perbatasan Indonesia.

Rencana kolaborasi tersebut dibahas dalam sebuah pertemuan antara Direktorat Jenderal Imigrasi dan perwakilan FTMD ITB di Gedung Direktorat Jenderal Imigrasi pada Selasa (30/6/2026).

Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, mengungkapkan bahwa gagasan ini muncul setelah dirinya menghadiri pameran pertahanan di Singapura beberapa bulan lalu. Saat itu, ia mengamati berbagai teknologi pengamanan perbatasan yang canggih namun belum ada yang diproduksi oleh anak bangsa, padahal sumber daya manusia di dalam negeri memiliki daya saing yang tinggi.

“Berawal dari keprihatinan dan rasa penasaran saya waktu menghadiri Eksibisi Pertahanan di Singapura beberapa bulan lalu. Di situ saya lihat ada berbagai macam teknologi canggih untuk pengamanan perbatasan dan lainnya. Tapi kok ternyata tidak ada buatan anak bangsa. Padahal SDM kita di dalam negeri punya daya saing yang cukup tinggi untuk menghasilkan kualitas produk yang setara,” ujar Hendarsam.

Ia menjelaskan bahwa Indonesia memiliki perbatasan darat sepanjang 3.111 kilometer yang sangat luas dan rentan terhadap perlintasan ilegal. Kondisi geografis tersebut mendorong Imigrasi untuk menggandeng institusi pendidikan demi mengembangkan sistem pengawasan berbasis teknologi domestik.

“Dari situlah saya terpikirkan untuk mencoba menggandeng kampus terbaik di Indonesia di bidang teknologi, untuk menginisiasi ‘Pagar Digital’, sistem pengamanan perbatasan dengan menggunakan drone. Kita ini punya 3.111 km wilayah perbatasan darat yang sangat luas dan rawan perlintasan ilegal,” katanya.

Saat ini, dari total panjang perbatasan tersebut, baru tersedia 18 Pos Lintas Batas Negara (PLBN) dan 38 Pos Lintas Batas (PLB) yang tersebar di wilayah Kalimantan, Papua, serta Nusa Tenggara Timur. Kendati demikian, belum semua pos tersebut beroperasi secara optimal akibat kendala regulasi lintas batas.

Berdasarkan data Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) darat periode Januari hingga April 2026, tercatat ada 679.867 pelintas resmi. Di sisi lain, pengawasan terhadap pelintas ilegal di jalur tidak resmi masih menghadapi tantangan berat akibat keterbatasan infrastruktur digital, risiko di wilayah konflik, serta ancaman kejahatan lintas batas seperti Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Rencananya, implementasi Pagar Digital akan diprioritaskan di wilayah perbatasan darat Kalimantan-Malaysia, Papua-Papua Nugini, dan Nusa Tenggara Timur-Timor Leste. Sementara untuk wilayah laut, pengawasan bakal difokuskan di Kepulauan Riau, Batam, serta jalur penyeberangan sekitarnya.

Guna mendukung program ini, Imigrasi akan memanfaatkan teknologi drone yang dikembangkan ITB sejak 2019 bersama PT Dirgantara Indonesia (PT DI). Drone tersebut dirancang mampu beroperasi penuh selama 24 jam dengan mengandalkan energi dari panel surya.

Sistem ini bakal mengombinasikan Drone HALE (High-Altitude Long-Endurance) untuk memantau area luas dari ketinggian 1.000 meter, serta Drone Mantis yang berfungsi melakukan pendekatan taktis dan pemantauan visual langsung jika ditemukan aktivitas mencurigakan.

“Pagar digital memang tidak secara fisik bisa menghentikan orang, tetapi memberikan kesadaran situasional (situational awareness) secara real-time. Saat drone mendeteksi pergerakan di blind spot perbatasan, sistem langsung mengirimkan koordinat ke pos imigrasi atau penjaga perbatasan terdekat. Langkah ini bisa memangkas waktu respons patroli konvensional secara drastis,” jelas Hendarsam.

Penggunaan drone ini dinilai dapat memperluas jangkauan pemantauan petugas di lapangan, sehingga penindakan terhadap pelanggaran hukum bisa dilakukan secara lebih efisien.

“Drone juga memperluas daya jangkau petugas kami. Mengingat luasnya wilayah pengawasan, keberadaan mata udara yang cepat dan fleksibel memberikan data awal yang akurat sebelum tim bergerak melakukan penindakan. Ini jauh lebih hemat dibandingkan harus mengoperasikan aset udara berawak,” tambahnya.

Dalam jangka panjang, program Pagar Digital diproyeksikan mampu memperkuat kemandirian siber dan kedaulatan teknologi di lingkungan keimigrasian nasional.

“Kerja sama antara Imigrasi, ITB, dan PT DI adalah upaya kami untuk memastikan bahwa pengawasan kedaulatan negara tidak bergantung pada sistem asing. Dengan mengamankan jalur-jalur tidak resmi lewat teknologi siber dan patroli udara domestik, kita dapat meminimalkan celah bagi pelaku TPPO maupun pelintas ilegal, sekaligus mengaktualisasikan kemandirian teknologi nasional secara berkelanjutan,” pungkas Hendarsam.(*)

Tags: drone perbatasanImigrasiitbKedaulatan Negarapagar digitalpengawasan perbatasanpt diteknologi dalam negeriTPPO

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending Minggu Ini

“Lanjutkan Jualan Telur” dan Minta Didoakan, Pesan Menteri Sarmuji ke Keluarga Setelah Dilantik

“Lanjutkan Jualan Telur” dan Minta Didoakan, Pesan Menteri Sarmuji ke Keluarga Setelah Dilantik

2 Oktober 2026
Rincian Lengkap Mutasi Pejabat Eselon 2, 3, dan 4 Pemkot Kediri yang Dilantik Wali Kota Vinanda Prameswati

Rincian Lengkap Mutasi Pejabat Eselon 2, 3, dan 4 Pemkot Kediri yang Dilantik Wali Kota Vinanda Prameswati

2 September 2026
KAI Daop 7 Madiun Perkuat Komitmen Pelayanan dan Keselamatan di HUT ke-81

KAI Daop 7 Madiun Perkuat Komitmen Pelayanan dan Keselamatan di HUT ke-81

28 September 2026
Pemkot Kediri Sosialisasi Bansos RTLH Rp35 Juta, Libatkan Pengawasan Kejaksaan

Pemkot Kediri Sosialisasi Bansos RTLH Rp35 Juta, Libatkan Pengawasan Kejaksaan

23 September 2026
KAI Beri Diskon Tiket Hingga 30 Persen Semarakkan Madiun Running Fest 2026

KAI Beri Diskon Tiket Hingga 30 Persen Semarakkan Madiun Running Fest 2026

11 September 2026

Untuk Anda

Naik 6 Persen, Penumpang Kereta Api di Daop 7 Madiun Tembus 492 Ribu Selama Lebaran 2026
Nasional

Naik 6 Persen, Penumpang Kereta Api di Daop 7 Madiun Tembus 492 Ribu Selama Lebaran 2026

2 April 2026
KAI Daop 7 Madiun Edukasi Operator Kereta Api Terkait Posisi Duduk Ergonomis demi Keselamatan Perjalanan
Travel

KAI Daop 7 Madiun Edukasi Operator Kereta Api Terkait Posisi Duduk Ergonomis demi Keselamatan Perjalanan

2 Juli 2026
adakita.news

PT. Adakita Aksara Mediatama - ©2026

Informasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer/Klausula
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial

PT. Adakita Aksara Mediatama - ©2026