ADAKITANEWS, Kediri – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mendampingi Pangdam V Brawijaya Rudy Saladin meninjau lokasi pembangunan Yonif TP Ksatria Joyoboyo di Desa Banaran, Kecamatan Kandangan, Rabu (6/5/2026).
Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan tersebut merupakan satuan baru TNI AD yang berperan mendukung pertahanan sekaligus memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi wilayah.
“Negara yang kuat hari ini adalah negara yang memiliki ketahanan pangan,” kata sosok yang akrab disapa Mas Dhito tersebut usai kegiatan peninjauan.
Mas Dhito mengapresiasi langkah strategis TNI dalam mendukung program ketahanan pangan, khususnya di wilayah Kabupaten Kediri melalui kehadiran satuan baru ini.
Pembangunan Markas Yonif TP Ksatria Joyoboyo akan berdiri di atas lahan seluas 79,8 hektare milik Perum Perhutani di wilayah BKPH Pare.
Berdasarkan paparan Dandim 0809 Kediri Letkol Inf Dhavid Nur Hadiansyah, pembangunan fisik direncanakan mulai berjalan pada Mei 2026 ini.
Tahap awal pembangunan meliputi fasilitas barak, rumah dinas, gudang, dapur, serta aula serbaguna untuk menunjang aktivitas prajurit.
Kawasan tersebut nantinya juga akan dilengkapi dengan area pertanian dan perikanan yang terintegrasi sebagai bagian dari program ketahanan pangan nasional.
Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin menjelaskan bahwa pasukan diperkirakan mulai masuk sebanyak 600 personel sambil menunggu proses pembangunan sarana prasarana.
Keberadaan Yonif TP diyakini akan memberikan multiplier effect bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar melalui kolaborasi di berbagai sektor. Satuan ini nantinya memiliki kompi-kompi khusus dengan spesialisasi seperti konstruksi, kesehatan, hingga pertanian dan peternakan.
“Ini nanti ada prajurit dengan spesialisasi itu yang bisa kita kolaborasikan dengan masyarakat, kelompok tani maupun dinas-dinas,” jelas Rudy Saladin.(*)











