adakita.news
Advertisement
  • Nasional
    • Desa Kita
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
adakita.news
  • Nasional
    • Desa Kita
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
adakita.news
No Result
View All Result
Home Gaya Hidup Kesehatan

Pemkot Kediri Gelar Layanan KB Steril MOW Gratis untuk Tekan Angka Kelahiran

Rochmatullah KurniawanbyRochmatullah Kurniawan
15 September 2026
Pemkot Kediri Gelar Layanan KB Steril MOW Gratis untuk Tekan Angka Kelahiran

Baca Juga

Wali Kota Kediri Hadiri Haul Masyayikh Ponpes Al Ishlah, Tegaskan Pentingnya Sinergi Ulama dan Umara

Inovasi Pondok Pesantren Al-Amien Kota Kediri Menuju Pesantren Sehat dan Mandiri

Pemkot Kediri Lepas Kontingen Popda dan Peparpeda Jatim 2026, Targetkan Prestasi Terbaik

ADAKITANEWS, Kediri – Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) menyelenggarakan pelayanan Metode Operasi Wanita (MOW) secara cuma-cuma bagi warga. Fasilitas pelayanan kontrasepsi jangka panjang tersebut dilaksanakan di RSUD Kilisuci pada Selasa (15/9/2026).

Prosedur tindakan MOW ditangani langsung oleh dokter spesialis obstetri dan ginekologi (Sp.OG) dr. Purnamawati. Pelayanan medis yang dimulai pukul 08.00 WIB ini diikuti oleh sembilan akseptor tanpa penarikan biaya apa pun.

Kepala DP3AP2KB Kota Kediri dr. Fajri Mubasysyir menerangkan bahwa MOW adalah salah satu teknik kontrasepsi yang sangat efektif guna mencegah kehamilan. Skema ini bersifat permanen dan ditujukan bagi kaum perempuan yang telah mantap tidak menambah momongan, baik didasari faktor medis maupun telah memiliki lebih dari tiga anak.

Sepanjang tahun 2026, DP3AP2KB Kota Kediri membidik target capaian pelayanan MOW sebanyak 50 akseptor. Pada pelaksanaan kali ini, sedianya terdapat 12 peserta yang dijadwalkan hadir. Namun, tiga orang berhalangan sehingga hanya sembilan akseptor yang mengikutinya.

“Dari jumlah yang kita targetkan masih kurang 12 akseptor yang sedianya bisa mengikuti pelayanan MOW hari ini. Namun untuk hari ini hanya 9 akseptor yang bisa datang, 3 akseptor yang lain masih belum bisa datang karena berhalangan. Bagi akseptor yang berhalangan datang, kita akan melakukan pelayanan susulan,” terang dr. Fajri.

Dalam proses penjaringan calon peserta, DP3AP2KB mengandalkan kolaborasi kader lapangan serta penyuluh keluarga berencana di seluruh kawasan Kota Kediri. Warga yang hendak mengakses layanan MOW wajib memenuhi beberapa kriteria dasar.

Persyaratan tersebut meliputi pemilikan KTP Kota Kediri, telah mengasuh lebih dari tiga anak, menginjak usia minimal 35 tahun, serta memegang persetujuan tertulis dari suami atau keluarga. Di samping itu, calon peserta mesti lolos evaluasi medis terkait riwayat persalinan maupun pembedahan, termasuk tidak mengidap rekam jejak operasi organ perut tertentu yang berisiko mengganggu prosedur.

dr. Fajri menambahkan bahwa durasi pemulihan pascatindakan MOW bervariasi pada tiap-tiap peserta. Ketahanan fisik masing-masing pasien menentukan apakah mereka diperbolehkan langsung pulang atau mesti menjalani rawat inap lanjutan di rumah sakit.

“Setelah tindakan MOW, masa pemulihan berbeda-beda tergantung kondisi masing-masing akseptor. Ada yang setelah sadar dari tindakan dapat langsung pulang, tetapi ada pula yang memerlukan perawatan lebih lanjut di rumah sakit,” jelasnya.

