adakita.news
Advertisement
  • Nasional
    • Desa Kita
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
adakita.news
  • Nasional
    • Desa Kita
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
adakita.news
No Result
View All Result
Home Hukum & Kriminal

Bupati Jombang Tekankan Perlindungan Anak dan Pencegahan Kekerasan Seksual di Pesantren

RedaksibyRedaksi
14 Desember 2025
Bupati Jombang Tekankan Perlindungan Anak dan Pencegahan Kekerasan Seksual di Pesantren

Baca Juga

Maraknya Pelanggaran di Perlintasan Sebidang, KAI Daop 7 Madiun Imbau Pengendara Disiplin Berlalu Lintas

Pemkot Kediri dan Pemprov Jatim Gelar Edukasi Pelindungan Anak di Ruang Digital

Berburu Tiket Kejurnas 2026, Jombang Jadi Tuan Rumah Kejurprov Bola Voli U-19 Antarklub Se-Jatim

ADAKITANEWS, Jombang – Bupati Jombang Warsubi menegaskan bahwa upaya perlindungan anak serta pencegahan kekerasan seksual di lingkungan pendidikan merupakan tanggung jawab kolektif semua pihak. Penegasan tersebut disampaikan saat menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada kegiatan Sosialisasi Modul Anti Pencabulan di Lingkungan Pesantren yang diselenggarakan Pengurus Pusat Harakah Majelis Taklim (PP HMT) di Pondok Pesantren Mambaul Ma’arif, Denanyar, Minggu (14/12/2025).

Kehadiran Bupati Jombang didampingi Wakil Bupati Salmanudin, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jombang Yuliati Nugrahani Warsubi, Ning Ema Erfina, Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang Agus Purnomo beserta istri, Ustadzah Hj. Nuryati Murtadho, Ketua PP HMT Dr. Hj. Ida Fauziyah, M.Si., selaku pembina PP HMT, serta para kepala OPD terkait menunjukkan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Jombang terhadap inisiatif perlindungan anak.

Dalam sambutannya, Warsubi menyampaikan apresiasi kepada PP HMT atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai sosialisasi modul ini sebagai ikhtiar penting untuk memperkuat perlindungan bagi santri dan seluruh anak di lembaga pendidikan.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Jombang, saya menyambut baik kegiatan ini sebagai upaya memperkuat perlindungan bagi para santri dan anak-anak di lembaga pendidikan agar dapat belajar dalam situasi yang aman, nyaman, dan terlindungi,” ujarnya.

Bupati Warsubi juga menyinggung peran strategis pesantren dalam menciptakan lingkungan yang bebas dari segala bentuk kekerasan seksual. Menurutnya, ancaman kekerasan seksual dapat terjadi pada siapa saja dan tidak mengenal gender.

“Upaya perlindungan ini menjadi tanggung jawab kita bersama. Pesantren harus ikut andil memastikan lingkungan yang bebas dari segala bentuk kekerasan seksual,” tandasnya.

Ia menekankan pentingnya langkah pencegahan sejak dini yang dilakukan secara serius, terukur, dan berkelanjutan. Melalui sosialisasi ini, diharapkan para santri tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga pemahaman mendasar mengenai perbedaan pelecehan, kekerasan seksual, dan pencabulan guna memutus rantai kejadian sejak awal.

“Ancaman kekerasan seksual di lingkungan pendidikan, termasuk pesantren, tidak bisa dianggap enteng,” tegasnya.

Secara khusus, Bupati meminta pihak pesantren memahami metode deteksi dini, pengawasan, serta mekanisme perlindungan yang efektif dalam kehidupan pondok. Ia menegaskan pesantren harus menjadi tempat yang aman, nyaman, dan berfungsi membentuk karakter santri.

Sebagai penutup, Warsubi menekankan pentingnya kolaborasi erat antara pengasuh, asatidz, pengurus, dan masyarakat dalam membangun sistem perlindungan yang berkelanjutan.

