adakita.news
Advertisement
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
adakita.news
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
adakita.news
No Result
View All Result
Home Politik Pemerintahan

Vinanda Prameswati Dorong Penguatan Kesehatan dan Lingkungan Ramah Santri di Pesantren Kota Kediri

Rochmatullah KurniawanbyRochmatullah Kurniawan
19 Agustus 2026
Vinanda Prameswati Dorong Penguatan Kesehatan dan Lingkungan Ramah Santri di Pesantren Kota Kediri

Baca Juga

Pengcab ORADO Kota Kediri Gelar Domino Challenge di CFD untuk Kenalkan Olahraga Otak

Wali Kota Kediri Ikuti Pengajian Habib Ja’far di SYIAR 2026, Ingatkan Bahaya Pinjol dan Judol

Pimpin Apel Hari Pramuka ke-65, Wali Kota Kediri Minta Gerakan Pramuka Inovatif dan Adaptif

ADAKITANEWS, Kediri – Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati mendorong penguatan standar kesehatan di lingkungan pondok pesantren. Arahan strategis tersebut disampaikannya saat membuka Rapat Koordinasi Tim Pembina Pesantren Sehat yang berlangsung di Ruang Joyoboyo, Balai Kota Kediri, pada Rabu (19/8/2026).

Vinanda memaparkan bahwa Kota Kediri memiliki potensi besar untuk menjadi pusat pendidikan agama yang unggul di Jawa Timur. Berdasarkan data Kementerian Agama Kota Kediri, wilayah ini menampung sebanyak 68 pondok pesantren dengan ribuan santri yang bermukim di dalamnya.

Menurutnya, pengelolaan pesantren tidak hanya berfokus pada pendidikan keagamaan. Keberadaan ribuan santri memerlukan dukungan lintas sektor, mulai dari aspek kesehatan, keamanan, kelestarian lingkungan, perlindungan anak, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Karena itu, ketika berbicara tentang pesantren, tidak hanya berbicara tentang pendidikan agama. Namun juga berbicara tentang kesehatan, keamanan, lingkungan, perlindungan anak, kualitas sumber daya manusia, dan masa depan Kota Kediri. Maka cita-cita menjadikan Kota Kediri sebagai pusat pendidikan agama harus berjalan beriringan dengan cita-cita menjadikan pesantrennya sebagai pesantren yang sehat, aman, nyaman, dan ramah bagi santri,” jelasnya.

Vinanda menjelaskan bahwa pola kehidupan komunal para santri membawa risiko kesehatan tersendiri apabila tidak ditata secara matang. Berbagai aspek vital perlu mendapat perhatian, seperti kebersihan kamar mandi dan asrama, pengelolaan sampah, kelayakan sanitasi, higienitas Makanan dan air, serta kebiasaan hidup bersih harian.

Selain fisik, ia menggarisbawahi pentingnya penanganan gizi, pencegahan anemia bagi santriwati, kesehatan reproduksi, aktivitas fisik, dan kesehatan mental.

“Jadi konsep pesantren sehat tidak boleh berhenti pada pesantren yang bersih secara fisik. Pesantren sehat adalah pesantren yang mampu menciptakan lingkungan yang mendukung kesehatan fisik sekaligus kesehatan mental dan sosial para santrinya,” ungkap Vinanda.

Wali Kota Kediri menegaskan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada perubahan perilaku tiap individu santri agar senantiasa menjadikan budaya sehat sebagai bagian dari akhlak.

“Jadi mari kita bangun budaya pesantren yang sehat dengan santri yang alim, sehat, cerdas, bugar, berakhlak, dan juga peduli terhadap kebersihan,” tegasnya.

Di samping itu, Vinanda mewanti-wanti agar praktik perundungan, kekerasan fisik maupun verbal, kekerasan seksual, hingga tindakan intimidasi tidak lagi ditoleransi atas dalih pendidikan. Senioritas di lingkungan pesantren diimbau untuk tetap berada dalam koridor pengasuhan yang edukatif dan humanistis.

Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Kesehatan mencatat telah membina 40 pondok pesantren pada tahun 2024, di mana 35 di antaranya telah mengoperasikan Pos Kesehatan Pesantren (Poskestren). Pemkot Kediri menargetkan seluruh dari 68 pesantren yang terdaftar kelak dapat terfasilitasi Poskestren serta mengaktifkan peran kader santri husada.

“Kita ingin Kota Kediri tidak hanya dikenal sebagai kota dengan banyak pondok pesantren. Tetapi juga dikenal sebagai pusat pendidikan agama yang sehat,” papar Vinanda.

Ia memungkas bahwa keberhasilan mewujudkan pesantren sehat merupakan bentuk investasi jangka panjang untuk mencetak calon pemimpin bangsa melalui sinergi antara pemerintah, pengasuh pesantren, Kemenag, tenaga kesehatan, dan para santri.

“Maka mari kita bangun pesantren yang bukan hanya kuat dalam ilmu agama, tetapi juga kuat dalam kesehatan. Bukan hanya disiplin, tetapi juga ramah. Bukan hanya bersih secara lingkungan, tetapi juga sehat secara mental. Pesantren bukan hanya menjadi tempat belajar, tetapi menjadi ruang yang aman bagi setiap santri untuk tumbuh dan berkembang. Tujuan besarnya menjadikan Kota Kediri sebagai pusat pendidikan agama yang sehat, aman, nyaman, dan berkemajuan,” pungkasnya.(*)

Tags: Kesehatan SantriKota KediriPesantren SehatPoskestrensantri husadaVinanda PrameswatiWali Kota Kediri

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending Minggu Ini

Rincian Lengkap Mutasi Pejabat Eselon 2, 3, dan 4 Pemkot Kediri yang Dilantik Wali Kota Vinanda Prameswati

Rincian Lengkap Mutasi Pejabat Eselon 2, 3, dan 4 Pemkot Kediri yang Dilantik Wali Kota Vinanda Prameswati

2 September 2026
Tampil Solid, Tim PKL Jalan Dhoho Kediri Sabet Juara Panjat Pinang di Festival Omah Sawah

Tampil Solid, Tim PKL Jalan Dhoho Kediri Sabet Juara Panjat Pinang di Festival Omah Sawah

30 Agustus 2026
Turun Langsung Dengarkan Aspirasi Pelaku Usaha, M Hadi Setiawan Tampung Usulan UMKM di Kediri

Turun Langsung Dengarkan Aspirasi Pelaku Usaha, M Hadi Setiawan Tampung Usulan UMKM di Kediri

29 Agustus 2026
Percepatan Pengadaan Tanah Tol Kertosono-Kediri dan Kediri-Tulungagung, Pemkab Kediri Dorong Skema Konsinyasi

Percepatan Pengadaan Tanah Tol Kertosono-Kediri dan Kediri-Tulungagung, Pemkab Kediri Dorong Skema Konsinyasi

29 Juli 2026
M Hadi Setiawan Hadiri Pengajian dan Berselawat Bersama Gus Elham Yahya di Sambijajar Kediri

M Hadi Setiawan Hadiri Pengajian dan Berselawat Bersama Gus Elham Yahya di Sambijajar Kediri

3 September 2026

Untuk Anda

Momentum Ramadan, Kemensos Salurkan Bantuan ATENSi Rp516 Juta untuk Warga Kota Kediri
Ekonomi

Momentum Ramadan, Kemensos Salurkan Bantuan ATENSi Rp516 Juta untuk Warga Kota Kediri

26 Februari 2026
OJK Sebut Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Nasional Tetap Resilien di April 2026
Nasional

OJK Sebut Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Nasional Tetap Resilien di April 2026

5 Mei 2026
adakita.news

PT. Adakita Aksara Mediatama - ©2026

Informasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer/Klausula
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial

PT. Adakita Aksara Mediatama - ©2026