• Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
adakita.news
Advertisement
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
adakita.news
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
adakita.news
No Result
View All Result
Home Gaya Hidup Kesehatan

Wali Kota Kediri Tekankan Pentingnya Protein Hewani untuk Tumbuh Kembang Balita dan Tekan Stunting

Rochmatullah KurniawanbyRochmatullah Kurniawan
11 Juni 2026
Wali Kota Kediri Tekankan Pentingnya Protein Hewani untuk Tumbuh Kembang Balita dan Tekan Stunting

Baca Juga

Kembalikan Tradisi ke Taman Tirtayasa, Pemkot Kediri Gelar Prosesi Manusuk Sima Hari Jadi Ke-1147

Puncak Peringatan Hari Jadi Ke-1147 Kota Kediri, Pemkot Salurkan Santunan Rp600 Ribu untuk 1.407 Anak Yatim

Anggun Berbusana Tenun Ikat Bandar Kediri di DNC 2026, Penampilan Wali Kota Vinanda Dipuji Zita Anjani

ADAKITANEWS, Kediri – Pemerintah Kota Kediri terus berkomitmen meningkatkan kualitas kesehatan anak melalui pemenuhan gizi yang optimal. Langkah ini diwujudkan oleh Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, saat menghadiri acara sosialisasi mengenai pentingnya makanan bergizi tinggi protein hewani serta agenda makan bersama balita di Ruang Joyoboyo, Balai Kota Kediri, Kamis (11/6/2026).

Acara tersebut melibatkan dokter spesialis anak, Renyta Ika, sebagai pemateri utama. Sebanyak 300 peserta yang terdiri dari anak balita beserta ibunya, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) dari tingkat kota hingga kelurahan, kepala puskesmas, serta petugas penanggung jawab gizi puskesmas turut serta dalam kegiatan ini. Selain edukasi, para peserta yang hadir juga mendapatkan paket makanan bernutrisi.

Dalam pidatonya, Vinanda Prameswati menyampaikan bahwa anak usia bawah lima tahun merupakan masa depan bangsa yang akan memegang estafet kepemimpinan di berbagai sektor. Oleh karena itu, kecukupan nutrisi dan kondisi kesehatan sejak usia dini merupakan investasi krusial bagi masa depan anak, di samping sektor pendidikan.

“Anak-anak balita yang saat ini berada di ruangan ini, di rumah, di sekolah, di manapun mereka berada adalah calon pemimpin, calon dokter, guru, pengusaha, ulama, dan berbagai profesi yang akan menentukan masa depan bangsa kita. Karena itu, sejak dini kita harus memberikan investasi terbaik kepada mereka sebagai bekal tumbuh kembang mereka. Selain pendidikan, yang utama juga ada kesehatan dan gizi yang baik sejak dini,” ujar Vinanda.

Menurut Vinanda, tantangan terkait pemenuhan gizi dapat muncul di setiap siklus kehidupan, mulai dari periode kehamilan, masa bayi dan balita, remaja, hingga usia lanjut. Ia menegaskan bahwa peningkatan mutu gizi masyarakat perlu digerakkan secara berkesinambungan lewat perbaikan pola makan, kesadaran pemenuhan nutrisi, serta perluasan akses layanan kesehatan berkualitas.

Wali Kota Kediri juga mengimbau para orang tua agar tidak bingung dalam menyusun menu makanan anak di tengah maraknya informasi mengenai makanan pendamping air susu ibu (MPASI) di jejaring sosial. Hal utama yang wajib diperhatikan bukan tingkat kerumitan menu, melainkan kualitas kandungan nutrisinya.

“Yang terpenting bukanlah seberapa rumit menunya, melainkan seberapa baik kandungan gizinya. Mari kita sadari bahwa menghadirkan makanan bergizi untuk balita itu tidak harus mahal bahkan bahan impor. Telur, ikan, ayam, hati ayam, lele, tempe, tahu, sayuran dan buah-buahan yang ada di sekitar kita adalah sumber gizi yang baik jika diolah dan disajikan sesuai kebutuhan anak,” ungkapnya.

