ADAKITANEWS, Denpasar – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kediri terus memperkokoh hubungan kerja sama dengan media massa sebagai rekan strategis dalam mendongkrak literasi serta inklusi keuangan publik. Sinergi ini juga ditujukan untuk mengoptimalkan sistem perlindungan konsumen sekaligus memacu akselerasi pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.
Pernyataan tersebut diutarakan oleh Kepala OJK Kediri, Ismirani Saputri, di sela-sela acara Media Gathering Tahun 2026 yang mengusung tema “Sinergi Membangun Ekosistem Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang Berdaya” di Kantor OJK Provinsi Bali, Kota Denpasar, Kamis (11/6/2026).
Pemilihan tema tersebut didasari atas besarnya potensi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif sebagai salah satu penopang utama roda perekonomian. Bidang ini memerlukan sokongan ekosistem yang solid, mulai dari kemudahan akses permodalan, ketersediaan layanan keuangan yang merata, hingga jalinan kolaborasi dari para pemangku kepentingan.
Ismirani menguraikan bahwa agenda yang bergulir dari tanggal 11 sampai 12 Juni 2026 ini merupakan wujud penghargaan kepada para jurnalis. Selama ini, insan pers dinilai konsisten membantu OJK dalam mendistribusikan produk berita yang valid, edukatif, dan membawa maslahat bagi masyarakat luas.
“Saya menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang setinggi-tingginya atas dukungan, kerja sama, dan profesionalisme rekan-rekan media dalam menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan edukatif. Berbagai program OJK dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan, memperkuat pelindungan konsumen, serta menjaga stabilitas sektor jasa keuangan dapat tersampaikan dengan baik kepada masyarakat berkat kontribusi rekan-rekan media,” tutur Ismirani.
Menurut pandangannya, relasi antara pihak OJK dengan lembaga pers bukan sekadar jalinan birokrasi formal. Hubungan ini merupakan sebuah kemitraan yang dipupuk lewat rasa saling percaya, transparansi, serta kesamaan visi dalam menyuguhkan informasi yang berfaedah bagi publik.
Kegiatan berkumpulnya insan media ini secara resmi dibuka oleh Kepala OJK Provinsi Bali, Parjiman. Lewat sambutannya, Parjiman memberikan apresiasi atas pelaksanaan media gathering ini sebagai instrumen penguat koordinasi demi menyokong pembangunan ekonomi wilayah sekaligus mengedukasi warga terkait industri keuangan.
“Sinergi yang kita bangun bersama media adalah kunci agar kebijakan pengembangan ekonomi daerah dapat tersampaikan dengan baik, untuk menciptakan ekosistem pariwisata yang berdaya bagi ekonomi regional,” papar Parjiman.
Melalui rangkaian acara tersebut, para peserta disuguhi beragam materi edukatif mengenai formula pengembangan sektor wisata berkelanjutan serta sumbangsih industri jasa keuangan bagi pertumbuhan ekonomi kreatif.
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, I Wayan Sumarajaya, ikut membagikan strategi Pemerintah Provinsi Bali dalam menggenjot kebangkitan industri pelesiran pascapandemi COVID-19. Ia menggarisbawahi krusialnya kerja sama lintas sektor ekonomi demi mendorong perputaran industri pariwisata yang awet.
Di sisi lain, Asisten Direktur Madya Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Pelindungan Konsumen (PEPK) OJK Provinsi Bali, I Gusti Bagus Adi Wijaya, menjabarkan fungsi vital industri finansial dalam memayungi pergerakan sektor wisata dan industri kreatif.
Berbekal rentetan presentasi tersebut, insan media memperoleh gambaran utuh mengenai urgensi keterlibatan pemerintah, pelaku bisnis, lembaga keuangan, serta jurnalis dalam merajut ekosistem ekonomi yang kompetitif.
Bukan hanya diisi dengan forum urug rembuk dan presentasi data, para jurnalis pun diajak melakukan studi lapangan ke destinasi wisata lokal. Kunjungan ini dimaksudkan sebagai media edukasi langsung mengenai tata kelola pariwisata berbasis kemitraan kolektif yang sukses diterapkan di Pulau Dewata.
Wawasan yang diserap selama perhelatan ini diharapkan mampu menjadi acuan ilmiah dalam mendukung geliat industri pariwisata serta ekonomi kreatif di area kerja OJK Kediri. Hal tersebut diupayakan lewat penguatan akses finansial, penataan ekosistem niaga, hingga jalinan komunikasi yang lebih intensif antarpemangku kebijakan.
Manajemen OJK Kediri menegaskan kembali komitmen jangka panjangnya untuk terus merangkul kalangan jurnalis demi mendongkrak pemahaman keuangan masyarakat, memayungi hak-hak konsumen, serta menunjang pertumbuhan ekonomi daerah yang merata.(*)











