ADAKITANEWS, Kediri – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Kediri Ahmad Zamroni mengajak para santri untuk menunjukkan kontribusi nyata bagi bangsa dan negara, alih-alih hanya sebatas bangga atas status kepesantrenannya. Imbauan tersebut disampaikannya saat menjadi narasumber seminar peringatan Hari Santri Nasional dan Hari Sumpah Pemuda 2026 di Gedung Wali Barokah, Kota Kediri, pada Selasa (27/10/2026).
Zamroni memaparkan bahwa santri dan ulama tercatat memiliki andil besar dalam perjalanan sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia. Kendati demikian, ia menekankan pentingnya mengapresiasi nilai sejarah tersebut lewat aksi konkret yang memberi kemanfaatan luas.
“Sekarang ini tidak ada yang tidak bangga menjadi santri karena kontribusinya dalam perjuangan kemerdekaan sangat luar biasa. Namun pertanyaannya, bukan hanya sekadar bangga, harus ada tindak lanjutnya: kontribusi apa yang sudah diberikan santri kepada negeri?,” tegas Zamroni.
Ia menyebutkan, santri era modern dituntut mampu melanjutkan estafet perjuangan bangsa melalui kiprah positif di berbagai bidang kehidupan. Oleh sebab itu, para santri diimbau lebih memprioritaskan esensi dan nilai utama pesantren ketimbang sebatas simbolis atau identitas semata.
“Para santri seharusnya tidak hanya mementingkan simbol semata, melainkan mengedepankan substansi yang menjadi inti dari ruh kepesantrenan, seperti menjaga moral, keluhuran akhlak, serta integritas diri,” ungkapnya.
Zamroni turut mengingatkan agar peringatan Hari Santri Nasional dan Hari Sumpah Pemuda tidak sebatas menjadi agenda seremonial rutin tahunan. Nilai-nilai perjuangan dari kedua momentum tersebut diharapkan tercermin secara konsisten dalam perilaku harian.
“Walaupun peringatan Hari Santri Nasional dan Hari Sumpah Pemuda nanti telah selesai, tidak berarti semangat dan jiwa santri itu ikut selesai. Jiwa santri harus tetap bertahan dan diwujudkan dalam kehidupan nyata,” pungkasnya.
Kegiatan seminar kebangsaan tersebut berlangsung khidmat dengan diikuti oleh para santri dan peserta yang menyimak pemaparan materi mengenai peran strategis generasi muda dalam menatap masa depan bangsa.(*)











