ADAKITANEWS, Madiun – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun terus mengoptimalkan potensi perusahaan melalui pengembangan bisnis non-inti di luar layanan utama angkutan penumpang dan barang. Langkah strategis ini dilakukan sebagai upaya berkelanjutan untuk meningkatkan pendapatan perusahaan sekaligus memaksimalkan pemanfaatan aset properti yang dimiliki.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menjelaskan bahwa optimalisasi aset properti kini menjadi salah satu fokus utama dalam pengembangan bisnis tersebut. Pemanfaatan aset ini mencakup pengelolaan lahan dan bangunan di sekitar stasiun menjadi area komersial yang produktif, seperti kios, ruang iklan, hingga fasilitas parkir modern.
“Pengembangan bisnis non-core kini menjadi salah satu fokus utama KAI Daop 7 Madiun. Kami berupaya memanfaatkan setiap aset yang dimiliki agar memiliki nilai tambah secara ekonomi, sekaligus meningkatkan kontribusi pendapatan bagi perusahaan,” ujarnya.
Selain optimalisasi aset fisik, KAI Daop 7 Madiun juga memperkuat layanan berbasis hospitality dengan membangun sinergi ekosistem transportasi. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah menjalin kolaborasi dengan layanan transportasi daring untuk mempermudah akses lanjutan bagi pelanggan yang tiba di Stasiun Madiun.
Sebagai bagian dari inovasi tersebut, KAI menghadirkan fasilitas lounge khusus yang dapat digunakan pelanggan untuk menunggu transportasi lanjutan dengan suasana lebih nyaman dan layanan yang lebih personal. Fasilitas ini mulai dapat dinikmati oleh pelanggan sejak Jumat (1/5/2026). Dalam peluncurannya, KAI Daop 7 Madiun juga menyapa pelanggan yang baru tiba serta membagikan merchandise kepada pengguna layanan transportasi daring di area lounge tersebut.
“Sinergi ini adalah langkah nyata kami dalam membangun ekosistem layanan terintegrasi. Kami ingin memastikan bahwa pengalaman pelanggan tidak berhenti saat turun dari kereta api, namun terus berlanjut melalui fasilitas yang nyaman dan relevan dengan kebutuhan perjalanan masa kini,” tambah Tohari.
Pengembangan fasilitas lounge dan integrasi transportasi ini menjadi bagian dari upaya KAI dalam meningkatkan standar pelayanan berbasis hospitality. Dengan menghadirkan nilai tambah pada fasilitas stasiun, KAI berharap mampu meningkatkan kepuasan pelanggan secara keseluruhan sekaligus memperkuat bisnis perusahaan melalui sektor non-angkutan.(*)











