• Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan
adakita.news
Advertisement
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
adakita.news
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
adakita.news
No Result
View All Result
Home Nasional

Dongkrak Daya Saing, Kemenperin dan Pemkot Kediri Gelar Bimtek Diversifikasi Tenun Ikat

Rochmatullah KurniawanbyRochmatullah Kurniawan
18 Mei 2026
Dongkrak Daya Saing, Kemenperin dan Pemkot Kediri Gelar Bimtek Diversifikasi Tenun Ikat

Baca Juga

Panggung Gembira Ponpes Wali Barokah Meriahkan HUT ke-81 RI, Gus Qowim Tekankan Pentingnya Kebersamaan

Pembekalan Pramuwisata Jelang Grand Final Panji Galuh Kota Kediri 2026

Hadiri Haul ke-2 Gus Lik di Jamsaren, Gus Qowim Kenang Sosok Almarhum dan Doakan Kediri Tetap Tenteram

ADAKITANEWS, Kediri – Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian Republik Indonesia berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Kediri menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Diversifikasi Produk Tenun Ikat guna meningkatkan daya saing produk fesyen berbasis tenun lokal. Kegiatan yang berlangsung di salah satu hotel di Kota Kediri pada 18–22 Mei 2026 itu diikuti 20 pelaku IKM fashion dan pengrajin tenun.

Bimtek tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT Dewan Kerajinan Nasional ke-46 dan bertujuan mendorong pengrajin lokal naik kelas agar mampu bersaing di pasar domestik maupun internasional.

Direktur Industri Kecil dan Menengah Kimia, Sandang dan Kerajinan Kementerian Perindustrian RI, Budi Setiawan, mengatakan Kota Kediri dipilih karena memiliki potensi Tenun Ikat yang dinilai sangat luar biasa.

“Secara teknis produk tenun di Kota Kediri sudah sangat baik, untuk itu kita kolaborasikan IKM tenun dan IKM fashion di Kota Kediri agar nantinya bisa menghasilkan produk jadi seperti tas, baju atau produk aksesoris yang semakin diminati masyarakat,” terangnya.

Menurut Budi, bimtek kali ini tidak lagi berfokus pada teknik dasar menenun, melainkan lebih diarahkan pada pengembangan desain dan diversifikasi produk agar memiliki nilai tambah lebih tinggi. Untuk mendukung pelatihan tersebut, Universitas Ciputra dilibatkan sebagai pemateri utama.

“Kami melihat jurusan desain di Universitas Ciputra sangat luar biasa. Melalui kolaborasi ini, kain tenun tidak hanya akan diolah menjadi pakaian biasa, melainkan didiversifikasikan menjadi produk fashion bernilai tinggi seperti tas, sepatu, dan lainnya,” ujarnya.

Selama lima hari pelatihan intensif, peserta ditargetkan mampu menghasilkan dua produk fesyen berbasis tenun sebagai prototipe dalam waktu satu bulan setelah pelatihan. Peserta juga mendapat fasilitas konsultasi daring, bantuan biaya produksi, serta uang transportasi. Sebagai tindak lanjut, hasil produk peserta nantinya akan diikutsertakan dalam pameran bertema Swarna Wastra yang digelar pada 9–11 Juni 2026.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Kota Kediri, Faiqoh Azizah, menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Perindustrian RI yang kembali mempercayai Kota Kediri sebagai bagian dari program penguatan industri kreatif berbasis budaya lokal.

“Kami sangat bahagia dan bangga karena Kota Kediri kembali dipercaya untuk menjadi bagian dari program penguatan industri kreatif berbasis budaya lokal ini,” jelas perempuan yang akrab disapa Ning Faiqoh itu.

Menurutnya, Tenun Ikat bukan sekadar kain tradisional, tetapi telah menjadi identitas budaya dan kebanggaan Kota Kediri. Namun di tengah perkembangan industri kreatif yang semakin dinamis, pelaku usaha dituntut terus kreatif dan inovatif mengikuti perkembangan tren pasar. Ia berharap bimtek tersebut mampu menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kreativitas pelaku IKM melalui pengembangan desain, kombinasi warna, motif, bahan baku, hingga inovasi produk yang relevan dengan kebutuhan pasar modern.

“Saya berharap adanya kesinambungan yang kuat antara penyedia kain tenun dengan proses kreatif sehingga akan tercipta ekosistem usaha yang saling menguatkan dan berkelanjutan. Manfaatkan bimtek ini dengan sebaik-baiknya, bertukar ide, membangun jejaring dan menghasilkan produk unggulan yang memiliki daya saing,” pungkasnya.(*)

Tags: Dekranasda KediriFaiqoh AzizahIKM FashionIndustri KreatifKediriKemenperinTenun Ikat KediriUniversitas Ciputra

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending Minggu Ini

Dukung Ekonomi Kerakyatan, Anggota DPRD Jatim Cak Hadi Bagi-Bagi 200 Kg Telur untuk Warga

Dukung Ekonomi Kerakyatan, Anggota DPRD Jatim Cak Hadi Bagi-Bagi 200 Kg Telur untuk Warga

21 Agustus 2026

Sarmuji Dorong Integrasi Basis Data Nasional Melalui Sensus Ekonomi 2026

22 Agustus 2026
Ribuan Santri Ponpes Wali Barokah Kediri Gelar Upacara Peringatan HUT Ke-81 RI

Ribuan Santri Ponpes Wali Barokah Kediri Gelar Upacara Peringatan HUT Ke-81 RI

18 Agustus 2026
KAI Daop 7 Madiun Gelar Bakti Sosial Rail Clinic di Stasiun Geneng dan Salurkan Bantuan

KAI Daop 7 Madiun Gelar Bakti Sosial Rail Clinic di Stasiun Geneng dan Salurkan Bantuan

19 Agustus 2026
FKIJK Kediri-Madiun Gelar Financial Journalist Class Sesi 1, Perkuat Sinergi Perbankan dan Insan Pers

FKIJK Kediri-Madiun Gelar Financial Journalist Class Sesi 1, Perkuat Sinergi Perbankan dan Insan Pers

28 Juli 2026

Untuk Anda

Inflasi Kota Kediri Februari 2026 Terkendali di Angka 0,87 Persen
Ekonomi

Inflasi Kota Kediri Februari 2026 Terkendali di Angka 0,87 Persen

3 Maret 2026
Gus Qowim Hadiri Pertemuan Rutin HIMASAL, Tekankan Pentingnya Sinergi Ulama dan Umara
Nasional

Gus Qowim Hadiri Pertemuan Rutin HIMASAL, Tekankan Pentingnya Sinergi Ulama dan Umara

10 Mei 2026
adakita.news

PT. Adakita Aksara Mediatama - ©2026

Informasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

Follow Us

No Result
View All Result
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial

PT. Adakita Aksara Mediatama - ©2026