ADAKITANEWS, Kediri – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Kediri Yudha Wirawan menjadi narasumber dalam seminar kebangsaan yang diselenggarakan di Gedung Pondok Pesantren (Ponpes) Wali Barokah pada Selasa (27/10/2026). Kegiatan dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional dan Hari Sumpah Pemuda tersebut membahas upaya pencegahan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkoba.
Dalam pemaparannya, Yudha mengapresiasi komitmen Ponpes Wali Barokah yang secara konsisten menjaga lingkungan pesantren tetap bersih dari narkoba (Bersinar). Langkah tersebut diperkuat melalui nota kesepahaman (MoU) resmi antara BNN Kota Kediri dan pihak pesantren.
“Alhamdulillah, agenda rutin di Pondok Wali Barokah ini kami betul-betul sangat bangga karena untuk menjaga Pondok Wali Barokah bersih dari narkoba itu benar-benar dilaksanakan. Kami juga sudah melaksanakan MoU,” ujar Yudha.
Ia menjelaskan bahwa tema Hari Santri, “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”, sangat relevan dengan visi mewujudkan Indonesia Emas 2045 yang terbebas dari ancaman narkotika. Menurutnya, nilai patriotisme serta kegigihan dalam momen Hari Sumpah Pemuda perlu diteladani oleh seluruh generasi muda.
Yudha turut menyoroti ancaman peredaran narkoba di tanah air yang kian mengkhawatirkan. Ia mengungkapkan, pasokan narkoba yang diselundupkan ke Indonesia saat ini jumlahnya tidak lagi dalam skala kilogram, melainkan sudah menembus hitungan ton.
Melalui edukasi dalam seminar tersebut, ia berharap para santri dibekali pemahaman dan benteng ketahanan diri yang kokoh agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan maupun jaringan peredaran gelap narkotika.
“Dengan seminar ini, harapan kami seluruh santri di sini menguatkan diri untuk jangan sampai menyalahgunakan atau bahkan mengedarkan narkoba. Terima kasih kepada pihak pondok yang sudah menjaga Pondok Wali Barokah tetap Bersinar,” pungkasnya.(*)











