ADAKITANEWS, Madiun – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun mencatatkan kinerja positif pada sektor angkutan barang hingga penghujung Triwulan III 2026. Berdasarkan catatan hingga 30 September 2026, volume total barang yang berhasil diangkut menembus angka 23.446 ton atau meroket hingga 1.100 persen jika dibandingkan dengan target program tahun 2026 yang ditetapkan sebesar 2.130 ton.
Atas pencapaian gemilang tersebut, pihak KAI Daop 7 Madiun menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih kepada seluruh pelanggan setia angkutan barang yang terus mempercayakan moda transportasi kereta api sebagai andalan dalam mendukung efisiensi distribusi logistik.
Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengungkapkan bahwa lonjakan drastis pada tren positif ini utamanya didorong oleh kontribusi dari angkutan Kereta Luar Biasa (KLB) INKA. Di antaranya mencakup pengiriman KLB KRL relasi Madiun menuju Depok untuk rangkaian Trainset 6 dan 7, serta pengiriman KLB KRL relasi Probolinggo menuju Madiun untuk Trainset ke-8.
“Tren positif ini sangat dipengaruhi oleh adanya angkutan KLB INKA berupa pengiriman KLB KRL dari Madiun-Depok (Trainset 6 dan 7) serta pengiriman KLB KRL dari Probolinggo-Madiun (Trainset ke-8),” jelas Tohari, Selasa (6/10/2026).
Selain moda angkutan KLB INKA, performa sektor logistik ini juga ditopang oleh operasional angkutan parcel One Night Services (ONS) serta Barang Hantaran Paket (BHP).
Berdasarkan rincian jenis komoditas angkutan, volume muatan terbesar disumbangkan oleh layanan KA Parcel ONS yang mencapai 11.318 ton. Posisi berikutnya diikuti oleh angkutan KLB INKA sebesar 5.632 ton, angkutan dinas dan satuan kerja (satker) sebanyak 4.309 ton, serta angkutan BHP yang membukukan angka 2.155 ton.
Guna menjaga konsistensi kinerja sekaligus meningkatkan mutu layanan kepada para pengguna jasa, KAI Daop 7 Madiun secara berkesinambungan mengimplementasikan berbagai langkah strategis. Upaya tersebut meliputi jaminan aspek keselamatan dan kelancaran operasional perjalanan kereta api, serta optimalisasi tingkat keandalan sarana dan prasarana penunjang.
“Upaya peningkatan yang telah dilakukan dan akan terus dikembangkan menjadi komitmen KAI Daop 7 Madiun untuk menghadirkan service excellence yang memberikan nilai tambah bagi layanan angkutan barang yang selamat, aman, lancar, dan tepat waktu,” pungkas Tohari.(*)