Vinanda menyarankan agar orang tua mengutamakan pemberian makanan utuh atau real food yang dimasak sendiri di rumah. Para orang tua diharapkan lebih selektif dalam memberikan makanan instan kepada anak dengan selalu memeriksa kandungan nutrisinya demi pemenuhan asupan gizi yang seimbang.

Di sisi lain, upaya mempercepat penurunan angka stunting menjadi salah satu fokus utama dari Pemerintah Kota Kediri. Merujuk pada data Sigizi KESGA per Maret 2026, tingkat prevalensi stunting di Kota Kediri berada di angka 4,7 persen.

Sementara itu, apabila mengacu pada hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI), angka stunting di Kota Kediri mengalami penurunan dari 18,6 persen pada tahun 2023 menjadi 17,6 persen pada tahun 2024. Walau menunjukkan tren yang positif, kerja keras yang konsisten masih sangat dibutuhkan guna meminimalkan angka tersebut.

Ia menambahkan bahwa kesuksesan dalam menekan angka stunting tidak bisa dibebankan kepada pemerintah, puskesmas, atau kader posyandu semata. Peran aktif dari lingkungan keluarga dinilai paling utama dalam mendukung tumbuh kembang anak.

“Melalui kegiatan ini saya mengajak seluruh ibu balita untuk terus meningkatkan pengetahuan tentang gizi seimbang. Jangan sungkan berkonsultasi dengan bidan, ahli gizi, kader posyandu, maupun petugas puskesmas. Mari kita biasakan menyiapkan makanan rumah yang bergizi, memperbanyak sumber protein hewani, membatasi makanan dan minuman tinggi gula, garam, dan lemak berlebih, serta menciptakan suasana makan yang menyenangkan bagi anak,” jelasnya.

Vinanda berharap sosialisasi ini dapat meningkatkan pemahaman para orang tua mengenai pentingnya gizi seimbang, sekaligus memperkuat gerakan bersama dalam melahirkan generasi balita Kota Kediri yang sehat, cerdas, dan terbebas dari stunting.(*)

Tags: gizi balitakesehatan anakPemenuhan giziprotein hewanistunting Kota KediriVinanda PrameswatiWali Kota Kediri

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending Minggu Ini

Cegah Hoaks dan Perpecahan, Anggota DPRD Jatim Cak Hadi Ajak Warga Kediri Bijak Bermedia Sosial

Cegah Hoaks dan Perpecahan, Anggota DPRD Jatim Cak Hadi Ajak Warga Kediri Bijak Bermedia Sosial

22 Juli 2026
Tingkatkan Keselamatan Perjalanan Kereta, KAI Daop 7 Madiun Tutup Permanen Perlintasan Liar di Kras Kediri

Tingkatkan Keselamatan Perjalanan Kereta, KAI Daop 7 Madiun Tutup Permanen Perlintasan Liar di Kras Kediri

22 Juli 2026

Cak Hadi Sosialisasi Literasi Digital di Ringinrejo, Ajak Warga Tangkal Hoaks dan Jaga Kerukunan

24 Juli 2026
Ari Lasso Bakal Guncang Puncak Hari Jadi Ke-1147 Kota Kediri di GOR Joyoboyo

Ari Lasso Bakal Guncang Puncak Hari Jadi Ke-1147 Kota Kediri di GOR Joyoboyo

25 Juli 2026
Melalui Gerakan IBUJARI, Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati Jadi Guru Sehari dan Tanamkan Karakter Anak Sejak Dini

Melalui Gerakan IBUJARI, Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati Jadi Guru Sehari dan Tanamkan Karakter Anak Sejak Dini

22 Juli 2026

Untuk Anda

Terungkap! Pelaku Perusakan Kantor PWI Babel Ternyata Mantan Penjaga Malam, Diduga Depresi
Nasional

Terungkap! Pelaku Perusakan Kantor PWI Babel Ternyata Mantan Penjaga Malam, Diduga Depresi

31 Maret 2026
Idulfitri dan Manifestasi Takwa: Indahnya Saling Memaafkan dengan Tulus
Religi

Idulfitri dan Manifestasi Takwa: Indahnya Saling Memaafkan dengan Tulus

20 Maret 2026
adakita.news

PT. Adakita Aksara Media - ©2026

Informasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial

PT. Adakita Aksara Media - ©2026