“Tidak hanya melalui pengawasan struktural, tetapi juga dengan membangun budaya komunikasi yang terbuka, penanaman nilai saling menghormati, serta keberanian melaporkan setiap indikasi tindakan mencurigakan, sehingga pesantren benar-benar menjadi ruang aman bagi tumbuh kembang santri,” tandasnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Harakah Majelis Taklim yang aktif mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya perlindungan anak melalui modul tersebut.

“Semoga langkah baik ini membawa manfaat besar dan menjadi sarana menjaga generasi kita dari segala bentuk kejahatan seksual,” pungkasnya.

Sosialisasi ini menghadirkan dua narasumber, yakni Nyai Dr. Hj. Wiwik Siti Sajaroh, M.Ag dan Nyai Elvi Nikmah Hamidah Hanum.(*)

Tags: Agus PurnomoBudaya komunikasi terbukaBupati Jombang WarsubiDeteksi dini kekerasan seksualHarakah Majelis TaklimIda FauziyahjombangKabupaten JombangKarakter santriKolaborasi pesantren dan pemerintahLingkungan pendidikan amanModul anti pencabulanNing Ema ErfinaNyai Elvi Nikmah Hamidah HanumNyai Wiwik Siti SajarohPencegahan kekerasan seksualPerlindungan anakPondok Pesantren Mambaul Ma’arif DenanyarPP HMTSosialisasi pesantrenUstadzah Hj. Nuryati MurtadhoWakil Bupati SalmanudinYuliati Nugrahani Warsubi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending Minggu Ini

Rincian Lengkap Mutasi Pejabat Eselon 2, 3, dan 4 Pemkot Kediri yang Dilantik Wali Kota Vinanda Prameswati

Rincian Lengkap Mutasi Pejabat Eselon 2, 3, dan 4 Pemkot Kediri yang Dilantik Wali Kota Vinanda Prameswati

2 September 2026
Kurang dari 24 Jam! Polsek Ngunut Bekuk Emak-Emak Terduga Pencuri Mobil Honda Jazz Tetangga

Kurang dari 24 Jam! Polsek Ngunut Bekuk Emak-Emak Terduga Pencuri Mobil Honda Jazz Tetangga

28 Oktober 2026
Dukung Ekonomi Kreatif, Pemkot Kediri dan OJK Gelar Financial Festival 2026

Dukung Ekonomi Kreatif, Pemkot Kediri dan OJK Gelar Financial Festival 2026

25 Oktober 2026
Tunjukkan Daya Juang Tinggi, Mahasiswa KIP Kuliah UNP Kediri Raih Apresiasi Wamendiktisainstek

Tunjukkan Daya Juang Tinggi, Mahasiswa KIP Kuliah UNP Kediri Raih Apresiasi Wamendiktisainstek

29 Oktober 2026
Atasi Kekeringan, DPD Golkar Kabupaten Kediri Salurkan 25 Ribu Liter Air Bersih di Kepung

Atasi Kekeringan, DPD Golkar Kabupaten Kediri Salurkan 25 Ribu Liter Air Bersih di Kepung

25 Oktober 2026

Untuk Anda

Mbak Wali Sambut Komunitas HDCI di Kediri, Kenalkan Potensi Wisata dan Ekonomi Kreatif
Nasional

Mbak Wali Sambut Komunitas HDCI di Kediri, Kenalkan Potensi Wisata dan Ekonomi Kreatif

9 Mei 2026
KAI Daop 7 Madiun Gelar Edukasi HIV/AIDS demi Wujudkan Lingkungan Kerja Sehat dan Inklusif
Kesehatan

KAI Daop 7 Madiun Gelar Edukasi HIV/AIDS demi Wujudkan Lingkungan Kerja Sehat dan Inklusif

10 Juli 2026
adakita.news

PT. Adakita Aksara Mediatama - ©2026

Informasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer/Klausula
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial

PT. Adakita Aksara Mediatama - ©2026