ADAKITANEWS, Kediri – Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati melepas keberangkatan tim Forum Sepak Bola Generasi Indonesia (FORSGI) Kota Kediri kelompok umur U-10 dan U-12 di Balai Kota Kediri, Rabu (22/7/2026). Pelepasan tersebut dihadiri oleh para atlet, pelatih, ofisial, serta orang tua pendamping sebelum jajaran tim bertolak ke Jakarta.
Sebanyak 30 pesepak bola muda yang terbagi dalam 15 pemain U-10 dan 15 pemain U-12 ditunjuk mewakili Provinsi Jawa Timur sekaligus Kota Kediri. Mereka bakal bersaing dalam Kejuaraan Nasional Piala Bela Negara 2026 yang berlangsung pada 24–26 Juli 2026 di Lapangan Sepak Bola Pondok Gede Minhaajurrosyidin, Jakarta Timur.
Dalam sambutannya, Vinanda mengapresiasi seluruh jajaran tim, pelatih, hingga orang tua yang terus mendukung pembinaan atlet muda. Keikutsertaan FORSGI Kota Kediri sebagai wakil Jawa Timur di tingkat nasional ini merupakan yang ketiga kalinya.
Ia mengingatkan para pesepak bola cilik untuk memegang teguh nilai sportivitas, kejujuran, dan kekompakan selama berlaga di lapangan. Menurutnya, sebuah pencapaian akan bernilai tinggi jika didapatkan lewat perjuangan keras serta cara yang menjunjung etika.
“Mbak Wali paham bahwa harapan terbesar adik-adik tentu mendapatkan juara. Tetapi yang lebih penting, adik-adik harus bisa memanfaatkan kesempatan untuk menunjukkan kemampuan terbaik dengan cara yang jujur, kemudian tetap jaga kekompakan, menghormati lawan, serta jangan lupa jaga nama baik Kota Kediri,” kata Vinanda.
Ia juga menyampaikan rasa terima kasih atas dedikasi orang tua, pelatih, dan ofisial. Penampilan di tingkat nasional tidak diraih secara instan, melainkan lewat tahapan seleksi serta persaingan bertahap dari tingkat daerah, zona, hingga level provinsi.
Vinanda berharap para atlet mampu mengukir prestasi tertinggi sekaligus terus mematangkan potensi hingga menembus level internasional pada masa depan.
“Saya titip pesan kepada adik-adik, untuk selalu jaga kesehatan, semangat, dan kekompakan. Semoga selalu diberikan kelancaran dan kemudahan. Berangkat selamat sampai tujuan, dan nanti kembali lagi ke Kota Kediri dalam keadaan sehat dan bisa meraih juara pertama,” ujar Vinanda.
Pada kesempatan yang sama, Pembina FORSGI Kota Kediri H. Agung Riyanto menerangkan bahwa wadah ini memfokuskan pembinaan sepak bola usia dini yang seimbang antara peningkatan performa dan penguatan karakter.
Langkah tim menuju panggung nasional diraih usai melewati Festival FORSGI tingkat kota, kompetisi Zona 2 Jawa Timur, dan ajang tingkat provinsi. Tim U-10 keluar sebagai juara pertama di tingkat Jawa Timur, sedangkan tim U-12 menyabet posisi kedua, sehingga keduanya berhak melenggang ke tingkat nasional.
“Target kami tentu menjadi juara pertama. Anak-anak telah menjalani persiapan selama satu bulan, baik dari sisi fisik maupun kemampuan teknik. Namun yang tidak kalah penting, kami ingin membentuk karakter mereka, seperti disiplin, tanggung jawab, kerja sama, dan kekompakan,” tutur Agung.
Guna menunjang kelancaran operasional tim selama berkompetisi di Jakarta, Pemerintah Kota Kediri turut memberikan bantuan dana kegiatan sebesar Rp15 juta kepada Tim FORSGI Kota Kediri.(*)











