• Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
adakita.news
Advertisement
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
adakita.news
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
adakita.news
No Result
View All Result
Home Budaya

Tegaskan Sejarah, Warga Ploso Jombang Terbitkan Maklumat Kelahiran Bung Karno di Desa Rejoagung

Hari Agung Putra PamungkasbyHari Agung Putra Pamungkas
28 Juni 2026
Tegaskan Sejarah, Warga Ploso Jombang Terbitkan Maklumat Kelahiran Bung Karno di Desa Rejoagung

Baca Juga

TACB Jombang Tegaskan Bung Karno Lahir di Ploso 6 Juni 1902, Sebut Tulisan Tangan Raden Soekeni Jadi Bukti Kuat

Gali Potensi Wisata Sejarah, Warga Jombang Bedah Jejak Kelahiran Bung Karno di Ploso

Napak Tilas Cindy Adams di Ploso, Pegiat Sejarah Tegaskan Bung Karno Lahir di Jombang

ADAKITANEWS, Jombang – Aliansi masyarakat Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang, bersama barisan periwayat sejarah resmi menerbitkan maklumat bersama yang menegaskan bahwa Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno atau Bung Karno, lahir di Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso, pada 6 Juni 1902. Prosesi penandatanganan maklumat historis ini dilangsungkan secara khidmat di Sekretariat Titik Nol Soekarno, Gang Buntu, Desa Rejoagung, pada Minggu (28/6/2026).

Penyusunan dan penandatanganan dokumen maklumat tersebut digulirkan sebagai bentuk penegasan berskala masif mengenai orisinalitas waktu dan tempat kelahiran Sang Proklamator. Langkah ini disandarkan pada akumulasi data sejarah, penelusuran cerita tutur (oral history), serta memori kolektif lokal yang diwariskan secara turun-temurun oleh para sesepuh wilayah setempat.

Pemerhati sejarah, Arif Yulianto, memaparkan bahwa konvergensi dari pelbagai serpihan bukti yang dihimpun sejauh ini mengarah kuat pada satu konklusi tunggal, yakni Bung Karno dilahirkan di tanah Rejoagung, Ploso.

“Bukti sejarah yang ada menunjukkan bahwa Bung Karno lahir di sini, di sebuah rumah menghadap ke timur di Desa Rejoagung, Ploso pada tanggal 6 Juni 1902,” ujar Arif memberikan kesaksian teoritisnya.

Arif mengimbuhkan, esensi dari maklumat publik ini tidak melulu dikonsumsi bagi internal warga Jombang, melainkan diproyeksikan sebagai maklumat terbuka yang disiarkan kepada khalayak nasional hingga panggung dunia.

“Semoga, atas hidayah Allah SWT, mata Indonesia dan dunia terbuka dan mengamini bahwa Bung Karno lahir di Ploso 6 Juni 1902,” kata Arif menambahkan.

Dalam forum pertemuan tersebut, sejumlah warga yang bertindak sebagai pemegang rantai riwayat sejarah turut membeberkan testimoni lisan yang mereka serap langsung dari figur orang tua maupun para leluhur terdahulu.

Salah satunya datang dari Hamid, cucu kandung dari Mbok Suwi. Ia mengungkapkan fakta bahwa neneknya merupakan sosok pengasuh yang merawat dan menimang Bung Karno sejak sang fajar masih bayi.

“Makam Mbok Suwi juga ada di desa ini,” tutur Hamid meyakinkan penelusuran fisik cagar budaya tersebut.

Senada dengan Hamid, warga lain bernama Mursyid juga menguraikan narasi sejarah yang ia dapati dari sang ayah mengenai rekam jejak sebuah rumah kuno di Gang Buntu, Desa Rejoagung, yang diyakini kuat sebagai kamar bersalin ibunda Bung Karno. Dalam memorinya, nama Mbok Suwi juga konstan disebut sebagai figur pengasuh utama.

Kesaksian penguat lain dipaparkan oleh Sulisyono Imam Jayaharja, seorang warga asal Kecamatan Kabuh. Ia menuturkan histori tentang ketokohan Mas Kiai Surasentana atau Mbah Suro yang dipercaya menjadi saksi kunci mata saat prosesi persalinan Bung Karno berlangsung.

“Keluarga kami punya foto Mbah Suro,” ucap Sulisyono seraya menunjukkan bukti dokumentasi autentik.

