• Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
adakita.news
Advertisement
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
adakita.news
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
adakita.news
No Result
View All Result
Home Nasional

Jelang Iduladha, DKPP Kota Kediri Gelar Sidak Kesehatan Hewan Kurban di Berbagai Lapak

Rochmatullah KurniawanbyRochmatullah Kurniawan
20 Mei 2026
Jelang Iduladha, DKPP Kota Kediri Gelar Sidak Kesehatan Hewan Kurban di Berbagai Lapak

Baca Juga

Buka Pesta Pra Siaga dan Siaga Mojoroto di GOR Jayabaya, Mbak Wali Tekankan Pembentukan Karakter Anak

Jalur Domisili SPMB SMA Jatim Mulai Dibuka, Orang Tua di Kediri Intensif Pantau Perubahan Peringkat Anak

Rilis Kinerja Maret 2026, Kepala OJK Kediri Ismirani Saputri Ungkap Aset Perbankan Tembus Rp116 Triliun

ADAKITANEWS, Kediri – Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah penjual hewan kurban untuk memeriksa kesehatan ternak menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Pemeriksaan kesehatan hewan kurban atau ante mortem dilakukan sejak Senin (18/5/2026) hingga Selasa (26/5/2026) di berbagai titik penjualan hewan kurban di Kota Kediri.

Kepala DKPP Kota Kediri, Un Achmad Nurdin, menjelaskan sasaran pemeriksaan meliputi lapak dadakan di pinggir jalan, Pasar Hewan Muning, hingga pedagang rumahan yang menjual hewan kurban.

“Penyiksaan dilakukan dengan pengamatan dari luar seperti kondisi mata, bulu, hingga memastikan tidak ada cacat tubuh. Tujuannya memastikan ternak yang diperjualbelikan sehat dan bebas penyakit, terutama zoonosis,” jelasnya.

Ia mengatakan pemeriksaan dilakukan oleh dua tim dari Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DKPP Kota Kediri yang terdiri dari 11 personel. Tim I bertugas di Kecamatan Mojoroto, sedangkan Tim II melakukan pemeriksaan di Kecamatan Kota dan Pesantren.

Pada hari ketiga pemeriksaan, Rabu (20/5/2026), DKPP menemukan satu ekor ternak mengalami penyakit mata dan satu ekor lainnya terindikasi scabies di wilayah timur Kecamatan Pesantren.

“Penyakit mata dan scabies ini menular sehingga harus segera diisolasi dan tidak dicampur dengan ternak sehat karena penularannya cukup cepat,” ungkap Un Achmad Nurdin.

Sementara itu, Staf Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DKPP Kota Kediri, drh Indra Sukma Putra, menyebut secara umum kondisi hewan kurban yang diperiksa masih dalam kategori aman.

“Secara keseluruhan aman dari penyakit zoonosis yang sangat dikhawatirkan seperti antraks. Untuk PMK dan LSD juga aman karena vaksinasi rutin terus dilakukan,” terangnya.

Menurutnya, beberapa temuan seperti dugaan scabies, iritasi mata, dan ternak yang tampak lesu masih dapat ditangani dengan baik.

DKPP juga mengimbau para pedagang untuk menjaga kebersihan kandang dan pola makan ternak. Pedagang diminta menghindari pemberian pakan hijauan muda karena berpotensi menyebabkan diare pada ternak. Selain itu, kandang harus rutin dibersihkan dan kebutuhan air minum hewan tetap tercukupi.

Indra menjelaskan pengawasan kesehatan hewan kurban dilakukan melalui dua tahap, yakni ante mortem sebelum penyembelihan dan post mortem setelah penyembelihan dengan memeriksa organ-organ hewan. Lapak yang telah diperiksa juga akan diberi label sebagai tanda telah melalui pemeriksaan kesehatan.

“Harapannya para penjual hewan kurban dapat lebih mengantisipasi adanya penyakit. Apalagi lalu lintas ternak juga sudah diperketat dengan surat keterangan sehat hewan,” tambahnya.

Salah satu pedagang ternak di Banjarmlati, Juni, mengaku hewan ternak yang dijual didatangkan dari Trenggalek. Selama perawatan, ternak rutin diberi pakan ramban, air minum yang cukup, serta kandang dijaga kebersihannya.

“Kalau ada ternak sakit langsung dipanggilkan dokter hewan terdekat,” ujarnya.

Menurut Juni, permintaan hewan kurban tahun ini mengalami peningkatan meski harga jual sedikit menurun dibandingkan tahun sebelumnya.

“Harga hewan mulai Rp2,7 juta sampai Rp4 juta. Semoga hewan-hewan di sini sehat-sehat semuanya supaya bisa dibuat kurban dan dagingnya aman dikonsumsi,” pungkasnya.(*)

Tags: Berita KediriDKPP Kota KediriHewan KurbanIduladha 2026KediriPasar Hewan MuningPeternakanSidak Kesehatan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending Minggu Ini

Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang Resmi Jadi Tuan Rumah Muktamar ke-35 NU

Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang Resmi Jadi Tuan Rumah Muktamar ke-35 NU

8 Juli 2026
OJK Catat Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Nasional Tetap Terjaga di Tengah Tekanan Global

OJK Catat Stabilitas Sektor Jasa Keuangan Nasional Tetap Terjaga di Tengah Tekanan Global

7 Juli 2026
Kemenag Kota Pontianak dan Yayasan Karya Dua Anyam Integrasikan Literasi Keuangan di Bimwin Calon Pengantin

Kemenag Kota Pontianak dan Yayasan Karya Dua Anyam Integrasikan Literasi Keuangan di Bimwin Calon Pengantin

6 Juli 2026
Kinerja Positif Angkutan Barang KAI Daop 7 Madiun Lampaui Target Semester I 2026

Kinerja Positif Angkutan Barang KAI Daop 7 Madiun Lampaui Target Semester I 2026

5 Juli 2026
KAI Daop 7 Madiun Gelar Program KAI Schooliday 2026 demi Hadirkan Liburan Edukatif bagi Anak

KAI Daop 7 Madiun Gelar Program KAI Schooliday 2026 demi Hadirkan Liburan Edukatif bagi Anak

7 Juli 2026

Untuk Anda

Gelorakan Derby Jatim, Persikmania Bakar Semangat Latihan Persik Kediri Jelang Kontra Arema FC
Nasional

Gelorakan Derby Jatim, Persikmania Bakar Semangat Latihan Persik Kediri Jelang Kontra Arema FC

1 Mei 2026
Liga Persik 2026 Edukasi Orang Tua Atlet Terkait Fase Transisi Menuju Pesepakbola Profesional
Olahraga

Liga Persik 2026 Edukasi Orang Tua Atlet Terkait Fase Transisi Menuju Pesepakbola Profesional

22 Juni 2026
adakita.news

PT. Adakita Aksara Media - ©2026

Informasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial

PT. Adakita Aksara Media - ©2026