• Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
adakita.news
Advertisement
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
adakita.news
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
adakita.news
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Gencarkan Sekolah Siaga Bencana, Dinas Pendidikan Kota Kediri Bekali Guru Lewat Pelatihan SPAB

Rochmatullah KurniawanbyRochmatullah Kurniawan
30 Juni 2026
Gencarkan Sekolah Siaga Bencana, Dinas Pendidikan Kota Kediri Bekali Guru Lewat Pelatihan SPAB

Baca Juga

Dinas Pendidikan Kota Kediri Luncurkan Gerakan IBU JARI demi Dukung MPLS Ramah Anak

Sosialisasikan SPMB SMA/SMK 2026, Dinas Pendidikan Kota Kediri Tekankan Perubahan Jalur Domisili

SPMB Kota Kediri 2026/2027 Resmi Dibuka secara Daring, Transparan, dan Gratis

ADAKITANEWS, Kediri – Kesadaran barisan tenaga pendidik mengenai krusialnya aspek kesiapsiagaan mitigasi di lingkungan sekolah kini kian dipompa. Langkah strategis tersebut diwujudkan oleh Dinas Pendidikan Kota Kediri melalui penyelenggaraan Pelatihan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) bertempat di Aula RA Kartini Dinas Pendidikan pada Selasa (30/6/2026).

Melalui pembekalan intensif ini, para guru peserta tidak sekadar dicekoki oleh pemahaman teoritis seputar manajemen kebencanaan, melainkan dituntut menguasai kecakapan praktis dalam memformulasikan dokumen Prosedur Operasional Standar (SOP) penanganan darurat yang aplikatif di masing-masing unit sekolah.

Salah satu testimoni positif datang dari Edo Rahmat, seorang tenaga pendidik asal SMAN 8 Kediri. Ia mengonfirmasi bahwa jalannya pelatihan ini menyuguhkan wawasan baru yang sangat berharga, mengingat materi spesifik mengenai anatomi pencegahan kebencanaan di ekosistem sekolah terhitung masih jarang dijamah.

“Materi ini sangat bermanfaat karena kami menjadi lebih siap menyampaikan edukasi kepada siswa ketika terjadi bencana. Kami juga belajar memetakan potensi ancaman bencana yang mungkin terjadi di sekolah sehingga dapat menentukan langkah pencegahan maupun penanganannya,” ungkap Edo.

Edo menguraikan bahwa peta zonasi ancaman bencana sejatinya merupakan basis data primer dalam menyusun cetak biru mitigasi. Dengan membaca proyeksi risiko secara presisi, pihak sekolah dapat merancang skenario evakuasi yang tepat sasaran demi mereduksi potensi jatuhnya korban jiwa.

Ia tidak menampik bahwa grafik indeks kesiapsiagaan bencana di instansi tempatnya mengajar saat ini memang masih memerlukan sentuhan pembenahan dan belum bertengger di skala prioritas utama. Hal itu tecermin dari masih minimnya ketersediaan instrumen proteksi penunjang, di mana sejauh ini pemenuhan fasilitasnya baru sebatas pada penyediaan unit Alat Pemadam Api Ringan (APAR).

Pasca-mengikuti agenda ini, Edo berkomitmen untuk segera menyetorkan nota laporan hasil diklat kepada kepala sekolah beserta jajaran manajemen SMAN 8 Kediri guna merumuskan program tindak lanjut (action plan). Rencana aksi tersebut bakal menyasar pada identifikasi pemenuhan logistik sarana prasarana penunjang serta implementasi kurikulum siaga bencana secara berkala. Ia pun berharap program SPAB ini digulirkan secara masif mencakup seluruh strata pendidikan, mulai dari PAUD/TK hingga tingkat SMA sederajat.

Di sisi lain, narasumber dari Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Jawa Timur, Dahlia Kusumawati, memaparkan bahwa materi kurikulum SPAB didesain melingkupi manajemen penanggulangan bencana yang komprehensif. Cakupan keilmuannya digodok mulai dari fase pra-bencana (mitigasi), manajemen kedaruratan (emergency management), simulasi taktis evakuasi, hingga penyusunan draf rencana tindak lanjut mandiri.

Dahlia menjabarkan, predikat Satuan Pendidikan Aman Bencana baru sah disematkan apabila institusi sekolah tersebut telah mengantongi mekanisme birokrasi dan jalur komando yang klir dalam menghadapi situasi darurat. Target utamanya adalah menjamin keselamatan jiwa seluruh warga sekolah, terutama kelompok rentan yakni para peserta didik.

