ADAKITANEWS, Bogor – Bupati Jombang Warsubi, S.H., M.Si., bersama Wakil Bupati Salmanudin, S.Ag., M.Pd., serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Jombang menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC), Senin (2/2/2026).
Rakornas yang dibuka langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto tersebut dihadiri lebih dari 4.000 peserta yang terdiri atas jajaran kementerian dan lembaga, kepala daerah, pimpinan DPRD, TNI, Polri, Kejaksaan, hingga Badan Pusat Statistik dari seluruh Indonesia. Kegiatan ini mengusung tema Sinergi Pusat dan Daerah dalam Implementasi Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas 2045.
Dalam taklimat pembukaan Rakornas, Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya “lompatan pembangunan” melalui sinergi total antara pemerintah pusat dan daerah untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Presiden menegaskan bahwa kemandirian bangsa menjadi fondasi utama, khususnya dalam bidang pangan dan energi.
“Kita harus swasembada. Kemandirian pangan dan energi adalah pilar kedaulatan bangsa,” tegas Presiden.
Kepala daerah diminta memastikan produksi pangan lokal mampu mencukupi kebutuhan masyarakat tanpa ketergantungan impor.
Di sektor energi, Presiden menyampaikan optimalisasi potensi kelapa sawit yang disebut sebagai miracle crop untuk dikembangkan menjadi biodiesel hingga bio-avtur guna mengurangi ketergantungan energi dari luar negeri. Selain itu, Presiden juga menyoroti Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang saat ini telah menjangkau sekitar 60 juta jiwa dan ditargetkan meningkat menjadi 82 hingga 85 juta penerima pada akhir tahun 2026.
Program MBG saat ini didukung oleh 22.270 dapur operasional yang telah menyerap sekitar satu juta tenaga kerja. Jumlah tersebut diproyeksikan meningkat hingga lima juta orang seiring tercapainya target nasional.
Presiden juga menginstruksikan penguatan Koperasi Desa Merah Putih yang dilengkapi gudang, cold storage, serta armada logistik. Salah satu kebijakan spesifik yang disampaikan adalah Program Gentengisasi, yakni produksi bahan bangunan berupa genteng dan batako dari limbah batu bara untuk memenuhi kebutuhan perumahan desa agar tidak lagi bergantung pada seng yang mudah berkarat.
Di bidang pendidikan, Presiden menekankan percepatan digitalisasi dengan menyiapkan sarana dan prasarana sekolah berbasis teknologi untuk mendukung pembelajaran interaktif. Sementara itu, dalam aspek lingkungan, kepala daerah diminta menggalakkan Gerakan ASRI (Aman, Sehat, Rapi, Indah) serta mempercepat proyek waste to energy di 34 titik nasional, terutama di kawasan wisata.
Presiden Prabowo juga mengingatkan pentingnya integritas kepemimpinan serta kewaspadaan terhadap dinamika global.
“Negara ini dibangun atas pengorbanan rakyat yang sangat besar. Karena itu, kita harus benar-benar berbakti dan mengabdi kepada rakyat,” tandasnya.
Aparat penegak hukum, termasuk Kapolri, Jaksa Agung, KPK, dan Panglima TNI, dilibatkan untuk memastikan tidak terjadi penyimpangan anggaran dalam pelaksanaan program-program strategis tersebut di daerah.
Menanggapi arahan Presiden, Bupati Jombang Warsubi menyatakan kesiapan Pemerintah Kabupaten Jombang untuk menyelaraskan seluruh kebijakan daerah dengan program prioritas nasional.
“Kehadiran kami di Rakornas ini merupakan bentuk komitmen Kabupaten Jombang untuk tegak lurus terhadap instruksi Bapak Presiden. Seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Jombang dan Forkopimda siap mendukung penuh agar program strategis nasional berjalan maksimal di Jombang,” ujar Warsubi.(*)










