adakita.news
Advertisement
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
adakita.news
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
adakita.news
No Result
View All Result
Home Nasional

Sambut Nyepi Saka 1948, Umat Hindu Jombang Gelar Ritual Melasti di Lereng Gunung Anjasmoro

RedaksibyRedaksi
14 Maret 2026
Sambut Nyepi Saka 1948, Umat Hindu Jombang Gelar Ritual Melasti di Lereng Gunung Anjasmoro

Baca Juga

Bupati Hanindhito Resmikan Tiga Tempat Ibadah di SMPN 3 Grogol untuk Perkuat Toleransi

Wujud Toleransi, Komunitas Gereja di Jombang Sediakan Rumah Singgah Gratis untuk Peserta Muktamar ke-35 NU

Buka Muskerwil VI BAMAG Jatim, Wali Kota Vinanda Prameswati Tekankan Pentingnya Kolaborasi dan Toleransi Antarumat Beragama

ADAKITANEWS, Jombang – Ratusan umat Hindu di Kabupaten Jombang melaksanakan upacara Melasti sebagai rangkaian suci menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948, Sabtu (14/3/2026). Ritual penyucian diri ini dipusatkan di sumber air Dusun Tegalrejo, Desa Jarak, Kecamatan Wonosalam, yang terletak di kawasan asri lereng Gunung Anjasmoro.

Prosesi khidmat tersebut dimulai dengan arak-arakan umat dari Pura Giri Anjasmara menuju mata air suci. Di lokasi tersebut, pemangku adat memimpin pengambilan tirta suci, dilanjutkan dengan persembahyangan bersama serta pelarungan sesaji ke aliran air sebagai simbol pembersihan semesta.

Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Jombang, Juwadi, menjelaskan bahwa Melasti merupakan tahapan krusial menjelang Nyepi. Tujuannya adalah menyucikan jiwa manusia serta membersihkan benda-benda sakral (pratima) milik pura.

“Melasti adalah upacara untuk membuang kotoran pikiran dan perilaku buruk atau karma buruk agar manusia kembali suci. Dalam ritual ini, kita memohon kekuatan untuk menjalankan Catur Brata Penyepian,” ungkap Juwadi.

Juwadi memaparkan, secara tradisi Melasti idealnya dilakukan di tepi laut. Namun, mengingat letak geografis Kabupaten Jombang yang tidak memiliki pesisir, umat Hindu setempat memilih sumber mata air yang dianggap suci sebagai lokasi ritual.

“Meski begitu, tujuannya tetap sama, sampai kepada Sang Hyang Baruna atau Sang Hyang Wisnu melalui aliran sungai yang mengalir dari sumber ini,” terangnya.

Perayaan Nyepi tahun ini mengusung tema “Vasudhaiva Kutumbakam: Nusantara Harmoni, Indonesia Maju”. Tema ini menekankan pesan persaudaraan universal bahwa seluruh umat manusia adalah satu keluarga.

Momentum Nyepi 2026 terasa spesial karena berdekatan dengan Hari Raya Idulfitri. Juwadi menilai hal ini sebagai peluang untuk mempererat toleransi antarumat beragama di Jombang. Pihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintah setempat terkait kemungkinan adanya pertemuan antara malam takbiran dan pelaksanaan Catur Brata Penyepian.

“Kesepakatannya, umat Hindu tetap menjalankan Catur Brata Penyepian, sementara saudara kita umat Muslim juga menjalankan malam takbiran. Kita saling menghormati dan menjaga keamanan lingkungan,” tegasnya.

Juwadi juga berpesan kepada sekitar 900 umat Hindu di Jombang—yang tersebar di wilayah Wonosalam, Bareng, Ngoro, hingga Jombang Kota—agar senantiasa menjaga kerukunan di tengah keberagaman. Ia menekankan pentingnya menjalankan ibadah dengan damai tanpa mengganggu kegiatan keagamaan lain di lingkungan sekitar.(*)

Tags: Gunung AnjasmoroHari Raya Nyepi 2026Melasti JombangToleransi BeragamaUmat Hindu JombangWonosalam

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending Minggu Ini

Bertahun-tahun Dikeluhkan Warga, Jalan Rusak di Desa Petungroto Kediri Akhirnya Mulai Diaspal

Bertahun-tahun Dikeluhkan Warga, Jalan Rusak di Desa Petungroto Kediri Akhirnya Mulai Diaspal

14 September 2026
Atribut Seragam Pramuka Abdul Mu’ti Jadi Sorotan Warganet Usai Terima Lencana Darma Bakti

Atribut Seragam Pramuka Abdul Mu’ti Jadi Sorotan Warganet Usai Terima Lencana Darma Bakti

9 September 2026
Rincian Lengkap Mutasi Pejabat Eselon 2, 3, dan 4 Pemkot Kediri yang Dilantik Wali Kota Vinanda Prameswati

Rincian Lengkap Mutasi Pejabat Eselon 2, 3, dan 4 Pemkot Kediri yang Dilantik Wali Kota Vinanda Prameswati

2 September 2026
KAI Daop 7 Madiun Sampaikan Permohonan Maaf Atas Keterlambatan Kereta Dampak Gempa Yogyakarta

KAI Daop 7 Madiun Sampaikan Permohonan Maaf Atas Keterlambatan Kereta Dampak Gempa Yogyakarta

12 September 2026
KAI Beri Diskon Tiket Hingga 30 Persen Semarakkan Madiun Running Fest 2026

KAI Beri Diskon Tiket Hingga 30 Persen Semarakkan Madiun Running Fest 2026

11 September 2026

Untuk Anda

Gus Qowim Dorong Optimalisasi Zakat dan Wakaf Lewat Momentum Lebaran Yatim di Kediri
Pendidikan

Gus Qowim Dorong Optimalisasi Zakat dan Wakaf Lewat Momentum Lebaran Yatim di Kediri

10 Juli 2026
Inflasi Kota Kediri 2025 Terkendali di Angka 2,95 Persen, Masuk Target Nasional
Ekonomi

Inflasi Kota Kediri 2025 Terkendali di Angka 2,95 Persen, Masuk Target Nasional

6 Januari 2026
adakita.news

PT. Adakita Aksara Mediatama - ©2026

Informasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Disclaimer/Klausula
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial

PT. Adakita Aksara Mediatama - ©2026