ADAKITANEWS, Kediri – Jembatan Kaliombo I yang berlokasi di Jalan Urip Sumoharjo, Kota Kediri bakal ditutup secara total mulai 29 Mei 2026 hingga 11 Desember 2026 mendatang. Kebijakan sterilisasi jalur ini ditempuh menyusul dimulainya proyek rehabilitasi fisik pada konstruksi jembatan yang menjadi salah satu urat nadi penghubung utama rute Kediri–Tulungagung tersebut.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Kediri, Arief Cholisudin Yuswanto, mengutarakan bahwa penutupan jalur secara penuh ini terpaksa diberlakukan demi mendukung akselerasi pengerjaan di lapangan serta menjamin keselamatan para pengguna jalan.
“Karena proses rehab tersebut memerlukan sterilisasi jalan, maka jembatan harus ditutup penuh selama pengerjaan berlangsung,” ujarnya.
Guna mengantisipasi potensi penumpukan volume kendaraan dan kemacetan parah di sekitar titik proyek, Dinas Perhubungan Kota Kediri bersama jajaran Satlantas Polres Kediri Kota telah merumuskan skema rekayasa lalu lintas berkala.
Berdasarkan rancangan pengalihan arus, bagi armada bus yang melaju dari arah Surabaya dengan tujuan Tulungagung akan dialihkan rutenya untuk menyusuri koridor Jalan Mayor Bismo, Jalan Diponegoro, Jalan Imam Bonjol, hingga langsung menembus ke Jalan Sersan Suharmadji.
Sementara untuk klasifikasi kendaraan pribadi maupun roda dua (sepeda motor), petugas mengarahkannya untuk melintasi jalur alternatif via Simpang Empat Alun-Alun Kota Kediri, Jalan Brigjen Katamso, Simpang Empat Baruna, dan mengarah ke Jalan Kaliombo.
Arief mengimbau kepada segenap lapisan masyarakat dan pengguna jalan agar mengalokasikan waktu perjalanan dengan cermat selama periode pengerjaan infrastruktur ini berlangsung. Pengendara juga diminta kooperatif mematuhi arahan personel pengamanan serta petunjuk rambu portabel yang telah disebar di berbagai titik pengalihan arus.
“Kami berharap masyarakat bisa memahami kondisi ini dan mengikuti rekayasa lalu lintas yang sudah disiapkan agar mobilitas tetap lancar dan aman,” tambahnya.(*)











