ADAKITANEWS, Jombang – Pengurus Cabang Olahraga Domino (ORADO) Kabupaten Jombang bekerja sama dengan Kepolisian Resor (Polres) Jombang menggelar Turnamen Domino Kapolres Jombang Cup, Minggu (21/6/2026). Kejuaraan terbuka di tingkat Provinsi Jawa Timur ini diselenggarakan dalam rangka menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80.
Kompetisi yang dipusatkan di Gedung Kresna Polres Jombang tersebut dimulai sejak pukul 09.00 WIB. Prosesi pembukaan turnamen dipimpin secara langsung oleh Kapolres Jombang, AKBP Ardi Kurniawan.
Ketua ORADO Jombang M. Hakam Amarulloh melalui Ketua Harian ORADO Jombang, Adi Rosul, memaparkan bahwa agenda ini sengaja diinisiasi sebagai wadah strategis bagi para pencinta dan atlet domino untuk mengasah kemampuan, sekaligus mempererat hubungan antara kepolisian dan elemen masyarakat.
“Turnamen domino ini digelar dalam rangka HUT Bhayangkara ke-80. Atas dukungan penuh Kapolres Jombang, ORADO Jombang sukses menggelar open turnamen yang diikuti para atlet olahraga domino se-Jawa Timur,” kata Adi Rosul.
Adi mengutarakan bahwa tingkat partisipasi dan antusiasme para peserta dalam kompetisi kali ini tergolong sangat tinggi. Tercatat ada 32 tim dengan akumulasi 64 atlet yang datang dan bersaing memperebutkan gelar juara. Para peserta tidak hanya berasal dari wilayah domestik Jombang, melainkan juga berdatangan dari berbagai kabupaten dan kota lain, seperti Kediri, Blitar, Mojokerto, Lamongan, hingga Surabaya.
“Alhamdulillah antusias peserta pertandingan dan para atlet cukup tinggi. Ini menandakan olahraga domino cukup diminati masyarakat. Hari ini sebanyak 32 tim atau 64 peserta bertanding memperebutkan juara Kapolres Jombang Cup,” jelasnya.
Rangkaian pertandingan yang bergulir selama satu hari penuh itu menyajikan atmosfer kompetisi yang sengit namun tetap dibalut dengan semangat kebersamaan yang kental. Menariknya, Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan juga tidak ragu untuk melebur bersama para peserta dengan ikut bertanding di meja domino.
AKBP Ardi Kurniawan menilai bahwa domino yang kini telah resmi diakui sebagai cabang olahraga prestasi merupakan sebuah aktivitas komunal yang sangat positif. Kegiatan ini dinilai efektif dalam mengarahkan energi dan kreativitas masyarakat ke hal-hal yang produktif.
“Olahraga domino ini sangat positif. Bisa menyalurkan kegiatan-kegiatan masyarakat ke arah positif sehingga dapat mendukung terwujudnya lingkungan kamtibmas di Jombang,” urai Ardi.
Perwira menengah polri tersebut menambahkan, pelaksanaan turnamen ini menjadi bukti konkret kepedulian dan komitmen institusi Polres Jombang dalam mendukung pembinaan cabang olahraga domino di wilayahnya agar dapat terus berkembang.
“Adanya kompetisi ini maka semakin banyak wadah turnamen olahraga domino di Jombang. Sehingga bisa memunculkan bibit-bibit atlet potensial yang nantinya akan berprestasi tidak hanya di tingkat lokal Jombang, tetapi juga hingga tingkat nasional,” kata Ardi memungkasi penjelasannya.(*)











