ADAKITANEWS, Kediri – Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga menggelar Bimbingan Teknis dan Sosialisasi Pelaku Seni Budaya, Rabu (6/5/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat kapasitas pelaku seni serta menjaga eksistensi budaya lokal di tengah arus modernisasi.
Bimtek yang berlangsung di salah satu hotel di Kota Kediri tersebut diikuti komunitas pelestari budaya dan sejarah dari berbagai wilayah.
Pelaksanaan kegiatan ini juga menjadi bentuk dukungan terhadap program Kediri City Tourism guna mempromosikan potensi daerah.
Penjabat Sekretaris Daerah Kota Kediri, Endang Kartikasari, menyebut penguatan kapasitas pelaku seni adalah kunci agar kebudayaan tetap relevan.
“Kebudayaan adalah identitas dan jati diri sebuah daerah. Ia tidak hanya merepresentasikan masa lalu, tetapi juga menjadi fondasi masa depan,” ujarnya.
Menurut Endang, tantangan pelestarian budaya saat ini semakin kompleks sehingga membutuhkan sinergi dan kolaborasi yang berkelanjutan.
Kepala Disbudparpora Kota Kediri, Bambang Priyambodo, menjelaskan bimtek ini bertujuan meningkatkan kreativitas dan profesionalitas para pelaku seni.
“Ini merupakan upaya pembinaan kapasitas SDM agar mampu mengembangkan kreativitas dalam kemajuan kesenian di Kota Kediri,” jelas Bambang.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Kediri juga menyerahkan Nomor Induk Kesenian kepada sembilan sanggar budaya.
Penyerahan ini merupakan bentuk fasilitasi, perlindungan, serta penguatan eksistensi bagi kelompok kesenian yang ada di Kota Kediri.
Para peserta mendapatkan materi dari narasumber Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XI Jawa Timur dan Dewan Kesenian Provinsi Jawa Timur.(*)











