ADAKITANEWS, Kediri – Ajang kompetisi bola voli yang berlangsung di Desa Brenggolo, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri, resmi ditutup pada Minggu (18/10/2026). Hasil akhir kejuaraan mencatatkan Desa Jarak sebagai juara pertama di kategori putra, sementara kategori putri disabet oleh Desa Pranggang.
Pada persaingan kategori putra, Desa Jarak mengamankan podium tertinggi, disusul oleh Desa Sumberagung yang menempati posisi kedua, serta Desa Pranggang yang berada di urutan ketiga.
Sementara pada kategori putri, Desa Pranggang sukses mengunci gelar juara pertama. Tempat kedua diraih oleh Desa Plosokidul, sedangkan posisi ketiga ditempati oleh Desa Klanderan.
Ajang olahraga yang diprakarsai oleh Yayasan Muda Jenitra Bhakti (MJB) dengan mengandalkan dukungan PT Pertamina Gas Negara (PGN) ini melibatkan sebanyak 30 tim dari pelbagai desa di wilayah Kabupaten Kediri. Porsi peserta terbagi seimbang, yakni 15 tim bertanding pada kategori putra dan 15 tim lainnya bersaing di kategori putri.
Turnamen ini dirancang guna menyediakan wadah bagi para pevoli tingkat desa untuk mengasah potensi serta memperbanyak jam terbang pertandingan. Di samping itu, kompetisi ini juga ditujukan untuk menyaring potensi atlet lokal.
Ketua Yayasan Muda Jenitra Bhakti, Dian Rifki Rahmadhana, mengapresiasi antusiasme peserta serta dukungan masyarakat selama penyelenggaraan turnamen. Ia berharap kegiatan ini mampu melahirkan bibit-bibit atlet berbakat dari tingkat desa.
“Kami berharap turnamen ini bisa menjadi ruang pembinaan berkelanjutan bagi atlet bola voli lokal di Kabupaten Kediri sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga,” ujarnya.
Tidak sebatas ajang kompetisi olahraga, rangkaian kegiatan tersebut turut dirangkaikan dengan aksi sosial penyaluran bantuan minyak goreng kepada warga. Tahap awal sebelum pembukaan turnamen, pihak panitia menyalurkan 400 paket minyak goreng berukuran dua liter secara simbolis. Agenda bakti sosial ini ditargetkan menyasar beragam daerah di Kabupaten Kediri dengan total keseluruhan melampaui 1.500 paket.
Penyelenggara berharap perpaduan antara kompetisi olahraga dan aksi peduli sosial ini sanggup memberikan dampak positif bagi warga sekitar, sekaligus memicu kemajuan prestasi cabang olahraga bola voli di level pedesaan.(*)











