ADAKITANEWS, Kediri – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan oleh Kodim 0809 Kediri bersama Pemerintah Kabupaten Kediri di Desa Gadungan, Kecamatan Puncu, resmi berakhir pada Rabu (11/3/2026).
Upacara penutupan yang dipusatkan di Lapangan Dusun Sumberbahagia, Desa Gadungan, dipimpin langsung oleh Kepala Staf Kodam V/Brawijaya, Brigjen TNI Zainul Bahar. Agenda tersebut turut dihadiri Komandan Kodim 0809/Kediri Letkol Inf Dhavid Nur Hadiansyah, jajaran Forkopimda, serta perwakilan instansi terkait.
Mewakili Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa memberikan apresiasi tinggi terhadap capaian program TMMD. Ia menilai kegiatan ini memberikan dampak nyata dalam mengakselerasi pembangunan di kawasan perdesaan.
“Pastinya kami sangat berterima kasih atas kolaborasi dan sinergi yang luar biasa antara Pemerintah Kabupaten Kediri dengan TNI, khususnya Kodim 0809/Kediri. Program TMMD ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, terutama di Desa Gadungan, Kecamatan Puncu,” ungkap sosok yang akrab disapa Mbak Dewi tersebut.
Ia menambahkan bahwa perbaikan infrastruktur, terutama akses jalan, menjadi poin krusial yang langsung dirasakan manfaatnya oleh warga.
“Salah satunya program TMMD yaitu jalan yang sebelumnya sulit dilewati masyarakat kini akhirnya dapat dilalui dengan lebih baik. Hal ini tentu membantu mobilitas warga sekaligus mendukung aktivitas perekonomian,” jelasnya.
Kepala Staf Kodam V/Brawijaya, Brigjen TNI Zainul Bahar, menegaskan bahwa TMMD adalah manifestasi kemanunggalan TNI dengan rakyat dan pemerintah daerah. Selain pembangunan fisik, program ini juga menyasar sektor sosial dan ketahanan pangan.
“Selain pembangunan infrastruktur, TMMD juga melaksanakan sejumlah program tambahan, seperti ketahanan pangan seluas satu hektare serta pemberian 100 paket makanan tambahan,” tutur Zainul Bahar.
Adapun sasaran fisik yang berhasil dirampungkan dalam program ini meliputi pembangunan jalan tembus sepanjang 1.657 meter yang mengoneksikan Dusun Kapasan dengan Dusun Sumberbahagia. Selain itu, tim gabungan telah merehabilitasi 10 unit rumah tidak layak huni (RTLH), membangun 20 unit MCK, merenovasi rumah ibadah, serta menyediakan satu sumur bor air bersih dan empat sumur irigasi untuk mendukung sektor pertanian lokal.
Tak hanya infrastruktur, TMMD ke-127 juga menyentuh aspek nonfisik melalui penyuluhan dan pelatihan guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta penguatan ekonomi desa. Program ini juga diintegrasikan dengan gerakan “TNI Bersatu dengan Alam” melalui aksi penanaman pohon dan pembersihan fasilitas umum.
“Saya berharap capaian yang diraih saat ini dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat. Keberhasilan ini juga harus terus dijaga dan dirawat sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.(*)











