ADAKITANEWS, Kediri – Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati mendampingi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat dalam kegiatan Sapa Bansos sekaligus penyerahan simbolis bantuan sosial dan tali asih bagi pilar kesejahteraan sosial Kota Kediri tahun 2026. Kegiatan berlangsung di halaman Balai Kota Kediri, Sabtu (23/5/2026).
Dalam sambutannya, Khofifah menyampaikan pilar kesejahteraan sosial memiliki peran penting sebagai perpanjangan tangan pemerintah dalam menjangkau masyarakat penerima bantuan.
“Terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat. Apa yang kita lakukan hari ini semoga memberikan banyak manfaat dan kebaikan bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Wali Kota Kediri yang akrab disapa Mbak Wali mengatakan kehadiran Gubernur Jawa Timur menjadi bentuk perhatian nyata kepada masyarakat Kota Kediri, khususnya kelompok rentan dan para pejuang kesejahteraan sosial.
“Kami juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan Sapa Bansos ini, yang menjadi momentum penyaluran bantuan sosial sekaligus bentuk penguatan perhatian dan kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Menurut Vinanda, bantuan sosial dan tali asih tersebut diberikan kepada berbagai kelompok penerima manfaat serta pilar kesejahteraan sosial di Kota Kediri. Bantuan itu diharapkan mampu meringankan beban ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat perlindungan sosial. Ia menambahkan, program tersebut sejalan dengan komitmen Pemerintah Kota Kediri dalam menekan angka kemiskinan, memperkuat perlindungan sosial, serta membangun ekonomi masyarakat yang lebih mandiri dan produktif.
“Saat ini kami juga sedang melakukan verifikasi dan validasi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional atau DTSEN yang terintegrasi dengan data daerah. Program ini untuk memastikan bantuan sosial benar-benar tepat sasaran dan sesuai kondisi riil masyarakat,” ungkapnya.
Wali kota termuda di Kota Kediri itu juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pilar kesejahteraan sosial, seperti TKSK, pendamping PKH Plus, Taruna Siaga Bencana (Tagana), dan relawan sosial yang selama ini aktif mendampingi masyarakat.
“Peran panjenengan semua sangat penting sebagai ujung tombak pelayanan sosial di tengah masyarakat. Semoga kegiatan ini semakin memperkuat sinergi pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan kesejahteraan sosial yang lebih baik di Kota Kediri,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, sejumlah bantuan sosial disalurkan kepada penerima manfaat. Bantuan Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas (ASPD) diberikan kepada 55 penerima dengan nominal Rp900 ribu per triwulan. Bantuan Sosial PKH Plus disalurkan kepada 485 keluarga penerima manfaat dengan nilai Rp2 juta per tahun. Selain itu, bantuan KIP PPKS Jawara diberikan kepada 24 penerima sebesar Rp3 juta per tahun. Bantuan Langsung Tunai (BLT) DBHCHT bagi buruh pabrik rokok lintas wilayah disalurkan kepada 250 penerima dengan nominal Rp1 juta per tahun.
Pemerintah juga menyerahkan zakat produktif kepada 50 penerima masing-masing Rp500 ribu. Bantuan operasional untuk pendamping PKH Plus diberikan sebesar Rp900 ribu per triwulan, bantuan sosial untuk Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) sebesar Rp1,5 juta per triwulan, serta tali asih bagi anggota Tagana senilai Rp750 ribu per triwulan. Seluruh penerima bantuan juga memperoleh paket sembako. Usai kegiatan penyaluran bantuan sosial, Vinanda Prameswati turut mendampingi Khofifah meninjau pelaksanaan pasar murah di Kelurahan Semampir.(*)











