ADAKITANEWS, Kediri – Pemerintah Kabupaten Kediri melalui Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) bersinergi dengan TP-PKK Kabupaten Kediri kembali menyelenggarakan pasar murah di Desa Damarwulan, Kecamatan Kepung, pada Rabu (4/2/2026). Selain menyediakan komoditas pangan dengan harga terjangkau, kegiatan ini juga diwarnai dengan pembagian paket suvenir khusus kepada 200 warga kurang mampu dan lanjut usia sebagai bentuk perhatian sosial pemerintah daerah.
Pasar murah di Desa Damarwulan ini merupakan titik ketiga dari rangkaian agenda stabilisasi harga pangan yang direncanakan berlangsung di berbagai wilayah Kabupaten Kediri selama bulan Ramadan. Antusiasme masyarakat terlihat sangat tinggi sejak pagi hari; warga rela mengantre dengan tertib demi mendapatkan berbagai kebutuhan pokok yang dibanderol dengan harga jauh di bawah rata-rata pasar.
Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Kabupaten Kediri, Santoso, menegaskan bahwa selisih harga yang ditawarkan merupakan upaya nyata pemerintah dalam meringankan beban ekonomi rumah tangga. Selain skema jual-beli murah, bantuan paket suvenir yang disalurkan merupakan titipan langsung dari Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, bersama Ketua TP-PKK Kabupaten Kediri, Eriani Annisa Hanindhito atau Mbak Cicha.
“Insyaallah, setelah menerima paket ini dan membawanya pulang, warga akan merasa bahagia. Paket yang diberikan cukup lengkap dan diharapkan bisa membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujar Santoso.
Ia menambahkan bahwa ke depan, ekspansi pasar murah ini akan terus diperluas hingga menyasar seluruh kecamatan agar pemerataan manfaat dapat dirasakan secara inklusif oleh masyarakat luas.
Paket suvenir yang dibagikan memiliki komposisi gizi dan kebutuhan yang cukup lengkap, meliputi beras 5 kilogram, minyak goreng 1 liter, biskuit, abon lele hasil UMKM lokal, telur ayam ras, telur asin, serta bumbu dapur berupa bawang merah dan bawang putih. Komposisi ini dipilih untuk memastikan ketersediaan asupan protein dan karbohidrat bagi warga prasejahtera.
Ketua TP-PKK Kabupaten Kediri melalui perwakilan Pokja I, Dyah Saktiana, melaporkan bahwa seluruh stok komoditas utama seperti telur, gula, beras, dan minyak goreng habis terjual tanpa sisa dalam waktu kurang dari satu jam. Keberhasilan ini juga didukung oleh kolaborasi strategis bersama PT Sinergi Gula Nusantara yang memasok satu ton gula pasir untuk memenuhi permintaan pasar di lokasi tersebut.
Siti Aisyah, warga Dusun Bulurejo yang menjadi salah satu penerima manfaat, mengungkapkan rasa syukur mendalam atas inisiatif pemerintah tersebut. Menurutnya, intervensi pasar seperti ini sangat membantu dapur warga tetap mengepul di tengah tren kenaikan harga pangan musiman. Melalui program berkelanjutan ini, Pemerintah Kabupaten Kediri berkomitmen untuk terus menjaga daya beli masyarakat sekaligus menekan laju inflasi daerah selama momentum hari besar keagamaan.(*)











