ADAKITANEWS, Jombang – Kecelakaan lalu lintas beruntun melibatkan tujuh kendaraan terjadi di Jalan Raya KH Hasyim Asy’ari, Dusun Parimono, Desa Plandi, Kecamatan Jombang, Minggu (25/1/2026) sore sekitar pukul 15.30 WIB. Sebuah mobil Toyota Avanza bernomor polisi L 1537 E menghantam enam sepeda motor hingga menyebabkan satu orang pengendara meninggal dunia di lokasi kejadian.
Berdasarkan keterangan di lapangan, peristiwa bermula saat mobil Avanza berwarna hitam melaju kencang dari arah selatan menuju utara. Setibanya di lokasi, kendaraan tersebut tiba-tiba membanting setir ke kanan. Enam sepeda motor yang melaju dari arah berlawanan, yakni utara menuju selatan, tidak sempat menghindar dan tertabrak secara beruntun. Laju mobil baru terhenti setelah menabrak pohon di tepi jalan.
Riri, salah satu saksi mata, menyebut pengemudi mobil diduga sudah dalam kondisi tidak fit sebelum mencapai titik tabrakan.
“Dari selatan perempatan tadi itu sebenarnya sudah mau nabrak orang gitu. Tapi, laju terus. Alasan itu tadi ngantuk. Tapi tadi itu katanya mas ini tadi di sana itu udah nabrak, kalau katanya alesannya itu ngantuk,” ujar Riri di lokasi kejadian.
Ia menambahkan, selain satu korban meninggal dunia, sejumlah korban lain mengalami luka-luka dan sempat tergeletak di aspal sebelum dievakuasi ke RSUD Jombang.
Tak lama setelah kejadian, petugas Unit Gakkum Satlantas Polres Jombang tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengamankan pengemudi mobil yang sebelumnya diamankan warga. Kanit Gakkum Satlantas Polres Jombang, Ipda Siswanto, membenarkan adanya kecelakaan menonjol tersebut.
“Kecelakaan melibatkan kendaraan minibus dengan kendaraan sepeda motor. Kendaraan mobil berjalan dari arah selatan ke utara, sepeda motor berjalan dari arah utara ke selatan,” jelas Ipda Siswanto.
Terkait penyebab pasti kecelakaan dan jumlah rinci kendaraan yang terlibat, pihak kepolisian menyatakan masih melakukan pendataan lebih lanjut di lapangan maupun di rumah sakit.
“Untuk penyebab masih kami dalami,” tandasnya.
Hingga berita ini diturunkan, arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat mengalami kemacetan panjang akibat banyaknya warga dan pengguna jalan yang berhenti untuk melihat proses evakuasi. Seluruh kendaraan yang terlibat kecelakaan beruntun telah diamankan sebagai barang bukti.(*)










