• Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
adakita.news
Advertisement
  • Nasional
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Peristiwa
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
adakita.news
  • Nasional
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Peristiwa
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
adakita.news
No Result
View All Result

Politik > Pemerintahan >

Kejati Jatim Bekali Santri Ponpes Al Ubaidah Nganjuk dengan Wawasan Kebangsaan untuk Tangkal Radikalisme

RedaksibyRedaksi
29 Januari 2026
Kejati Jatim Bekali Santri Ponpes Al Ubaidah Nganjuk dengan Wawasan Kebangsaan untuk Tangkal Radikalisme

Baca Juga

Bupati Jombang Hadiri Rakornas 2026, Tegaskan Komitmen Dukung Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas 2045

PWI Pusat Matangkan Persiapan Puncak Hari Pers Nasional 2026 di Serang

BPS Kota Kediri Catat Deflasi 0,37 Persen pada Januari 2026, Harga Pangan Jadi Penopang Utama

ADAKITANEWS, Nganjuk — Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur memberikan pembekalan kebangsaan kepada para santri Pondok Pesantren (Ponpes) Al Ubaidah, Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Kamis (29/1/2026). Kegiatan ini ditujukan bagi santri yang dipersiapkan menjadi juru dakwah LDII, dengan fokus penguatan moderasi beragama sebagai upaya menangkal paham radikalisme dan intoleransi.

Pembekalan tersebut dihadiri Kasi II Bidang Intelijen Kejati Jawa Timur Dwi Setyadi, didampingi Analis Data dan Informasi Bidang Intelijen Abdullah, beserta jajaran. Kegiatan berlangsung di lingkungan Ponpes Al Ubaidah dan diikuti sebanyak 1.066 santri.

Dalam pemaparannya, Abdullah menegaskan santri memiliki peran strategis sebagai agen toleransi dan perekat persatuan bangsa di tengah masyarakat yang majemuk. Ia mengingatkan agar santri memegang teguh prinsip khoirun nas anfauhum linnas dalam kehidupan bermasyarakat.
“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain. Nilai inilah yang harus dipegang santri ketika terjun dan mengabdi di tengah masyarakat,” ujarnya.

Abdullah juga menekankan pentingnya menyampaikan syiar Islam secara bijak, menyejukkan, dan tetap menghargai kearifan lokal selama tidak bertentangan dengan akidah maupun norma yang berlaku. Sikap saling menghargai, menurutnya, menjadi kunci utama menjaga kerukunan di tengah keberagaman.

Ia menegaskan bahwa Indonesia merupakan negara yang dibangun oleh seluruh elemen bangsa, bukan milik satu golongan atau agama tertentu. Pemahaman tersebut dinilai penting untuk mencegah tumbuhnya sikap eksklusif dan radikal.
“Indonesia ini negara beragama, bukan hanya milik umat Islam, tetapi negara bersama yang diperjuangkan oleh semua elemen sejak sebelum kemerdekaan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPW LDII Jawa Timur, Moch. Amrodji Konawi, menyampaikan bahwa penguatan nilai kebangsaan menjadi prioritas utama dalam 8 Bidang Pengabdian LDII untuk Bangsa.
“Kebangsaan menjadi yang pertama dan utama. Kita hidup di negara yang sangat majemuk, sehingga nilai-nilai kebangsaan harus terus dijaga,” ujarnya.

Amrodji menjelaskan, DPW LDII Jawa Timur secara aktif mendorong seluruh pondok pesantren dan DPD LDII kabupaten/kota se-Jawa Timur untuk memberikan edukasi kebangsaan kepada santri maupun warga LDII. Upaya tersebut dilakukan melalui masjid, musala, dan berbagai forum pembinaan dengan melibatkan banyak pihak.
“Pemuda adalah agent of change. Kita berharap mereka mampu membawa perubahan ke arah yang lebih baik,” katanya.

Pengasuh Ponpes Al Ubaidah Kertosono, Habib Ubaidillah Al Hasany, menambahkan bahwa Ponpes Al Ubaidah merupakan pusat pelatihan dai dan daiyah sebelum diterjunkan ke berbagai daerah di Indonesia. Karena itu, pihaknya membuka kerja sama dengan berbagai instansi, baik pemerintah daerah maupun pusat.
“Para santri yang dididik di sini nantinya akan disebar ke berbagai wilayah dan harus siap menghadapi tantangan dakwah yang semakin kompleks,” ujarnya.

Ia menegaskan, nilai kebersamaan, persatuan, dan kerja sama yang telah diwariskan para pendiri bangsa harus terus dijaga dan ditanamkan kepada generasi penerus. Nilai-nilai tersebut menjadi bekal penting bagi santri saat membina umat di tengah masyarakat yang beragam.(*)

Tags: DPW LDII Jawa TimurKejati Jawa TimurLDIIModerasi BeragamaNganjukPondok Pesantren Al UbaidahRadikalismeSantriToleransiWawasan Kebangsaan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending Minggu Ini

DPD Golkar Kabupaten Kediri Jenguk AR, Anak 10 Tahun Penderita Lepra di Gampengrejo

DPD Golkar Kabupaten Kediri Jenguk AR, Anak 10 Tahun Penderita Lepra di Gampengrejo

17 Januari 2026
Musda VI LDII Trenggalek Sinkronkan Visi Organisasi dengan Program “Kota Atraktif”

Musda VI LDII Trenggalek Sinkronkan Visi Organisasi dengan Program “Kota Atraktif”

28 Januari 2026
Observasi di PLK Unair Ungkap Peran Krusial Apoteker sebagai Garda Terakhir Keamanan Obat

Observasi di PLK Unair Ungkap Peran Krusial Apoteker sebagai Garda Terakhir Keamanan Obat

8 Desember 2025
Awali Kerja 2026, Bupati Warsubi Tekankan Disiplin ASN dan Dorong Pelayanan Publik Lebih Berkualitas

Awali Kerja 2026, Bupati Warsubi Tekankan Disiplin ASN dan Dorong Pelayanan Publik Lebih Berkualitas

2 Januari 2026
1.235 Atlet Pelajar Ramaikan Jombang Pencak Silat Championship II Piala Bupati 2026

1.235 Atlet Pelajar Ramaikan Jombang Pencak Silat Championship II Piala Bupati 2026

16 Januari 2026

Untuk Anda

Kereta Api Lokal Bias Jadi Andalan Transportasi Nataru, Okupansi Tembus 148 Persen
Ekonomi

Kereta Api Lokal Bias Jadi Andalan Transportasi Nataru, Okupansi Tembus 148 Persen

5 Januari 2026
Pemkab Kediri Tegaskan Komitmen Perkuat Sinergi dengan Imigrasi Kediri pada Hari Bakti ke-76
Nasional

Pemkab Kediri Tegaskan Komitmen Perkuat Sinergi dengan Imigrasi Kediri pada Hari Bakti ke-76

26 Januari 2026

adakita.news

PT. Adakita Citra Rahayu - ©2026

Informasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Nasional
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Peristiwa
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial

PT. Adakita Citra Rahayu - ©2026