Di tempat yang sama, Kuncen Titik Nol Soekarno, Masfi’in, menerangkan bahwa penerbitan maklumat ini dipersiapkan secara matang sebagai instrumen perjuangan sejarah yang diyakini kebenarannya oleh akar rumput setempat.

“Untuk meminta kepastian dari masyarakat Ploso khususnya dan khalayak umum menginginkan kebersamaan. Bahwa maklumat ini dibikin bukan untuk hiasan. Tapi ini senjata bilamana dibutuhkan, maka inilah saksi di dalam tanda tangan yang ada,” kata Masfi’in memaparkan filosofi dokumen tersebut.

Masfi’in menggarisbawahi bahwa piagam bermaterai tanda tangan ini memuat bobot historis yang sangat sakral dan tidak dapat dipandang sebelah mata.

“Ini bukan hal biasa, ini adalah asli penandasan tentang kelahiran Ir. Soekarno di sini di Ngelo (Rejoagung) Gang Buntu,” ujar Masfi’in secara lantang.

Ia menambahkan, seluruh jajaran nama yang membubuhkan tanda tangan dalam maklumat tersebut menaruh ekspektasi besar agar jajaran pemangku kebijakan di tingkat pemerintahan sudi memberikan legalitas formal serta pengakuan resmi terhadap hasil penemuan sejarah lokal ini.

“Harapan tidak cukup harapan saja, tapi harus ada kepastian bahwa bupati saya desak, saya tagih mohon dituruti dari masyarakat umum ini, menyatakan bahwa inilah kelahiran Bung Karno, di Ngelo Gang Buntu,” kata Masfi’in memungkasi kalimatnya.(*)

Continue Reading
Tags: Arif YuliantoJombang SejarahKelahiran Bung Karno Plosomaklumat Bung KarnoMbah SuroMbok SuwiRejoagung Gang BuntuSejarah JombangTitik Nol Soekarno

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending Minggu Ini

Merpati Putih Cabang Kota Kediri Gelar Tradisi Jamasan Suro, Gunakan Air dari 7 Sumber Bersejarah

Merpati Putih Cabang Kota Kediri Gelar Tradisi Jamasan Suro, Gunakan Air dari 7 Sumber Bersejarah

21 Juni 2026
DPD Golkar Kabupaten Kediri Santuni Puluhan Anak Yatim dan Jaring Aspirasi Pendidikan di Momentum 10 Muharam

DPD Golkar Kabupaten Kediri Santuni Puluhan Anak Yatim dan Jaring Aspirasi Pendidikan di Momentum 10 Muharam

27 Juni 2026
Terima Aspirasi Warga Gereja, Cak Hadi Tegaskan Negara Harus Hadir Adil untuk Sekolah Negeri dan Swasta

Terima Aspirasi Warga Gereja, Cak Hadi Tegaskan Negara Harus Hadir Adil untuk Sekolah Negeri dan Swasta

22 Juni 2026
Tegaskan Sejarah, Warga Ploso Jombang Terbitkan Maklumat Kelahiran Bung Karno di Desa Rejoagung

Tegaskan Sejarah, Warga Ploso Jombang Terbitkan Maklumat Kelahiran Bung Karno di Desa Rejoagung

28 Juni 2026
Gus Qowim Buka Porsadin III Kota Kediri di PP HM Al Mahrusiyah, Ratusan Santri Siap Berkompetisi

Gus Qowim Buka Porsadin III Kota Kediri di PP HM Al Mahrusiyah, Ratusan Santri Siap Berkompetisi

20 Juni 2026

Untuk Anda

Sinergi TMMD ke-127, Pemkab Kediri Perkuat Tata Kelola Informasi Publik di Desa Gadungan
Nasional

Sinergi TMMD ke-127, Pemkab Kediri Perkuat Tata Kelola Informasi Publik di Desa Gadungan

14 Februari 2026
Bidik Sektor Sport Tourism, KONI Resmi Ajukan Kota Kediri Jadi Calon Tuan Rumah Porprov Jatim 2029
Olahraga

Bidik Sektor Sport Tourism, KONI Resmi Ajukan Kota Kediri Jadi Calon Tuan Rumah Porprov Jatim 2029

24 Juni 2026
adakita.news

PT. Adakita Aksara Media - ©2026

Informasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial

PT. Adakita Aksara Media - ©2026