• Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
adakita.news
Advertisement
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
adakita.news
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
adakita.news
No Result
View All Result
Home Nasional

Jatim Siaga Kemarau Panjang 240 Hari, Wabup Salmanudin Pastikan Jombang Siapkan Langkah Preventif

Rochmatullah KurniawanbyRochmatullah Kurniawan
7 April 2026
Jatim Siaga Kemarau Panjang 240 Hari, Wabup Salmanudin Pastikan Jombang Siapkan Langkah Preventif

Baca Juga

Dampingi Khofifah di Acara Sapa Bansos, Mbak Wali Tegaskan Komitmen Penyaluran Tepat Sasaran

Syiarkan Nilai Al-Qur’an, Sekdakab Jombang Resmi Buka MTQ ke-32 Tingkat Kabupaten

Perkuat Sinergi Pusat-Daerah, Pemkab Jombang Optimis Wujudkan Asta Cita

ADAKITANEWS, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menginstruksikan seluruh kepala daerah meningkatkan kewaspadaan menghadapi puncak musim kemarau 2026.

Instruksi tersebut disampaikan dalam Rakor Penanganan Dampak Hidrometeorologi dan Potensi Kemarau Panjang di Dyandra Convention Center, Surabaya, Selasa (7/4/2026).

Hadir dari Kabupaten Jombang, Wakil Bupati M. Salmanudin bersama Kepala Dinas Pertanian, Kalaksana BPBD Wiku Birawa, serta Kepala Satpol PP Samsudi.

Khofifah menegaskan bahwa perubahan iklim saat ini merupakan tantangan nyata yang menuntut respons cepat, terukur, dan berbasis data dari pemerintah daerah.

Berdasarkan data BMKG, puncak kemarau di Jawa Timur diperkirakan terjadi pada Agustus dengan durasi ekstrem mencapai 240 hari di beberapa titik.

“Respons kita tidak boleh biasa-biasa saja atau sekadar reaktif, tetapi harus proaktif menyusun rencana aksi sebelum bencana terjadi,” tegas Khofifah.

Gubernur meminta para bupati dan wali kota segera memetakan wilayah rawan kekeringan guna menjamin ketersediaan air bersih bagi seluruh masyarakat.

Fokus utama lainnya adalah penguatan pemantauan titik api (hotspot) untuk mencegah meluasnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama musim kering.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Wakil Bupati Jombang M. Salmanudin menyatakan akan segera mengonsolidasikan lintas sektor di lingkup Pemkab Jombang.

“Kami tidak akan menunggu puncak kemarau datang. Sesuai arahan Ibu Gubernur, sinergi lintas OPD segera menyusun plan of action,” ujar Salmanudin.

Wabup menekankan bahwa fokus utama Jombang adalah memastikan distribusi air bersih dan menjaga produktivitas sektor pertanian agar tetap stabil.

Langkah antisipasi juga diarahkan pada pencegahan karhutla di wilayah hutan Jombang melalui koordinasi intensif dengan jajaran samping dan Perhutani.

Salmanudin juga mengingatkan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menghadapi kondisi cuaca ekstrem yang diprediksi berlangsung cukup lama ini.

Warga Jombang diimbau untuk lebih bijak dalam menggunakan air bersih serta menghindari aktivitas yang dapat memicu kebakaran di area terbuka.

“Sinergi pemerintah dan kesadaran masyarakat adalah kunci agar Jombang tetap aman dan produktif selama kemarau panjang ini,” pungkas Salmanudin.(*)

Tags: BPBD JombangInfo JombangJombang Siaga KemarauKarhutla JatimKekeringan Jatim 2026Khofifah Indar ParawansaM. SalmanudinPemkab Jombang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending Minggu Ini

Pengamat Soroti Kritik Ari Yusuf Amir yang Dinilai Bangun Persepsi Negatif terhadap Penegakan Hukum

Pengamat Soroti Kritik Ari Yusuf Amir yang Dinilai Bangun Persepsi Negatif terhadap Penegakan Hukum

28 Mei 2026
Penjualan Hewan Kurban di Kota Kediri Lesu, Efek Lonjakan Harga Akibat Nilai Tukar Mata Uang

Penjualan Hewan Kurban di Kota Kediri Lesu, Efek Lonjakan Harga Akibat Nilai Tukar Mata Uang

26 Mei 2026
JLS Rempi Betet Jadi Ruang Ekonomi Baru, Nongkrong Sore Berubah Gerakkan UMKM Warga

JLS Rempi Betet Jadi Ruang Ekonomi Baru, Nongkrong Sore Berubah Gerakkan UMKM Warga

25 Januari 2026
Inflasi Kota Kediri Februari 2026 Terkendali di Angka 0,87 Persen

Inflasi Kota Kediri Februari 2026 Terkendali di Angka 0,87 Persen

3 Maret 2026
Perkuat Ukhuwah, Golkar Kabupaten Kediri Bagikan 500 Paket Daging Kurban

Perkuat Ukhuwah, Golkar Kabupaten Kediri Bagikan 500 Paket Daging Kurban

30 Mei 2026

Untuk Anda

TMMD ke-127 Kediri: Cegah Stunting Lewat Pelatihan Tata Boga, Warga Desa Gadungan Belajar Olah Dimsum Bergizi
Kuliner

TMMD ke-127 Kediri: Cegah Stunting Lewat Pelatihan Tata Boga, Warga Desa Gadungan Belajar Olah Dimsum Bergizi

11 Februari 2026
DPRD Kabupaten Kediri Setujui Raperda Penanaman Modal dan Perlindungan Petani, Ketut Gutomo: Segera Tindak Lanjuti!
Nasional

DPRD Kabupaten Kediri Setujui Raperda Penanaman Modal dan Perlindungan Petani, Ketut Gutomo: Segera Tindak Lanjuti!

8 April 2026
adakita.news

PT. Adakita Aksara Media - ©2026

Informasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial

PT. Adakita Aksara Media - ©2026