adakita.news
Advertisement
  • Nasional
    • Desa Kita
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
adakita.news
  • Nasional
    • Desa Kita
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
adakita.news
No Result
View All Result
Home Nasional

Kota Kediri Alami Deflasi 0,12 Persen pada April 2026

Rochmatullah KurniawanbyRochmatullah Kurniawan
5 Mei 2026
Kota Kediri Alami Deflasi 0,12 Persen pada April 2026

Baca Juga

Desa Jarak dan Pranggang Sabet Juara Turnamen Bola Voli di Plosoklaten Kediri

Jamu PSS Sleman di Stadion Brawijaya, Persik Kediri Andalkan Kekompakan Tim Demi Amankan Tiga Poin

FKIJK Kediri-Madiun Gelar Financial Journalist Class Sesi 4, Bahas FinFest 2026 hingga Penjaminan LPS

ADAKITANEWS, Kediri – Indeks Harga Konsumen Kota Kediri pada April 2026 tercatat mengalami deflasi sebesar 0,12 persen secara bulanan. Kondisi ini terjadi pasca momentum Hari Raya Idulfitri, seiring mulai normalnya permintaan sejumlah komoditas pangan.

Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik Kota Kediri, Emil Wahyudiono, dalam rilis resmi statistik yang digelar secara daring, Senin (4/5/2026). Ia menyebut capaian tersebut lebih rendah dibandingkan Jawa Timur yang mengalami inflasi 0,02 persen dan nasional sebesar 0,13 persen. Sementara itu, secara tahunan berjalan, inflasi Kota Kediri berada di angka 2,55 persen atau lebih rendah dibandingkan Jawa Timur sebesar 2,85 persen.

Menurut Emil, terdapat sejumlah faktor yang memengaruhi pergerakan harga selama April 2026. Kenaikan harga bahan bakar minyak non-subsidi seperti Pertamax Turbo naik 18,55 persen, Dexlite 24,62 persen, dan Pertamina Dex 24,18 persen. Kenaikan ini turut berdampak pada tarif angkutan udara akibat meningkatnya harga avtur. Sebaliknya, tarif angkutan antarkota dan kereta api mengalami penurunan seiring berakhirnya periode mudik Lebaran. Penurunan harga juga terjadi pada sejumlah komoditas pangan seperti daging ayam ras, telur ayam ras, dan daging sapi karena permintaan yang kembali normal. Emas perhiasan juga mengalami penurunan harga secara global sepanjang April 2026 sebagai dampak kondisi perekonomian global dan konflik geopolitik.

Komoditas penyumbang deflasi terbesar di Kota Kediri antara lain daging ayam ras sebesar minus 0,22 persen, emas perhiasan minus 0,19 persen, cabai rawit minus 0,17 persen, serta telur ayam ras minus 0,08 persen. Disusul angkutan antarkota, bawang merah dan putih, hingga daging sapi dan pisang. Di sisi lain, terdapat komoditas yang menahan laju deflasi, seperti angkutan udara dan nasi dengan lauk yang masing-masing menyumbang inflasi sebesar 0,15 persen. Selain itu, komoditas seperti minyak goreng, kue kering berminyak, serta jasa pemeliharaan juga turut mengalami kenaikan harga.

Memasuki Mei 2026, Emil mengingatkan sejumlah potensi yang perlu diwaspadai, seperti ketersediaan bahan pangan akibat pengaruh cuaca serta meningkatnya mobilitas masyarakat selama periode libur panjang. Dampak kenaikan bahan bakar minyak non-subsidi diperkirakan masih akan berlanjut. Ia juga memprediksi harga emas masih berpotensi menurun, sementara sektor teknologi seperti laptop dan ponsel berpotensi mengalami kenaikan harga. Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan panic buying dan tetap berbelanja secara bijak.

Sementara itu, Kepala Bagian Administrasi Perekonomian yang juga Sekretaris Tim Pengendalian Inflasi Daerah Kota Kediri, Bambang Tri Lasmono, menyampaikan bahwa deflasi yang terjadi tidak lepas dari upaya pengendalian inflasi yang dilakukan pemerintah daerah. Hal ini disampaikan pada Selasa (5/5/2026). Menurutnya, selama bulan April terdapat beberapa komoditas khususnya kelompok volatile food yang mengalami deflasi. Hal ini karena upaya dan strategi yang telah dilaksanakan tim seperti sidak ketersediaan bahan pangan, pemantauan harga harian, serta koordinasi dengan lintas stakeholder.

Bambang menambahkan, kenaikan harga makanan jadi dipengaruhi oleh naiknya harga bahan baku plastik yang berdampak pada biaya produksi. Selain itu, potensi inflasi pada Mei juga dipicu oleh meningkatnya aktivitas masyarakat selama libur panjang. Bambang mengimbau masyarakat agar bijak dalam merencanakan perjalanan, termasuk memilih moda transportasi di tengah kenaikan harga bahan bakar minyak non-subsidi. Pemerintah terus berupaya menjaga ketersediaan pasokan dan stabilitas harga agar roda perekonomian di Kota Kediri tetap berjalan dengan baik.(*)

Tags: BPSdeflasiEkonomiInflasiKediri

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending Minggu Ini

Rincian Lengkap Mutasi Pejabat Eselon 2, 3, dan 4 Pemkot Kediri yang Dilantik Wali Kota Vinanda Prameswati

Rincian Lengkap Mutasi Pejabat Eselon 2, 3, dan 4 Pemkot Kediri yang Dilantik Wali Kota Vinanda Prameswati

2 September 2026
Kurang dari 24 Jam! Polsek Ngunut Bekuk Emak-Emak Terduga Pencuri Mobil Honda Jazz Tetangga

Kurang dari 24 Jam! Polsek Ngunut Bekuk Emak-Emak Terduga Pencuri Mobil Honda Jazz Tetangga

28 Oktober 2026
Tunjukkan Daya Juang Tinggi, Mahasiswa KIP Kuliah UNP Kediri Raih Apresiasi Wamendiktisainstek

Tunjukkan Daya Juang Tinggi, Mahasiswa KIP Kuliah UNP Kediri Raih Apresiasi Wamendiktisainstek

29 Oktober 2026
Dukung Ekonomi Kreatif, Pemkot Kediri dan OJK Gelar Financial Festival 2026

Dukung Ekonomi Kreatif, Pemkot Kediri dan OJK Gelar Financial Festival 2026

25 Oktober 2026
Tingkatkan Kemampuan Bahasa dan Karakter, Pemkot Kediri Luncurkan English Day dan Dinten Jawi di SMPN 6

Tingkatkan Kemampuan Bahasa dan Karakter, Pemkot Kediri Luncurkan English Day dan Dinten Jawi di SMPN 6

27 Oktober 2026

Untuk Anda

Bank Sampah Berseri Kediri Eksis 11 Tahun Olah Sampah Jadi Produk Bernilai Ekonomi
Pemerintahan

Bank Sampah Berseri Kediri Eksis 11 Tahun Olah Sampah Jadi Produk Bernilai Ekonomi

28 September 2026
DP3AP2KB Kota Kediri Gencarkan Sosialisasi Duta Genre 2026, Sasar Remaja SMKN 2 Jadi Agen Perubahan
Nasional

DP3AP2KB Kota Kediri Gencarkan Sosialisasi Duta Genre 2026, Sasar Remaja SMKN 2 Jadi Agen Perubahan

7 April 2026
adakita.news

PT. Adakita Aksara Mediatama - ©2026

Informasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer/Klausula
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial

PT. Adakita Aksara Mediatama - ©2026