ADAKITANEWS, Kediri – Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menyerahkan Surat Keputusan (SK) Kenaikan Pangkat periode 1 Agustus 2026 kepada 11 aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Kediri. Penyerahan SK tersebut berlangsung dalam suasana Apel Pagi di Halaman Balai Kota Kediri pada Senin (3/8/2026).
Penerima kenaikan pangkat pada periode ini terdiri atas enam ASN Golongan III dan lima ASN Golongan IV.
Dalam amanatnya, Vinanda Prameswati memberikan ucapan selamat kepada para penerima SK sembari menekankan bahwa kenaikan pangkat harus dijadikan lecutan semangat untuk meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat.
“Selamat kepada 11 ASN penerima SK Kenaikan Pangkat. Saya titip pesan agar hal ini menjadi motivasi dan semangat untuk memberikan pelayanan terbaik,” ujarnya.
Vinanda menyampaikan bahwa bulan Agustus memiliki makna historis mendalam bagi bangsa Indonesia sebagai momen mengingat perjuangan serta persatuan para pahlawan kemerdekaan. Semangat patriotisme tersebut dinilai perlu diserap oleh para ASN melalui bentuk dedikasi dan tanggung jawab dalam bekerja.
Ia menggarisbawahi, apabila para pahlawan di masa lalu bertempur mengandalkan senjata, maka abdi negara masa kini bertugas mengisi kemerdekaan dengan menegakkan kedisiplinan, integritas, dan profesionalisme layanan publik.
“Setiap ASN harus memiliki kesadaran penuh terhadap tugas dan kewajibannya. Mengingat masyarakat menaruh harapan yang besar kepada ASN dalam mewujudkan pelayanan yang profesional dan berkualitas,” ucapnya.
Wali Kota Kediri juga mengimbau seluruh jajaran ASN untuk meneladani nilai-nilai kejuangan dalam tugas keseharian. Prinsip kebersamaan harus terus dipupuk lewat sinergi antarinstansi demi memajukan Kota Kediri. Selain itu, aspek pengorbanan diwujudkan dalam kesiapan memberikan bantuan kepada warga setiap saat dengan tulus.
Di akhir sambutan, Vinanda mengharapkan seluruh pegawai terus merawat komitmen pengabdian demi menghadirkan pelayanan publik yang prima.
“Saya mengajak Bapak Ibu untuk memperkuat rasa persatuan, kolaborasi, sinergi, dan meningkatkan integritas. Banyak masyarakat ingin mendapatkan pelayanan yang cepat, tepat, dan transparan. Bapak Ibu harus menciptakan budaya kerja yang berorientasi pada hasil. Jadi, program yang kita buat benar-benar dirasakan masyarakat,” pungkasnya.(*)











