ADAKITANEWS, Kediri – Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, meninjau langsung progres rehabilitasi gedung Pemerintah Kabupaten Kediri pascakebakaran hebat Agustus 2025 lalu.
Dalam peninjauan tersebut, Mas Dhito menyebutkan bahwa pengerjaan fisik kompleks perkantoran saat ini telah mencapai angka 68 persen.
“Progres pengerjaan sudah 68 persen, jadi masih menyisakan sekitar 32 persen lagi untuk penyelesaian,” ujar Mas Dhito usai mengecek area Kantor Bupati.
Didampingi Plt Kepala Dinas Perkim, Irwan Candra Wahyu Purnama, bupati muda ini menyisir area Kantor Bupati/Wakil Bupati hingga Gedung Sekretariat Daerah.
Mas Dhito menilai proses rehabilitasi berjalan cukup cepat dan ia optimis gedung tersebut dapat segera difungsikan kembali untuk pelayanan publik.
Meskipun secara struktur tidak banyak berubah, pemkab melakukan peningkatan signifikan pada aspek keamanan gedung guna mengantisipasi insiden serupa.
Salah satu fokus utama adalah penyediaan jalur emergency exit serta instalasi sistem pemadam kebakaran yang sebelumnya belum tersedia secara memadai.
“Faktor pengamanan menjadi perhatian serius kami, terutama pengadaan sistem pemadam kebakaran di setiap sudut gedung,” tegas Mas Dhito.
Selain perkantoran, proyek ini juga mencakup pembangunan Sekolah Rakyat di Kecamatan Plosoklaten yang progresnya terus dikebut oleh pemerintah daerah.
Guna mempercepat penyelesaian, jumlah tenaga kerja di lapangan akan ditambah dari 524 orang menjadi sekitar 800 orang pekerja bangunan.
Mas Dhito berharap pembangunan Sekolah Rakyat tersebut rampung tepat waktu agar para siswa bisa segera pindah dari lokasi sementara di Tarokan.
“Semoga tahun ini anak-anak didik kita sudah bisa menempati gedung Sekolah Rakyat yang baru di Plosoklaten,” tambahnya penuh harap.
Pemerintah Kabupaten Kediri menargetkan seluruh fasilitas pelayanan publik kembali berjalan optimal dengan standar keamanan yang jauh lebih modern.
Penambahan personel pekerja dilakukan sebagai strategi taktis agar seluruh target pembangunan fisik di Kabupaten Kediri selesai sebelum akhir tahun anggaran.
Langkah percepatan ini diharapkan dapat memulihkan kenyamanan kerja aparatur sipil negara (ASN) serta meningkatkan kualitas layanan bagi seluruh warga Kediri.(*)













