ADAKITANEWS, Kediri – Pemerintah Kota Kediri menaruh perhatian besar pada pembentukan karakter generasi muda yang tangguh dan memiliki kepedulian sosial tinggi. Langkah nyata ini ditunjukkan oleh Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, saat memimpin Upacara Penutupan dan Pelantikan Pramuka Garuda untuk golongan Penggalang, Penegak, dan Pandega Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Kediri di Stadion Brawijaya, Jumat (12/6/2026).
Sebanyak 1.600 anggota Pramuka Garuda secara resmi dikukuhkan dalam upacara tersebut. Pelantikan berskala besar ini merupakan wujud rekognisi dan apresiasi atas dedikasi serta kerja keras yang telah ditunjukkan oleh para anggota selama mengikuti pembinaan.
Dalam amanatnya, Vinanda Prameswati menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh Pramuka Garuda yang telah berhasil menduduki kasta tertinggi dalam hierarki Gerakan Pramuka. Ia menggarisbawahi bahwa pencapaian ini adalah sebuah prestasi luar biasa yang tidak bisa dicapai oleh setiap anggota pramuka pada umumnya.
Ia memaparkan bahwa tanda kehormatan berupa Lencana Garuda yang kini melekat pada pakaian seragam mereka didapatkan melalui proses panjang. Di dalamnya tersimpan lembaran perjuangan, pengorbanan waktu, ketangguhan melewati rintangan, serta konsistensi untuk tidak menyerah di kala situasi sulit.
“Dan itu adalah kemenangan yang sesungguhnya,” ujar Vinanda.
Wali Kota Kediri menguraikan bahwa identitas seorang Pramuka Garuda tidak sekadar dinilai dari pencapaian nilai akademik ataupun kecakapan teknis yang paling menonjol. Lebih dari itu, Pramuka Garuda merupakan sosok pribadi yang memiliki tekad kuat untuk terus mengupgrade diri, bernyali mengeksplorasi ilmu-ilmu baru, berlapang dada mengakui kekeliruan, serta peka terhadap kondisi masyarakat sekitar.
Kombinasi karakter luhur tersebut, lanjut Vinanda, merupakan modal kompetensi utama yang sangat diperlukan dalam menghadapi gelombang perubahan zaman yang bergerak kian dinamis.
Vinanda berpesan agar para anggota Pramuka Garuda yang baru dilantik mampu bertransformasi menjadi generasi yang memiliki daya pikir kritis. Mereka diimbau untuk cakap dalam memanfaatkan perkembangan teknologi digital sebagai instrumen belajar dan melahirkan inovasi, tanpa kehilangan rasa empati terhadap lingkungan sosial.
Dirinya menaruh asa agar para Pramuka Garuda dapat memposisikan diri sebagai role model atau panutan, baik di lingkungan instansi sekolah, gugus depan, internal keluarga, hingga masyarakat luas. Mereka juga dituntut untuk konsisten merawat api semangat belajar, memegang teguh nilai integritas, bersikap low profile atas prestasi yang diraih, serta bermental baja menghadapi hambatan.
Bagi Vinanda, Lencana Garuda bukan sekadar aksesoris pelengkap atau simbol supremasi semata. Atribut tersebut memuat tanggung jawab moral yang besar untuk menginternalisasikan nilai kejujuran, kepedulian, jalinan persaudaraan, serta pengabdian tanpa pamrih kepada masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
Ia mengaku sangat optimis bahwa deretan pemuda yang dilantik pada hari itu akan memegang peranan vital dalam menyokong roda pembangunan Kota Kediri di masa yang akan datang.
“Jadilah kebanggaan keluarga, kebanggaan Gerakan Pramuka, dan kebanggaan Kota Kediri,” cetus Vinanda memberikan motivasi.
Prosesi pengukuhan tersebut ditandai secara simbolis dengan penyematan Lencana Garuda oleh Wali Kota Kediri kepada perwakilan anggota Pramuka Garuda yang telah dinyatakan lolos seluruh kualifikasi dan tahapan pengujian.
Menariknya, usai upacara sakral tersebut selesai digelar, seluruh peserta pelantikan bersama Wali Kota Kediri langsung berbaur melakukan aksi nyata kerja bakti memungut sampah di sekeliling area Stadion Brawijaya. Gerakan bersih-bersih ini menjadi potret nyata dari implementasi doktrin cinta alam dan kasih sayang sesama manusia yang ditanamkan dalam sanubari Gerakan Pramuka.(*)











