ADAKITANEWS, Kediri – Sebanyak 26 kafilah terbaik Kota Kediri secara resmi diberangkatkan untuk mengikuti ajang Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (Porsadin) ke-7 tingkat Provinsi Jawa Timur yang diselenggarakan di Kabupaten Lumajang pada 25 hingga 27 September 2026.
Pelepasan kontingen dari Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kota Kediri ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati di Balai Kota Kediri, Jumat (25/9/2026).
Dalam arahannya, Vinanda mengingatkan para peserta agar tidak sekadar berorientasi pada perolehan prestasi semata, melainkan menjadikan ajang Porsadin sebagai wadah strategis untuk menempa diri, memperluas ruang belajar, mengasah potensi, serta memperkuat nilai-nilai kedisiplinan dan akhlak mulia.
“Selamat dan apresiasi kepada adik-adik yang telah melalui proses pelatihan, pembinaan, dan persiapan hingga akhirnya terpilih mewakili Kota Kediri dalam Porsadin ke-7 di Lumajang,” ujar Vinanda di hadapan para peserta.
Ia berpesan agar seluruh kontingen mampu menampilkan performa optimal serta mengikuti setiap rangkaian cabang lomba dengan penuh kesungguhan. Selain itu, para peserta juga ditekankan untuk senantiasa menjunjung tinggi nilai sportivitas dan memohon doa restu dari orang tua sebelum memasuki arena pertandingan.
“Kalau sudah didoakan orang tua dan berlatih sungguh-sungguh, Mbak Wali percaya adik-adik bisa meraih hasil sesuai dengan apa yang diusahakan,” pesannya menyemangati.
Di samping kesiapan mental dan fisik, Vinanda turut mengingatkan para kontingen untuk senantiasa menjaga kesehatan, berhati-hati selama menempuh perjalanan maupun saat berkompetisi, serta patuh terhadap instruksi dari para pendamping dan pembina.
Ia berharap pengalaman berharga di ajang Porsadin ini dapat memicu motivasi para santri diniyah untuk terus berkembang dan mendulang prestasi di masa mendatang.
Adapun kontingen asal Kota Kediri yang diterjunkan dalam perhelatan ini berjumlah 26 peserta yang akan ambil bagian di berbagai cabang perlombaan. Cabang yang diikuti meliputi Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), Cerdas Cermat Diniyah, seni Kaligrafi, Tahfidz Juz Amma, Murottal wal Imla’, Puisi Islami, lomba Sholawat, Adzan, Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK), cabang olahraga Lari 100 meter, hingga Pidato dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Arab.(*)