Sepanjang tahapan pemulihan, peserta MOW memperoleh pengawasan berkala dari kader KB. Langkah pendampingan ini guna menjamin para akseptor mendapat kejelasan panduan medis serta dukungan emosional usai menjalani bedah steril.

dr. Fajri menaruh harapan agar program MOW tanpa biaya ini dapat dirasakan oleh khalayak yang lebih luas, terkhusus bagi keluarga yang dihadapkan pada keterbatasan ekonomi.

“Apabila kondisi ekonomi dan keadaan keluarga dirasa tidak memungkinkan untuk memiliki banyak anak, masyarakat diharapkan dapat mempertimbangkan penggunaan metode KB yang sesuai dan memanfaatkan pelayanan MOW ini,” harapnya.

Tanggapan positif disampaikan oleh Wulan Ratnadewi, akseptor asal Kelurahan Ketami. Ia sengaja mendaftarkan diri dalam program MOW lantaran sangat meringankan beban masyarakat kecil lewat pembebasan biaya.

Wanita berusia 37 tahun tersebut mengaku sudah mantap mencukupkan momongan dengan tiga anak. Sebelum mengambil langkah MOW, Wulan merupakan pengguna kontrasepsi implan dan telah melakoni prosedur pasang lepas implan hingga tujuh kali.

Ia turut memuji keramahan petugas serta kelancaran alur pelayanan medis yang diterimanya dari awal hingga akhir.

“Biaya pemasangan kontrasepsi secara mandiri cukup mahal sehingga pelayanan gratis seperti ini sangat membantu masyarakat,” ujarnya.

Wulan berharap keberlanjutan program KB MOW gratis ini terus dipertahankan agar dapat memfasilitasi kebutuhan warga lain yang menghendaki kontrasepsi jangka panjang secara aman dan terjangkau.(*)

Continue Reading
Tags: DP3AP2KB Kota Kediridr Fajri MubasysyirKB MOW gratisKB sterilkontrasepsi wanitapelayanan KB KediriPemkot KediriRSUD Kilisuci

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending Minggu Ini

Rincian Lengkap Mutasi Pejabat Eselon 2, 3, dan 4 Pemkot Kediri yang Dilantik Wali Kota Vinanda Prameswati

Rincian Lengkap Mutasi Pejabat Eselon 2, 3, dan 4 Pemkot Kediri yang Dilantik Wali Kota Vinanda Prameswati

2 September 2026
Kurang dari 24 Jam! Polsek Ngunut Bekuk Emak-Emak Terduga Pencuri Mobil Honda Jazz Tetangga

Kurang dari 24 Jam! Polsek Ngunut Bekuk Emak-Emak Terduga Pencuri Mobil Honda Jazz Tetangga

28 Oktober 2026
Dukung Ekonomi Kreatif, Pemkot Kediri dan OJK Gelar Financial Festival 2026

Dukung Ekonomi Kreatif, Pemkot Kediri dan OJK Gelar Financial Festival 2026

25 Oktober 2026
Tunjukkan Daya Juang Tinggi, Mahasiswa KIP Kuliah UNP Kediri Raih Apresiasi Wamendiktisainstek

Tunjukkan Daya Juang Tinggi, Mahasiswa KIP Kuliah UNP Kediri Raih Apresiasi Wamendiktisainstek

29 Oktober 2026
Atasi Kekeringan, DPD Golkar Kabupaten Kediri Salurkan 25 Ribu Liter Air Bersih di Kepung

Atasi Kekeringan, DPD Golkar Kabupaten Kediri Salurkan 25 Ribu Liter Air Bersih di Kepung

25 Oktober 2026

Untuk Anda

Prestasi Olahraga Kota Kediri Capai Puncak dalam Satu Dekade, Raih 175 Medali di Porprov Jatim IX 2025
Nasional

Prestasi Olahraga Kota Kediri Capai Puncak dalam Satu Dekade, Raih 175 Medali di Porprov Jatim IX 2025

1 Januari 2026
Mas Dhito Dorong Kontes Sapi Jadi Agenda Tahunan Terbaik di Jawa Timur
Nasional

Mas Dhito Dorong Kontes Sapi Jadi Agenda Tahunan Terbaik di Jawa Timur

6 Mei 2026
adakita.news

PT. Adakita Aksara Mediatama - ©2026

Informasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer/Klausula
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial

PT. Adakita Aksara Mediatama - ©2026