• Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
adakita.news
Advertisement
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
adakita.news
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
adakita.news
No Result
View All Result
Home Budaya

Jelang HPN 2026, PWI Pusat Gelar Kemah Budaya di Baduy: Wartawan Diajak Belajar Mencintai dari Kearifan Lokal

RedaksibyRedaksi
19 Januari 2026
Jelang HPN 2026, PWI Pusat Gelar Kemah Budaya di Baduy: Wartawan Diajak Belajar Mencintai dari Kearifan Lokal

Baca Juga

Respon Transformasi Digital dan AI, PWI Pusat Siap Gelar PWI Fest 2026 Menuju HPN 2027 di Lampung

PWI Pusat Cabut Laporan Usai Hotman Paris Sampaikan Permohonan Maaf, Sufmi Dasco Jadi Mediator

PWI Pusat Tuntut Hotman Paris Minta Maaf, Tegaskan Profesi Wartawan Dilindungi Undang-Undang

ADAKITANEWS, Lebak – Menjelang puncak perayaan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang akan digelar pada Senin (9/2/2026) di Provinsi Banten, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menggelar serangkaian kegiatan, salah satunya Kemah Budaya di kawasan adat Baduy, Desa Kanekes, Kabupaten Lebak, Banten, pada Jumat–Sabtu (16–17/1/2026).

Kegiatan yang mengusung tema Belajar Mencintai dari Baduy ini diikuti puluhan wartawan dan sastrawan dari berbagai provinsi di Indonesia, di antaranya Kalimantan Timur, Riau, Bengkulu, Sumatera Selatan, Lampung, Jawa Timur, DI Yogyakarta, Jawa Barat, Banten, dan Jakarta. Dari sekitar 50 peserta, 80 persen di antaranya merupakan perempuan, sesuai dengan kebijakan panitia yang memprioritaskan wartawati dan sastrawati.

Keberangkatan peserta dilepas langsung oleh Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, didampingi Sekretaris Jenderal PWI Pusat, Zulmansyah Sekedang, Kamis sore (15/1/2026) di Kantor PWI Pusat, Jalan Kebon Sirih, Jakarta. Munir, yang akrab disapa Cak Munir, berpesan agar seluruh peserta menghormati kearifan lokal Baduy dan menuangkannya ke dalam karya jurnalistik maupun sastra yang jujur serta berorientasi pada pelestarian.

“Kegiatan Kemah Baduy di Banten ini menjadi momen penting sebagai bentuk kontribusi PWI bersama wartawati dan sastrawati yang menjadi peserta untuk Indonesia, khususnya Provinsi Banten yang menjadi tuan rumah perayaan HPN tahun ini. Semoga seluruh peserta bisa memberikan catatan terbaiknya dengan mengutamakan kejujuran, pelestarian, dan menghargai seluruh kearifan lokal yang ada di Baduy dalam karya-karyanya,” harap Cak Munir.

Setibanya di Rangkasbitung, Jumat (16/1/2026), rombongan peserta disambut jajaran Pemerintah Kabupaten Lebak di Aula Museum Multatuli. Hadir di antaranya Asisten Daerah III Pemkab Lebak Dr. Iyan Fitriyana, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lebak Anik Sakinah, serta sejumlah pejabat daerah lainnya. Penyambutan ditandai dengan pengalungan syal dan ikat kepala khas Baduy.

Dalam sambutannya, Dr. Iyan Fitriyana menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Baduy sebagai lokasi Kemah Budaya PWI. Ia menilai kegiatan ini berpotensi memberi dampak positif, baik bagi masyarakat Baduy maupun Kabupaten Lebak secara umum.

“Baduy menjadi keistimewaan bagi Kabupaten Lebak, tentu juga bagi Banten. Baduy mengajarkan nilai kehidupan yang sederhana, jujur, dan selaras dengan alam. Tema Belajar Mencintai dari Baduy ini menjadi pengingat penting bagi insan pers agar tetap menjaga nurani, etika, dan tanggung jawab sosial,” ujarnya.

Senada, Ketua Departemen Seni, Musik, Film, dan Budaya PWI Pusat, Ramon Damora, menegaskan bahwa Kemah Budaya merupakan bagian dari refleksi jurnalistik menjelang HPN 2026. Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan ruang pembelajaran langsung bagi wartawan.

“Baduy memberi pelajaran tentang mencintai kehidupan dengan cara yang jujur, mencintai alam, tradisi, dan sesama. Nilai-nilai ini penting dihayati wartawan agar karya jurnalistik tidak hanya informatif, tetapi juga berjiwa dan berempati,” kata Ramon.

Turut hadir pula sejumlah pengurus PWI Pusat, di antaranya Ketua Komisi Pemberdayaan Wartawan Perempuan (KPWP) Henny Murniati, Wakil Ketua II Bidang Kerja Sama dan Kemitraan Kadirah, Wakil Direktur I Satgas Anti Hoaks Mercys Charles Loho, serta Wakil Ketua II Departemen Seni, Musik, Film, dan Budaya Kunni Masrohanti.