Guna mengeksekusi misi tersebut, sekolah diwajibkan membentuk Tim Siaga Bencana internal, memetakan koridor jalur evakuasi, menetapkan titik kumpul aman (assembly point), serta konsisten menggelar simulasi/geladi resik kebencanaan. Dahlia menilai, salah satu batu sandungan terbesar di lapangan sejauh ini adalah faktor kepanikan dan ketidaksiapan mental guru saat menghadapi alarm darurat, yang rentan memicu sumbatan pada proses evakuasi.

Di samping faktor SDM, pemenuhan kelayakan infrastruktur fisik juga memegang peranan yang konstan penting, seperti ketersediaan tangga darurat yang representatif, kejelasan papan penunjuk arah, hingga urgensi peremajaan atau revitalisasi struktural bangunan sekolah yang kondisinya mulai lapuk dimakan usia.

Pada kesempatan terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri, Mandung Sulaksono, menegaskan bahwa pelatihan yang diikuti oleh 15 perwakilan guru ini merupakan respon cepat pemerintah atas eskalasi intensitas kejadian bencana alam di berbagai penjuru tanah air. Program stimulus yang diinisiasi oleh Kementerian Pendidikan ini dibidik untuk mendongkrak kepekaan sekolah dalam membaca potensi risiko kebencanaan yang spesifik berbasis karakteristik geografis wilayah masing-masing.

Mandung menaruh ekspektasi besar agar belasan sekolah yang mendelegasikan gurunya dalam diklat ini mampu bertindak sebagai proyek percontohan (pilot project) penerapan SPAB di Kota Kediri. Sebelum agenda ini bergulir, Dinas Pendidikan bersinergi dengan BPBD Kota Kediri tercatat telah sukses melakukan pendampingan dan standardisasi SPAB di SMPN 6 Kediri.

Melalui penguatan benteng kesiapsiagaan ini, para siswa ke depan diharapkan tidak sekadar khatam mengenai langkah taktis menyelamatkan diri saat bencana bergejolak, namun juga tumbuh kesadaran ekologisnya untuk aktif merawat kelestarian lingkungan hidup sebagai langkah preventif jangka panjang dalam memitigasi bencana.(*)

Tags: BBPMP Jawa TimurDinas Pendidikan Kota KediriMandung Sulaksonomitigasi bencana sekolahPelatihan SPABSatuan Pendidikan Aman BencanaSMAN 8 KediriSMPN 6 Kediri

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending Minggu Ini

Ribuan Warga Dawung Gelar Genduri Akbar Bersih Desa, Cak Hadi Ajak Rawat Tradisi dan Kerukunan

Ribuan Warga Dawung Gelar Genduri Akbar Bersih Desa, Cak Hadi Ajak Rawat Tradisi dan Kerukunan

12 Juli 2026
Kemenag Kota Pontianak dan Yayasan Karya Dua Anyam Integrasikan Literasi Keuangan di Bimwin Calon Pengantin

Kemenag Kota Pontianak dan Yayasan Karya Dua Anyam Integrasikan Literasi Keuangan di Bimwin Calon Pengantin

6 Juli 2026
KAI Daop 7 Madiun Layani 428 Ribu Penumpang Selama Libur Sekolah 2026, Stasiun Kediri Masuk Dua Besar Tertinggi

KAI Daop 7 Madiun Layani 428 Ribu Penumpang Selama Libur Sekolah 2026, Stasiun Kediri Masuk Dua Besar Tertinggi

12 Juli 2026
Mas Dhito Sapa Siswa Baru SMPN 2 Ngasem, Ingatkan Batasi Gadget dan Setop Perundungan

Mas Dhito Sapa Siswa Baru SMPN 2 Ngasem, Ingatkan Batasi Gadget dan Setop Perundungan

13 Juli 2026
Ajang Tarung Juara Sejati Siap Digelar di GOR Jayabaya, Wadah Resmi Salurkan Bakat dan Dongkrak Wisata

Ajang Tarung Juara Sejati Siap Digelar di GOR Jayabaya, Wadah Resmi Salurkan Bakat dan Dongkrak Wisata

14 Juli 2026

Untuk Anda

KAI Daop 7 Madiun Edukasi Operator Kereta Api Terkait Posisi Duduk Ergonomis demi Keselamatan Perjalanan
Travel

KAI Daop 7 Madiun Edukasi Operator Kereta Api Terkait Posisi Duduk Ergonomis demi Keselamatan Perjalanan

2 Juli 2026
Dampak Insiden Bekasi Timur, KAI Daop 7 Madiun Batalkan Delapan Perjalanan Kereta Api
Nasional

Dampak Insiden Bekasi Timur, KAI Daop 7 Madiun Batalkan Delapan Perjalanan Kereta Api

29 April 2026
adakita.news

PT. Adakita Aksara Media - ©2026

Informasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial

PT. Adakita Aksara Media - ©2026