ADAKITANEWS, Kediri – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 di Desa Gadungan, Kecamatan Puncu, membuktikan bahwa pembangunan tidak melulu soal fisik. Melalui agenda nonfisik, puluhan warga mendapatkan pembekalan strategis terkait pengelolaan limbah domestik dalam bimbingan teknis yang digelar Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kediri di Pendopo Kampung Petung, Dusun Templek, Selasa (24/2/2026).
Kegiatan edukatif ini menjadi ruang diskusi interaktif bagi warga untuk membedah kebiasaan buruk, seperti membakar sampah atau membuangnya ke aliran sungai. Penyuluh Lingkungan Hidup Ahli Muda DLH Kabupaten Kediri, Meika Dwi Nastiti, menegaskan bahwa perubahan besar harus dimulai dari unit terkecil, yakni dapur rumah tangga.
“Sebagian besar sampah kita itu organik, sisa makanan. Jumlahnya lebih dari 60 persen. Kalau ini bisa diselesaikan di rumah, beban di hilir akan jauh berkurang,” ungkap Meika di hadapan para peserta.
Meika memaparkan bahwa peran aktif masyarakat kini menjadi kunci utama, mengingat kapasitas Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) yang kian terbatas. Langkah konkret yang disarankan adalah pemilahan sampah sejak dari sumbernya. Limbah organik dapat diolah menjadi kompos atau dipendam, sementara sampah anorganik yang memiliki nilai ekonomis dapat disalurkan melalui Bank Sampah atau TPS 3R.
“Yang penting dipilah dulu. Jangan semuanya dicampur. Kalau sudah tercampur, sulit ditangani,” tambahnya. Ia juga memperingatkan warga mengenai dampak buruk membakar sampah plastik yang menghasilkan asap beracun bagi kesehatan pernapasan.
Dalam sesi tersebut, tim DLH turut mendemonstrasikan penggunaan alat pengolahan sampah sederhana yang mudah diaplikasikan secara mandiri maupun berkelompok oleh warga desa.
Perwira Koordinator TMMD sekaligus Pasi Ter Kodim 0809/Kediri, Kapten Inf Arif Wahyudi, melalui Babinsa Koramil 0809/21 Puncu, Sertu Brahmana, menyatakan bahwa literasi lingkungan adalah fondasi penting dalam membangun kemandirian desa.
“TMMD bukan hanya membangun jalan atau fasilitas umum, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat. Kalau lingkungan bersih, kesehatan meningkat, desa pun lebih nyaman,” tegasnya.
Sinergi antara TNI dan Pemerintah Kabupaten Kediri ini diharapkan mampu mengubah perilaku masyarakat Desa Gadungan dalam mereduksi volume sampah. Dengan perubahan kebiasaan kecil di rumah, kelestarian lingkungan dan kualitas kesehatan desa dapat terjaga secara berkelanjutan.(*)