Sebelum menuju kawasan adat Baduy, peserta diajak berkeliling Museum Multatuli yang dipandu langsung oleh Kepala Museum, Ubaidillah Muchtar. Di museum tersebut, peserta mendapat penjelasan mengenai sejarah Lebak, perjuangan antikolonialisme, serta kiprah Eduard Douwes Dekker atau Multatuli, penulis novel Max Havelaar yang terbit pertama kali pada 1860.

Perjalanan dilanjutkan menuju Ciboleger dan Baduy Luar, Desa Kanekes. Rombongan disambut Jaro atau Kepala Desa Kanekes di Imah Jaro. Di sana, peserta mendengarkan petuah tentang kehidupan masyarakat Baduy, pentingnya menjaga alam, serta penghormatan terhadap adat istiadat.

Malam hari, seluruh peserta menginap di rumah-rumah warga Baduy Luar, tepatnya di Kampung Ketug. Tanpa listrik, tidur di lantai bambu, serta makan bersama warga, para peserta merasakan langsung kehidupan sederhana masyarakat Baduy. Keesokan harinya, peserta berkeliling kampung dan menyaksikan aktivitas warga yang sedang musim panen buah, seperti durian, manggis, rambutan, dan pisang.

Seluruh rangkaian Kemah Budaya Baduy ini akan didokumentasikan dalam bentuk buku. Peserta wartawan menulis feature, sementara peserta sastrawan menulis esai, puisi, dan cerpen. Karya-karya tersebut dikumpulkan hingga Rabu (21/1/2026) untuk selanjutnya diedit dan dicetak menjadi satu buku.

Buku hasil Kemah Budaya Baduy dijadwalkan diluncurkan pada Minggu (8/2/2026), sehari sebelum puncak perayaan HPN 2026 di Provinsi Banten, sebagai bagian dari refleksi insan pers terhadap nilai-nilai budaya, kejujuran, dan pelestarian.(*)

Tags: Akhmad MunirBaduyBudaya NusantaraDesa KanekesHari Pers Nasional 2026HPN 2026HPN Banten 2026Jurnalistik BudayaKabupaten LebakKearifan LokalKemah BaduyKemah Budaya BaduyKemah Budaya PWIKomunitas Adat BaduyMuseum MultatuliPelestarian BudayaPers NasionalProvinsi BantenPWI BantenPWI PusatSastrawanWartawan IndonesiaWartawatiWisata Budaya Banten

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending Minggu Ini

Perkuat Konsolidasi Akar Rumput, Golkar Kabupaten Kediri Gelar Musyawarah Desa Serentak di Dapil 4

Perkuat Konsolidasi Akar Rumput, Golkar Kabupaten Kediri Gelar Musyawarah Desa Serentak di Dapil 4

28 Juli 2026
Serap Aspirasi di Pandantoyo, Cak Hadi Siap Kawal Infrastruktur Desa hingga Keluhan Petani

Serap Aspirasi di Pandantoyo, Cak Hadi Siap Kawal Infrastruktur Desa hingga Keluhan Petani

28 Juli 2026
Reses di Desa Brenggolo, Cak Hadi Tampung Aspirasi Warga dan Usulan Bantuan untuk SLB PGRI Plosoklaten

Reses di Desa Brenggolo, Cak Hadi Tampung Aspirasi Warga dan Usulan Bantuan untuk SLB PGRI Plosoklaten

27 Juli 2026
Ubah Stigma Negatif, ORADO Kota Kediri Siap Dorong Domino Jadi Cabang Olahraga Prestasi

Ubah Stigma Negatif, ORADO Kota Kediri Siap Dorong Domino Jadi Cabang Olahraga Prestasi

2 Agustus 2026
FKIJK Kediri-Madiun Gelar Financial Journalist Class Sesi 1, Perkuat Sinergi Perbankan dan Insan Pers

FKIJK Kediri-Madiun Gelar Financial Journalist Class Sesi 1, Perkuat Sinergi Perbankan dan Insan Pers

28 Juli 2026

Untuk Anda

Safari Ramadan di Mojowarno, Pemkab Jombang Kucurkan Bantuan Rp100 Juta untuk Masjid Al-Hikmah
Nasional

Safari Ramadan di Mojowarno, Pemkab Jombang Kucurkan Bantuan Rp100 Juta untuk Masjid Al-Hikmah

13 Maret 2026
Lebih dari 148 Ribu Tiket Terjual, Kereta Api Jadi Pilihan Utama Libur Nataru
Nasional

Lebih dari 148 Ribu Tiket Terjual, Kereta Api Jadi Pilihan Utama Libur Nataru

30 Desember 2025
adakita.news

PT. Adakita Aksara Media - ©2026

Informasi

  • Tentang Kami
  • Susunan Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Perilaku Perusahaan Pers
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber

Follow Us

No Result
View All Result
  • Nasional
    • Peristiwa
    • Tentara Kita
  • Politik
    • Pemerintahan
  • Hukum & Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Budaya
    • Religi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Travel
  • Opini
  • Advertorial

PT. Adakita Aksara Media - ©2026