ADAKITANEWS, Madiun – Guna mendukung kelancaran arus mudik dan balik pada Angkutan Lebaran 1447 H/2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun mengoperasikan sebanyak 264 perjalanan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ). Layanan ini tersedia selama periode 11 Maret hingga 1 April 2026.
Secara rata-rata, terdapat 12 perjalanan KAJJ setiap harinya. Jumlah ini belum termasuk layanan Kereta Api Motor Gratis (Motis) yang disediakan pemerintah untuk mendukung mobilitas masyarakat selama masa Lebaran.
Manajer Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen penuh untuk menghadirkan layanan transportasi yang mengedepankan aspek keamanan, kenyamanan, serta ketepatan waktu.
“KAI Daop 7 Madiun terus berupaya menghadirkan perjalanan mudik yang selamat, aman, dan nyaman bagi masyarakat. Dengan dukungan operasional yang optimal, kami berharap seluruh pelanggan dapat menikmati perjalanan yang menyenangkan,” ujar Tohari pada Rabu (18/3/2026).
Berdasarkan data terbaru per Rabu (18/3/2026), total pemesanan tiket di wilayah Daop 7 untuk periode Angkutan Lebaran mencapai 323.465 pelanggan. Dari jumlah tersebut, tercatat 150.826 penumpang yang berangkat (naik) dan 172.639 penumpang yang tiba (turun) di berbagai stasiun wilayah Daop 7 Madiun.
Khusus untuk periode pra-Lebaran (11–20 Maret 2026), volume penumpang mencapai 174.219 orang, dengan rincian 61.077 pelanggan naik dan 113.142 pelanggan turun.
Adapun lonjakan volume penumpang tertinggi sementara tercatat pada tanggal-tanggal berikut:
– 17 Maret 2026: 21.681 pelanggan.
– 14 Maret 2026: 19.874 pelanggan.
– 18 Maret 2026: 19.369 pelanggan (data sementara dan masih terus berkembang).
Tingginya angka kedatangan di wilayah Madiun dan sekitarnya mengukuhkan kawasan ini sebagai salah satu destinasi utama mudik masyarakat dari berbagai daerah.
KAI Daop 7 Madiun memberikan imbauan tegas agar para pelanggan senantiasa waspada terhadap barang bawaan mereka agar tidak tertinggal, baik di dalam gerbong maupun di lingkungan stasiun. Selain itu, penumpang diminta mematuhi regulasi yang berlaku, termasuk larangan merokok di sembarang tempat selain di area yang telah disediakan.
Untuk mempermudah pemantauan ketersediaan kursi secara real time dan pemesanan tiket, KAI menyarankan pelanggan untuk menggunakan aplikasi Access by KAI.
“Kami berkomitmen menghadirkan pengalaman mudik yang aman, nyaman, dan berkesan bagi seluruh pelanggan,” pungkas Tohari.(*)












